youngster.id - Penyedia layanan logistik, J&T Global Express Limited, mencatatkan pertumbuhan kinerja bisnis yang solid sepanjang kuartal ketiga (Q3) tahun 2026. Perusahaan membukukan volume paket global mencapai 9,58 miliar, melonjak 24,8% secara tahunan (YoY) dibanding periode yang sama tahun lalu.
Dengan raihan tersebut, rata-rata volume paket harian J&T Express mencapai 104,2 juta paket, sekaligus mempertahankan angka di atas 100 juta paket per hari selama dua kuartal berturut-turut.
Secara kumulatif selama sembilan bulan pertama tahun 2026 (Januari–September), total volume paket global J&T Express telah menembus 27,09 miliar (naik 25,0% YoY) dengan rata-rata pengiriman harian mencapai 99,2 juta paket. Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan posisi pasar di Asia Tenggara, percepatan tren pertumbuhan di Tiongkok, serta lonjakan signifikan di pasar-pasar berkembang (Other Markets).
Pertumbuhan Pesat di Asia Tenggara dan Penambahan Infrastruktur
Di kawasan Asia Tenggara, J&T Express makin memperkokoh kepemimpinan pasarnya. Pada kuartal ketiga 2026, volume paket di kawasan ini mencapai 2,89 miliar (naik 44,5% YoY) dengan rata-rata harian 31,4 juta paket. Untuk periode sembilan bulan pertama 2026, total pengiriman di Asia Tenggara mencapai 8,41 miliar paket, melonjak 61,0% YoY.
Guna menopang laju pertumbuhan bisnis yang terus meningkat di kawasan Asia Tenggara, J&T Express memperkuat kapasitas jaringan logistik dan mendorong otomatisasi operasional hingga akhir kuartal ketiga 2026.
Per 30 September 2026, perseroan mencatatkan penambahan 10 pusat penyortiran baru yang membuat total fasilitas pemrosesan paket di Asia Tenggara genap menjadi 131 lokasi. Kapasitas pengiriman antarwilayah juga diperkuat melalui penambahan sekitar 100 armada kendaraan pengangkut utama (line-haul vehicles), sehingga total armada operasional kini mencapai 5.900 unit.
Selain penambahan infrastruktur armada dan lokasi penyortiran, J&T Express turut mengoperasikan 17 lini sortir otomatis baru. Dengan penambahan teknologi modern tersebut, total fasilitas penyortiran otomatis yang dimiliki perseroan di Asia Tenggara kini mencapai 81 unit guna mempercepat efisiensi dan keakuratan distribusi paket.
Akselerasi Pengiriman di Tiongkok dan Pasar Ekspansi Global
Pasar Tiongkok juga mencatatkan percepatan pertumbuhan dari kuartal ke kuartal. Pada Q3 2026, volume paket di Tiongkok mencapai 6,43 miliar dengan rata-rata harian 69,9 juta paket (naik 15,3% YoY). Lonjakan ini didorong oleh peningkatkan layanan pada kategori produk kunci seperti pakaian, kecantikan, elektronik, hingga produk pertanian dan buah-buahan segar. Untuk memperkuat armada logistik di Tiongkok, J&T menambah sekitar 500 kendaraan pengangkut utama hingga totalnya mencapai 7.700 unit.
Sementara itu, pada kategori Other Markets—termasuk kawasan Amerika Latin dan Timur Tengah—J&T Express mencatat lonjakan volume paket hingga 159,5% YoY pada Q3 2026 menjadi 270,8 juta paket.
Pertumbuhan pesat di pasar baru ini didukung oleh kemitraan strategis dengan berbagai platform e-commerce global dan media sosial seperti TikTok, SHEIN, Temu, Kwai, AliExpress, hingga platform lokal seperti Mercado Libre.
Penguatan Jaringan Logistik Global dan Penerapan AI
Secara global, hingga akhir September 2026, jaringan J&T Express telah didukung oleh: 20.300 gerai (bertambah sekitar 1,000 gerai dari akhir tahun 2025), 292 pusat penyortiran (bertambah 46 lokasi), dan 457 lini sortir otomatis (bertambah 44 unit).
Ke depan, J&T Express berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi pemenuhan pesanan (fulfillment), memperdalam lokalisasi operasional di tiap negara, serta mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi digital guna menjaga pertumbuhan bisnis yang stabil dan berkelanjutan secara global. (*AMBS)
