youngster.id - Bank Indonesia (BI) menginisiasi program Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sebagai upaya memperkuat peran talenta muda dalam mendorong kemajuan ekonomi digital nasional. Program ini digagas bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ASPI, AFTECH, APUVINDO, dan LPPI.
PIDI dirancang untuk mengakselerasi pengembangan solusi digital yang siap diterapkan di industri, memperluas inklusi keuangan, serta memberikan nilai tambah nyata bagi perekonomian nasional. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) yang sejalan dengan Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045 melalui pengembangan talenta digital yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia.
“Melalui PIDI, Bank Indonesia membangun ekosistem agar inovasi talenta muda mampu menjawab kebutuhan industri digital yang semakin kompleks, memperkuat stabilitas sistem keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujar Perry, dikutip Selasa (24/2/2026).
PIDI mempertemukan talenta, regulator, industri, dan investor dalam satu ekosistem kolaboratif melalui dua program utama, yakni Digdaya dan Hackathon. Digdaya (Digital Talenta Berdaya dan Berkarya) merupakan jalur penguatan kapasitas melalui pelatihan terstruktur dan sertifikasi berjenjang untuk meningkatkan kompetensi talenta digital muda. Sementara Hackathon berfungsi sebagai laboratorium inovasi nasional untuk menguji gagasan, membangun prototipe, dan memvalidasi solusi berbasis kebutuhan industri.
Peserta Digdaya dan Hackathon akan memperoleh pelatihan terstruktur, sertifikasi, mentoring profesional, hingga business matching dengan industri dan job fair. Program ini berfokus pada tiga isu utama, yaitu penguatan ketahanan dan inovasi keuangan, peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan serta penciptaan lapangan kerja, serta percepatan layanan publik, ekonomi kreatif, dan ekspor jasa digital.
Inisiatif PIDI mengusung tema “Berinovasi untuk Masa Depan, Memberdayakan Talenta Digital” sekaligus membuka pendaftaran Digdaya x Hackathon 2026 yang berlangsung pada 23 Februari hingga 27 Maret 2026. Tim yang lolos seleksi awal akan mengikuti pelatihan berbasis kebutuhan industri, kemudian mempresentasikan ide dalam bentuk video proof of concept. Tim terbaik selanjutnya akan mengembangkan prototipe dengan pendampingan mentor serta dipertemukan dengan industri dan investor sebagai off-taker agar solusi dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara otoritas, dunia usaha, dan talenta muda, Bank Indonesia menegaskan komitmennya membangun struktur ekonomi digital yang kuat, aman, dan berdaya saing global. Dengan ekosistem terintegrasi, inovasi diharapkan tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi menjadi solusi yang meningkatkan efisiensi, memperluas akses keuangan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat. (*AMBS)

















Discussion about this post