Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Citi: Industri Post-Trade Global Bersiap Adopsi AI

9 September 2025
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Citi Indonesia

Citi GPS: AI dan Rantai Pasok Multipolar Transformasi Perdagangan Global (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Setelah bertahun-tahun menyiapkan landasan, para pelaku pasar kini berfokus pada eksekusi serta implementasi berbagai inisiatif untuk meningkatkan efisiensi dan mendorong inovasi. Kini, industri post-trade global siap menghadapi transformasi lebih lanjut dalam hal kecepatan, ketahanan dan efisiensi biaya pemrosesan perdagangan. Hal itu terungkap whitepaper Citi terbaru bertajuk ‘Securities Services Evolution’.

Chris Cox, Head of Investor Services, Citi, mengatakan, mulai dari percepatan penyelesaian transaksi hingga otomatisasi dalam layanan aset, serta meningkatnya partisipasi pemegang saham dan tata kelola, visi kolektif para pelaku pasar di seluruh dunia kini mengarah pada tema yang sama. Industri saat ini berada di titik perubahan siginifikan mengingat para pelaku pasar semakin fokus pada inisiatif penyelesaian transaksi dengan siklus T+1 , mengadopsi aset digital, dan menguji coba GenAI dalam operasional mereka.

“Di Citi, kami tidak hanya mengamati perubahan ini, tetapi juga secara aktif membantu nasabah memanfaatkan peluang dan menciptakan nilai melalui penerapan solusi digital dan data secara strategi,” kata Cox, Selasa (9/9/2025).

Baca juga :   LinkAja Sedia Banyak Layanan Transaksi

Beberapa temuan utama dari whitepaper, antara lain menyebutkan bahwa 10% perputaran pasar diperkirakan akan menggunakan aset digital dan tokenisasi sekuritas pada tahun 2030. Stablecoin yang diterbitkan bank dianggap sebagai enabler utama untuk mendukung efisiensi jaminan, tokenisasi dana, dan sekuritas pasar non-publik.

Menurut temuan itu, beban kerja kumulatif untuk percepatan penyelesaian transaksi T+1 saat ini sangat tinggi secara historis. Mayoritas perusahaan (76%) secara aktif mengerjakan inisiatif T+1 pada tahun 2025, sementara 48% perusahaan masih menjalankan proyek Amerika Utara yang terkait dengan percepatan penyelesaian transaksi T+1 untuk mengoptimalkan proses internal.

Sebanyak 86% responden menyebutkan perusahaan mereka tengah menguji coba penggunaan GenAI, dengan 57% di antaranya khusus untuk post-trade. Perusahaan dari sisi pembeli menjadi pionir dalam pemanfaatan GenAI di back office, sementara 67% investor institusional memprioritaskan uji coba penggunaan GenAI untuk rekonsiliasi, pelaporan, serta penyelesaian transaksi posttrade.

Baca juga :   Digitalexchange.id, Platform dan Ekosistem Untuk Aset Digital

Kawasan Asia Pasifik menjadi yang terdepan dalam adopsi aset digital, didorong oleh tingginya penggunaan kripto di kalangan ritel dan dukungan regulasi untuk mempercepat implementasi proyek aset digital.

Batara Sianturi, CEO Citi Indonesia menambahkan, transformasi yang terjadi secara global juga semakin relevan untuk Indonesia. Percepatan pembayaran, adopsi aset digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dapat membuka peluang baru bagi industri keuangan serta memperkuat ekonomi digital dalam negeri.

“Citi Indonesia, melalui keunggulan jaringan global Citi serta layanan dan solusi digital yang menyeluruh, selalu berkomitmen untuk mendukung klien institusional kami agar siap menghadapi perubahan ini,” ujar Batara. (*AMBS)

 

Tags: aset digitalCitiGenAIIndustri Post-Trade
Previous Post

ASEAN Foundation Gelar Inisiatif Regional Anti-Scam, Targetkan 3 Juta Orang

Next Post

Populix: Kini, Konten Podcast Berbentuk Video Lebih Disukai Masyarakat

Related Posts

Upbit x ICEx
Digital Business

Perkuat Pasar Kripto Indonesia, Upbit dan ICEx Jalin Kemitraan Strategis Infrastruktur Digital

6 April 2026
0
Riset Coursera GenAI
Technology

Coursera: Tingkat Kelulusan Kursus GenAI Perempuan di Indonesia Lampaui Laki-laki

13 Maret 2026
0
Lazada Hadirkan Layanan Berbasis GenAI, Bantu Konsumen Berburu Diskon
Digital Business

Lazada Hadirkan Layanan Berbasis GenAI, Bantu Konsumen Berburu Diskon

30 Juli 2025
0
Load More
Next Post
podcast

Populix: Kini, Konten Podcast Berbentuk Video Lebih Disukai Masyarakat

Asus Dominasi Pasar Copilot+ PC di Indonesia dengan 60% Market Share

Asus Dominasi Pasar Copilot+ PC di Indonesia dengan 60% Market Share

Roblox

Roblox Luncurkan Inovasi AI Untuk Berdayakan Pengguna dan Monetisasi Kreator

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version