Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Setoran Pajak Ekonomi Digital Capai Rp44,55 Triliun hingga November 2025

29 Desember 2025
in CRYPTO & DIGITAL FINANCE
Reading Time: 2 mins read
Pajak

Pengisian pajak. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Direktorat Jenderal Pajak mencatat hingga 30 November 2025 penerimaan pajak dari sektor usaha ekonomi digital mencapai Rp 44,55 triliun. Jumlah ini berasal dari pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) Rp 34,54 triliun, pajak atas aset kripto Rp 1,81 triliun, pajak fintech (peer-to-peer lending) Rp 4,27 triliun, serta pajak yang dipungut pihak lain melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (Pajak SIPP) Rp 3,94 triliun.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Rosmauli, menuturkan hingga 30 November 2025, dari seluruh pemungut yang telah ditunjuk, sebanyak 215 PMSE telah melakukan pemungutan dan penyetoran PPN PMSE dengan total sebesar Rp34,54 triliun.

“Jumlah tersebut terdiri atas setoran Rp 731,4 miliar pada 2020, Rp 3,9 triliun pada 2021, Rp 5,51 triliun pada 2022, Rp 6,76 triliun pada 2023, Rp 8,44 triliun pada 2024, serta Rp 9,19 triliun hingga 2025,” kata Rosmauli dalam keterangan DJP, Senin (29/12/2025).

Baca juga :   Kolaborasi Visa dan Shopee Dorong Peningkatan Transaksi di Birthday Sale 12.12

Adapun penerimaan pajak kripto telah terkumpul sebesar Rp 1,81 triliun sampai dengan November 2025. Penerimaan tersebut berasal dari Rp 246,45 miliar penerimaan tahun 2022, Rp 220,83 miliar penerimaan tahun 2023, Rp 620,4 miliar penerimaan 2024, dan Rp 719,61 miliar penerimaan 2025.

“Penerimaan pajak kripto tersebut terdiri dari PPh 22 sebesar Rp 932,06 miliar dan PPN DN sebesar Rp 875,23 miliar,” ujarnya.

Pajak fintech juga telah menyumbang penerimaan pajak sebesar Rp 4,27 triliun sampai dengan November 2025. Penerimaan dari pajak fintech berasal dari Rp 446,39 miliar penerimaan tahun 2022, Rp 1,11 triliun penerimaan tahun 2023, Rp 1,48 triliun penerimaan tahun 2024, dan Rp 1,24 triliun penerimaan tahun 2025.

Baca juga :   Bibit.id Catat Pertumbuhan Pengguna, Investor Berusia Muda Tumbuh 24%

“Pajak fintech tersebut terdiri atas PPh 23 atas bunga pinjaman yang diterima WPDN dan BUT sebesar Rp 1,17 triliun, PPh 26 atas bunga pinjaman yang diterima WPLN sebesar Rp 724,5 miliar, dan PPN DN atas setoran masa sebesar Rp 2,37 triliun,” ujarnya.

Penerimaan pajak atas usaha ekonomi digital lainnya berasal dari penerimaan Pajak SIPP. Hingga November 2025, penerimaan dari pajak SIPP sebesar Rp 3,94 triliun.

Penerimaan dari pajak SIPP tersebut berasal dari Rp 402,38 miliar penerimaan tahun 2022, sebesar Rp 1,12 triliun penerimaan tahun 2023, Rp 1,33 triliun penerimaan tahun 2024, dan Rp 1,09 triliun penerimaan tahun 2025. Penerimaan pajak SIPP terdiri dari PPh Pasal 22 sebesar Rp 284,42 miliar dan PPN sebesar Rp 3,65 triliun.

Baca juga :   BCA Siap Luncurkan Neo Bank pada Semester I Tahun 2021

“Realisasi penerimaan pajak digital yang mencapai Rp 44,55 triliun mencerminkan semakin besarnya kontribusi ekonomi digital terhadap penerimaan negara,” ujar Rosmauli.

Ia menambahkan, penunjukan pemungut PPN PMSE pada perusahaan yang bergerak di bidang artificial intelligence (AI) menunjukkan bahwa ekonomi digital semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penerimaan negara.

Hingga November 2025, pemerintah telah menunjuk 254 perusahaan sebagai pemungut PPN PMSE. Pada bulan tersebut, terdapat tiga penunjukan baru, yaitu International Bureau of Fiscal Documentation, Bespin Global, dan OpenAI OpCo, LLC. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga melakukan satu pencabutan data pemungut PPN PMSE, yakni Amazon Services Europe S.a.r.l.

 

STEVY WIDIA

Tags: ekonomi digitalfintechkriptoPajak
Previous Post

Kecerdasan Buatan dan Otomatisasi Diproyeksi Dominasi Sektor Industri dan Publik Pada 2026

Next Post

Telkomsel Rampungkan Pemulihan Jaringan di 289 Kecamatan Aceh

Related Posts

transaksi QRIS
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Pertumbuhan Ekonomi Digital Menguat, Transaksi QRIS Tap Tembus 1,44 Juta Transaksi

22 Januari 2026
0
Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

15 Januari 2026
0
Trafik Data Indosat Melonjak Double Digit, Pertanda Ekonomi Digital Makin Meluas
BIZTECH

Trafik Data Indosat Melonjak Double Digit, Pertanda Ekonomi Digital Makin Meluas

8 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Telkomsel Perluas Layanan 5G Yang Terintegrasi Kecerdasan Buatan Ke Kawasan Indonesia Timur

Telkomsel Rampungkan Pemulihan Jaringan di 289 Kecamatan Aceh

Telkom Athon #10 x Digistar, Program Ekslusif Kompetensi AI Engineering

Telkom Athon #10 x Digistar, Program Ekslusif Kompetensi AI Engineering

bluInvest

Dukung Investasi Sebagai Gaya Hidup BCA Digital Perkuat Fitur bluInvest

Discussion about this post

Recent Updates

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

24 Februari 2026
Bank Indonesia - PIDI

Bank Indonesia Luncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia untuk Perkuat Talenta Digital Nasional

24 Februari 2026
GSMA green mobile

GSMA Luncurkan Dana Hibah Global untuk Startup Teknologi Hijau di Negara Berkembang

24 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

24 Februari 2026
Bank Indonesia - PIDI

Bank Indonesia Luncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia untuk Perkuat Talenta Digital Nasional

24 Februari 2026
GSMA green mobile

GSMA Luncurkan Dana Hibah Global untuk Startup Teknologi Hijau di Negara Berkembang

24 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version