youngster.id - Memasuki tahun 2026, creator economy menawarkan peluang penghasilan baru yang fleksibel, dengan afiliasi e-commerce sebagai salah satu model yang paling menjanjikan. Hal ini sejalan dengan laporan Google, Temasek, dan Bain (2025) yang menyoroti peran penting konten kreator dan social commerce dalam mendorong ekonomi digital.
Hal ini mendorong Lazada Indonesia untuk menggerakkan ekonomi digital Indonesia melalui program afiliasi, yaitu Lazada Affiliate.
Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia Amelia Tediarjo mengatakan, Lazada memperkuat komitmennya melalui investasi tahunan senilai US$100 juta yang memberdayakan ekosistem afiliator, mulai dari content creator, ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga profesional untuk memonetisasi pengaruh mereka di berbagai platform digital.
“Lazada berkomitmen dalam mengembangkan ekosistem afiliasi, diantaranya dengan upaya pengembangan struktur komisi yang lebih kompetitif, pemberian insentif berbasis performa, serta peluncuran fitur-fitur pemberdayaan yang dapat mempermudah mitra affiliate dalam memaksimalkan potensi mereka,” ungkapnya dikutip Rabu (7/1/2026).
Data Populix 2024 menyebut, 59% konsumen Indonesia tercatat pernah berbelanja melalui tautan afiliasi. Hal ini menjadikan mitra affiliate merupakan sumber pendapatan signifikan dengan cara berbagi tautan produk dan mendapatkan komisi dari setiap penjualan.
Sejalan dengan komitmen memperluas jangkauan dan menyederhanakan pengalaman belanja digital, Lazada juga menggandeng platform video terkemuka melalui YouTube Affiliate Program. Inisiatif ini memungkinkan penonton berbelanja langsung dari konten kreator favorit mereka, sekaligus membuka sumber monetisasi baru bagi kreator melalui setiap transaksi yang terjadi.
“Memasuki 2026, kami akan terus memperkuat Lazada Affiliate melalui kolaborasi strategis dengan brand dan berbagai mitra, agar semakin banyak individu di Indonesia dapat mewujudkan aspirasi finansial mereka, seiring pesatnya pertumbuhan creator economy di Asia Tenggara,” kata Amelia.
Salah satu kisah sukses inspiratif datang dari Anita Ratnasari yang berhasil meraih komisi Rp100 juta pertamanya hanya dalam empat bulan sejak bergabung dengan Lazada Affiliate. Konsistensi dan pendekatan konten yang autentik membawanya meraih penghargaan Mitra Lazada Affiliate Terbaik kategori Kecantikan 2024, sekaligus membuktikan bahwa peluang di ekonomi digital terbuka lebar bagi siapa saja yang mau memulai.
“Awalnya saya hanya ingin menyalurkan hobi dan mencari penghasilan tambahan untuk membantu orang tua. Namun Lazada Affiliate menyediakan infrastruktur dan peluang yang sangat mendukung. Kuncinya adalah konsistensi dan membangun kepercayaan dengan audiens,” ungkapnya.
Anita membangun komunitasnya melalui kanal Telegram “Racun Lazada Diskon Promo Murah” yang kini memiliki lebih dari 141 ribu anggota, serta grup WhatsApp. Ia secara aktif mempromosikan kanalnya di media sosial untuk menarik anggota baru.
Kisah Anita Ratnasari menegaskan bahwa di era creator economy, peluang untuk meraih kemandirian finansial semakin terbuka lebar bagi siapa saja yang berani memulai.
STEVY WIDIA
