Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline e-COMMERCE

Dorong Pertumbuhan Creator Economy, Lazada Perkuat Ekosistem Afiliasi

7 Januari 2026
in e-COMMERCE
Reading Time: 2 mins read
Dorong Pertumbuhan Creator Economy, Lazada Perkuat Ekosistem Afiliasi

Anita Ratnasari, Lazada Affiliate. (Foto: istimewa/lazada)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Memasuki tahun 2026, creator economy menawarkan peluang penghasilan baru yang fleksibel, dengan afiliasi e-commerce sebagai salah satu model yang paling menjanjikan. Hal ini sejalan dengan laporan Google, Temasek, dan Bain (2025) yang menyoroti peran penting konten kreator dan social commerce dalam mendorong ekonomi digital.

Hal ini mendorong Lazada Indonesia untuk menggerakkan ekonomi digital Indonesia melalui program afiliasi, yaitu Lazada Affiliate.

Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia Amelia Tediarjo mengatakan, Lazada memperkuat komitmennya melalui investasi tahunan senilai US$100 juta yang memberdayakan ekosistem afiliator, mulai dari content creator, ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga profesional untuk memonetisasi pengaruh mereka di berbagai platform digital.

Baca juga :   Berdayakan Pelaku Bisnis Lokal, Lazada Gelar Program Inkubasi ISSAC 2023

“Lazada berkomitmen dalam mengembangkan ekosistem afiliasi, diantaranya dengan upaya pengembangan struktur komisi yang lebih kompetitif, pemberian insentif berbasis performa, serta peluncuran fitur-fitur pemberdayaan yang dapat mempermudah mitra affiliate dalam memaksimalkan potensi mereka,” ungkapnya dikutip Rabu (7/1/2026).

Data Populix 2024 menyebut, 59% konsumen Indonesia tercatat pernah berbelanja melalui tautan afiliasi. Hal ini menjadikan mitra affiliate merupakan sumber pendapatan signifikan dengan cara berbagi tautan produk dan mendapatkan komisi dari setiap penjualan.

Sejalan dengan komitmen memperluas jangkauan dan menyederhanakan pengalaman belanja digital, Lazada juga menggandeng platform video terkemuka melalui YouTube Affiliate Program. Inisiatif ini memungkinkan penonton berbelanja langsung dari konten kreator favorit mereka, sekaligus membuka sumber monetisasi baru bagi kreator melalui setiap transaksi yang terjadi.

Baca juga :   Penonton YouTube Shopping Melonjak 400%, Jadi Sumber Pendapatan Baru Bagi Kreator Konten

“Memasuki 2026, kami akan terus memperkuat Lazada Affiliate melalui kolaborasi strategis dengan brand dan berbagai mitra, agar semakin banyak individu di Indonesia dapat mewujudkan aspirasi finansial mereka, seiring pesatnya pertumbuhan creator economy di Asia Tenggara,” kata Amelia.

Salah satu kisah sukses inspiratif datang dari Anita Ratnasari yang berhasil meraih komisi Rp100 juta pertamanya hanya dalam empat bulan sejak bergabung dengan Lazada Affiliate. Konsistensi dan pendekatan konten yang autentik membawanya meraih penghargaan Mitra Lazada Affiliate Terbaik kategori Kecantikan 2024, sekaligus membuktikan bahwa peluang di ekonomi digital terbuka lebar bagi siapa saja yang mau memulai.

“Awalnya saya hanya ingin menyalurkan hobi dan mencari penghasilan tambahan untuk membantu orang tua. Namun Lazada Affiliate menyediakan infrastruktur dan peluang yang sangat mendukung. Kuncinya adalah konsistensi dan membangun kepercayaan dengan audiens,” ungkapnya.

Baca juga :   Pelaku UMKM Raup US$270 Miliar secara Global Melalui Platform Shopee

Anita membangun komunitasnya melalui kanal Telegram “Racun Lazada Diskon Promo Murah” yang kini memiliki lebih dari 141 ribu anggota, serta grup WhatsApp. Ia secara aktif mempromosikan kanalnya di media sosial untuk menarik anggota baru.

Kisah Anita Ratnasari menegaskan bahwa di era creator economy, peluang untuk meraih kemandirian finansial semakin terbuka lebar bagi siapa saja yang berani memulai.

 

STEVY WIDIA

Tags: creator economyLazadaLazada AffiliateProgram afiliasisocial commerce
Previous Post

Akselerasi Akses Internet Satelit di Wilayah 3T, Lintasarta Perkuat Kolaborasi dengan Starlink

Next Post

AMD Dorong Potensi AI Berdampak Nyata di Dunia

Related Posts

DoubleVerify - spcial commerce
e-COMMERCE

DoubleVerify: 52% Konsumen Indonesia Belanja via Social Commerce

12 Desember 2025
0
Lazada
STARTUP

Lazada Investasikan Hingga US$25 Juta untuk Festival Belanja 11.11 Tahun Ini

6 November 2025
0
Lazada Hadirkan Beragam Fitur Berbasis AI dan Panduan untuk Bantu Penjual Maksimalkan Bisnis
AI & CYBER

Lazada Kerahkan Lima Agen AI Jelang Festival Belanja 11.11

31 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
AMD

AMD Dorong Potensi AI Berdampak Nyata di Dunia

Bibit Founders

Bibit.id Catat Pertumbuhan Pengguna, Investor Berusia Muda Tumbuh 24%

Gopay

GoPay Hadirkan Perlindungan Ekstra Dengan Jaminan Saldo Kembali

Discussion about this post

Recent Updates

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

24 Februari 2026
Bank Indonesia - PIDI

Bank Indonesia Luncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia untuk Perkuat Talenta Digital Nasional

24 Februari 2026
GSMA green mobile

GSMA Luncurkan Dana Hibah Global untuk Startup Teknologi Hijau di Negara Berkembang

24 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition,Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

24 Februari 2026
Bank Indonesia - PIDI

Bank Indonesia Luncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia untuk Perkuat Talenta Digital Nasional

24 Februari 2026
GSMA green mobile

GSMA Luncurkan Dana Hibah Global untuk Startup Teknologi Hijau di Negara Berkembang

24 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version