Senin, 12 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline e-COMMERCE

DoubleVerify: 52% Konsumen Indonesia Belanja via Social Commerce

12 Desember 2025
in e-COMMERCE
Reading Time: 2 mins read
DoubleVerify - spcial commerce

DoubleVerify: 52% Konsumen Indonesia Belanja via Social Commerce (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia berada di atas rata-rata kawasan Asia Pasifik dalam penggunaan media sosial sebagai kanal transaksi. Sebanyak 52% konsumen Indonesia melakukan pembelian melalui media sosial dalam 12 bulan terakhir, dibandingkan 40% di APAC.

Hal itu terungkap dalam laporan terbaru DoubleVerify bertajuk 2025 Global Insights: How Consumers and Marketers Use Walled Gardens, yang mengungkap perilaku konsumen dan pemasar dalam memanfaatkan platform media sosial atau walled gardens. Laporan ini disusun berdasarkan survei terhadap 22.000 konsumen dan 1.970 pemasar global, termasuk Indonesia.

Laporan itu menyebutkan, untuk riset sebelum membeli, 38% konsumen Indonesia menempatkan media sosial sebagai tiga sumber utama, setelah online reviews (64%) dan video reviews (55%).

Baca juga :   Solusi Social-Commerce Woobiz Berdayakan Masyarakat Pasca Pandemi

YouTube menjadi platform yang paling sering digunakan mingguan oleh konsumen Indonesia (90%), disusul Instagram (78%) dan Facebook (72%). Pengaruh influencer juga tercatat kuat, dengan 61% konsumen terpengaruh Mega Influencer dan 63% oleh Macro Influencer dalam keputusan pembelian.

CEO DoubleVerify Mark Zagorski mengatakan daya tarik beriklan di media sosial terletak pada kombinasi komunitas, hiburan, dan personalisasi. Namun ia menegaskan bahwa transparansi tetap menjadi faktor penentu.

“Meskipun walled gardens menjanjikan skala dan kinerja, nilai berkelanjutannya bergantung pada transparansi dan kepercayaan,” ujar Zagorski, dikutip Jum’at (12/12/2025).

Di sisi pemasar, 66% pengiklan di APAC mengaku khawatir pada aspek brand safety di media sosial. Di Asia Tenggara, kekhawatiran berada pada angka 52%. Tantangan utama lain adalah menjangkau audiens yang tepat (48%), mengikuti tren konten (42%), serta menghitung ROAS/ROI (40%). Meski demikian, kepercayaan pengiklan SEA meningkat terhadap YouTube (85%) dan Instagram (70%), dengan fokus belanja pada tahap upper funnel.

Baca juga :   Untuk Jaga Loyalitas Konsumen, Shopee Hadirkan Program Berlangganan

Senior Enterprise Sales Director DoubleVerify Indonesia, Theodorus Caniggia, mengatakan pasar lokal membutuhkan pengukuran independen karena tingginya kompleksitas algoritma, tingginya volume konten pengguna, serta kemunculan deepfake.

“Tanpa verifikasi pihak ketiga, risiko eksposur brand pada konten yang tidak sesuai meningkat secara eksponensial,” kata Theodorus.

Untuk menjawab tantangan tersebut, DoubleVerify menawarkan DV Authentic AdVantage, solusi verifikasi yang dirancang untuk mengoptimalkan kualitas media dan efektivitas kampanye di lingkungan walled gardens. Solusi ini memberikan metrik terukur terkait viewability, fraud, dan kesesuaian brand untuk membantu pengiklan meningkatkan ROI secara real-time. (*AMBS)

Tags: DoubleVerifyPlatform media sosialsocial commercewalled gardens
Previous Post

Pasar TV Berbayar Masih Bertumbuh, IndiHome Gandeng BBC Studios Untuk Pikat Pelanggan

Next Post

Rekor ATH Sepanjang 2025, Transaksi Pengguna Nanovest Tumbuh 95%

Related Posts

Dorong Pertumbuhan Creator Economy, Lazada Perkuat Ekosistem Afiliasi
e-COMMERCE

Dorong Pertumbuhan Creator Economy, Lazada Perkuat Ekosistem Afiliasi

7 Januari 2026
0
social commerce
ANALYZE

MSC: 74% Pelaku Social Commerce Masih Mengandalkan Dana Pribadi Untuk Modal Usaha

26 September 2025
0
Media Sosial Pengaruhi Tren Liburan Gen Z Indonesia
Headline

Media Sosial Pengaruhi Tren Liburan Gen Z Indonesia

19 Februari 2025
0
Load More
Next Post
Nanovest

Rekor ATH Sepanjang 2025, Transaksi Pengguna Nanovest Tumbuh 95%

AFTECH dan AMVESINDO Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja dan Pendanaan Startup Fintech

AFTECH dan AMVESINDO Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja dan Pendanaan Startup Fintech

Manfaatkan Teknologi Kecerdasan Buatan Maxim Perkuat Kualitas Layanan

MAXIM Siap Ekspansi di 2026, Mulai Dari Bajaj Hingga Antar-Jemput Area Pelabuhan

Discussion about this post

Recent Updates

aplikasi Travoy

Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga Luncurkan Aplikasi Travoy Versi Terbaru

12 Januari 2026
English 1

English 1 Gelar Kompetisi Nasional Spelling Bee ke-18, Diikuti 1.300 Finalis dari 58 Kota

12 Januari 2026
Kampus Harus Jadi Garda Terdepan Cetak Talenta Digital

Jaga Ruang Digital Beretika, Pemerintah Blokir Aplikasi Grok

12 Januari 2026
Pinjaman Online

Utang Pinjol dan Paylater Warga Indonesia Capai Rp132,3 Triliun

12 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
aplikasi Travoy

Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga Luncurkan Aplikasi Travoy Versi Terbaru

12 Januari 2026
English 1

English 1 Gelar Kompetisi Nasional Spelling Bee ke-18, Diikuti 1.300 Finalis dari 58 Kota

12 Januari 2026
Kampus Harus Jadi Garda Terdepan Cetak Talenta Digital

Jaga Ruang Digital Beretika, Pemerintah Blokir Aplikasi Grok

12 Januari 2026
Pinjaman Online

Utang Pinjol dan Paylater Warga Indonesia Capai Rp132,3 Triliun

12 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version