Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

E-Commerce Masih Jadi Pilihan Mayoritas Masyarakat Dalam Berbelanja

29 Agustus 2023
in Headline, Industry
Reading Time: 2 mins read
ekonomi digital

Ekonomi Digital Indonesia Tumbuh Dua Digit di 2024, E-Commerce Penyumbang Terbesar (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pandemi telah mempercepat transformasi digital, terutama dalam hal ekonomi digital. Hal ini ditunjukan dengan dominasi e-commerce dalam kegiatan belanja masyarakat. Pandemi covid-19 telah katalisator, sehingga meski situasi berangsur pulih, masyarakat sekarang memilih untuk menggunakan metode kombinasi antara berbelanja online dan offline.

Hal ini diungkapkan Head of Research Populix Indah Tanip dalam laporan hasil studi terbaru bertajuk “Perilaku Masyarakat Indonesia dalam Membeli Produk Elektronik, Rumah Tangga, dan Kesehatan Melalui E-commerce.”

“Pandemi Covid-19 telah jadi katalisator dan membentuk perilaku belanja yang baru di masyarakat. Karena sekarang makin banyak opsi untuk berbelanja online atau offline, melalui e-commerce, atau berbagai kanal termasuk via chat, livestreaming, social comer hingga jasa penitipan,” kata Indah dalam jumpa pers, Selasa (29/8/2023) di Jakarta.

Baca juga :   3 Tim Indonesia Akan Bertarung di Arena of Valor Premier League (APL) 2022: Vietnam

Dia memaparkan, Populix telah melakukan studi melalui survei online terhadap 1.005 responden laki-laki dan perempuan di Indonesia yang aktif dalam mengakses internet dan aplikasi e-commerce pada bulan Juli 2023. Hasilnya mengungkap, e-commerce masih menjadi pilihan mayoritas masyarakat Indonesia (82%) untuk membeli produk elektronik, kebutuhan rumah tangga dan kesehatan dibandingkan melalui media sosial (13%) maupun secara offline (6%).

“Di era persaingan yang semakin ketat di dunia perdagangan online, kepercayaan menjadi faktor utama yang memengaruhi pilihan konsumen terhadap platform e-commerce yang mereka gunakan. Hal ini diperkuat dengan temuan kami yang mengungkap bahwa di ketiga kategori ini, faktor pendorong yang dapat memicu kepuasan konsumen adalah platform yang dapat dipercaya dan diandalkan, barang yang berkualitas, pengiriman yang aman dan terpercaya, serta pengalaman belanja yang nyaman,” ujar Indah.

Baca juga :   Lenny Yapananda : Manfaatkan Kemudahan Era Digital Untuk Berbisnis

Indah juga mengungkapkan, beberapa alasan yang mendorong mereka untuk memilih berbelanja barang tersebut melalui platform e-commerce, yakni hemat waktu dan tenaga (79%), gratis ongkos kirim (72%), harga lebih murah dari toko offline (62%), tersedia diskon pembelian (61%), dan kemudahan membandingkan harga dengan toko lain (57%).

Anggaran yang dikeluarkan untuk berbelanja di e-commerce pun lebih tinggi dibandingkan dengan belanja di media sosial, tetapi masih cenderung di bawah anggaran ketika membeli barang dengan mengunjungi toko secara langsung, khususnya untuk kategori produk elektronik.

Adapun tiga brand e-commerce yang menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam membeli produk elektronik, rumah tangga, dan kesehatan meliputi Tokopedia, Shopee, dan Lazada dengan Tokopedia (44%) menempati Top of Mind masyarakat Indonesia, disusul dengan Shopee (40%) dan Lazada (11%). Tokopedia juga menjadi e-commerce dengan tingkat konversi tertinggi dalam hal retensi pembelian dibandingkan e-commerce lainnya.

Baca juga :   Suara UKM Negeri 2020: 64% Pelaku UKM Terkena Dampak Negatif Akibat Pandemi

Indah menegaskan, masifnya perkembangan e-commerce sebagai platform untuk membeli kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia membuat para pemain e-commerce perlu terus mendengarkan aspirasi dan mempelajari perilaku konsumen.

“Lebih dari sekedar menyediakan penawaran menarik dan barang yang berkualitas, tetapi pemain e-commerce perlu terus mengembangkan layanannya dan memastikan bahwa setiap individu, dari berbagai lapisan masyarakat dan rentang usia, dapat menggunakan platform-nya dengan aman dan percaya diri,” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: e-commerceekonomi digitalPopulix
Previous Post

Eureka AI Bermitra dengan Google Cloud Untuk Layanan Analisis Telekomunikasi

Next Post

LinkAja Jadi Uang Elektronik Pertama Untuk Layanan LRT Jabodebek

Related Posts

Nuon
Technology

Nuon Bangun Model Bisnis Lifestyle Berbasis Ekosistem Berkelanjutan

9 Maret 2026
0
Blibli - YouTube Shopping
Digital Business

Blibli Hadir di YouTube Shopping, Integrasikan Produk Yang Direkomendasi Kreator

9 Maret 2026
0
Genjot Penjualan Furnitur, Lazada Hadirkan Fitur Layanan Instalasi
Digital Business

Genjot Penjualan Furnitur, Lazada Hadirkan Fitur Layanan Instalasi

7 Maret 2026
0
Load More
Next Post
LRT Jabodebek

LinkAja Jadi Uang Elektronik Pertama Untuk Layanan LRT Jabodebek

Startup Desty - ISSE 2023

Startup Desty Dorong Pertumbuhan dan Scaleup Bisnis UMKM

Halving day

Persiapan Halving Bitcoin, INDODAX Perkenalkan Fitur “Investasi Rutin”

Discussion about this post

Recent Updates

Penipuan Digital

Penipuan Digital di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain, Ini Cara Menghindarinya

13 Maret 2026
Apple Developer Academy

Apple Developer Academy Kelima Digelar, Lebih dari 100 Peserta Ikut Kelas Perdana

13 Maret 2026
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Penipuan Digital

Penipuan Digital di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain, Ini Cara Menghindarinya

13 Maret 2026
Apple Developer Academy

Apple Developer Academy Kelima Digelar, Lebih dari 100 Peserta Ikut Kelas Perdana

13 Maret 2026
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version