Minggu, 15 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Eduqat, Platform LMS Yang Berdayakan Edukator dan Kreator Konten Pendidikan

4 Januari 2023
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Eduqat

Founder Eduqat. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Selain platform edutech, platform e-learning yang tengah popular adalah learning management system (LMS). Ini merupakan platform yang menyediakan perlengkapan untuk membantu guru melakukan proses administrasi, dokumentasi, pelacakan, pelaporan, dan otomatisasi, serta menyampaikan materi pendidikan, pelatihan, atau program pembelajaran.

LMS lokal dengan aspirasi global yang baru saja diluncurkan di Indonesia adalah Eduqat. CEO dan founder Eduqat Jourdan Kamal mengatakan, platform ini bertujuan memberdayakan para edukator dan kreator konten pendidikan, membantu mereka menjangkau audiens yang lebih luas dengan mendukung mereka untuk membangun situs web mereka sendiri.

“Berbeda dengan kebanyakan LMS lainnya, Eduqat membantu para guru dan kreator konten untuk mengembangkan pasarnya ke berbagai negara lain dan menargetkan audiens global. Eduqat juga menyediakan alat pemasaran untuk membantu mereka mempromosikan materi pembelajarannya,” kata Jourdan dalam keterangannya, Rabu (3/1/2023).

Menurut dia, para pendidik membutuhkan lebih dari sekadar platform pengajaran. Eduqat menyediakan alat pemasaran bagi mereka dan kreator konten edukasi untuk melakukan promosi, sekaligus mengelola konten dan siswa mereka.

Baca juga :   84% Konsumen Indonesia Adopsi Transaksi Digital

“Melalui platform ini, mereka tidak hanya dapat mengunggah materi pengajaran seperti video dan kuis bagi siswa, tetapi juga dapat membuat kelas terjadwal dan sesi mentoring yang interaktif. Tidak semua LMS mendukung fitur ini,” ujar Jourdan.

Indonesia saat ini masih menjadi pasar pertama Eduqat, dan dalam waktu dekat mereka akan meluncurkan platformnya untuk pasar internasional, mulai dari Singapura.

Karena memiliki aspirasi global, Eduqat membutuhkan sistem yang dapat mengelola pembayaran secara internasional – dukungan dari payment gateway yang memungkinkan para penggunanya, yakni guru, edukator dan kreator konten, menerima pembayaran dalam berbagai mata uang. Kebutuhan inilah yang membawa mereka ke Stripe.

“Dengan dukungan Stripe, Eduqat dapat memfasilitasi pembayaran kartu dan transfer bank. Kami juga dapat menerima mata uang dari berbagai negara yang berbeda, termasuk Rupiah, SGD (Dolar Singapura) dan USD (Dolar AS), yang kemungkinan besar akan menjadi mata uang yang paling populer di antara target audiens pengguna kami. Hal ini akan menguntungkan guru, edukator, dan kreator konten Indonesia yang ingin masuk ke pasar internasional,” kata Jourdan.

Eduqat mengimplementasikan Stripe Connect untuk memudahkan penggunanya mendaftarkan diri ke dalam platform dan mengelola tagihan. Platform ini juga menggunakan Stripe Elements untuk mendukung para pendidik membangun antarmuka pengguna (user interface atau UI) di situs web mereka, yang dibuat melalui platform Eduqat. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk mengkostumasi halaman web mereka, membantu mereka membuat halaman pembayaran dengan mudah, dan mengintegrasikannya dalam waktu yang singkat.

Baca juga :   Grup Sinar Mas Kucurkan Dana Rp32,8 Miliar untuk Platform OTT Vidio

Eduqat terbuka bagi guru dan edukator, kreator konten edukasi, maupun institusi pendidikan. Dengan tujuan untuk menarik audiens global, platform ini mendukung multi-bahasa, di mana situs web yang dibuat oleh edukator memungkinkan siswa untuk memilih bahasa sesuai keinginan mereka.

Para pendidik dan kreator konten edukasi bisa dengan mudah mendaftarkan akun ke Eduqat. Mereka cukup mengisi informasi dan mengatur proses atau metode pembayaran mereka. Platform ini menawarkan fleksibilitas dalam membuat berbagai jenis kelas, mulai dari kelas online hingga pembelajaran mandiri yang interaktif.

“Kami ingin Eduqat menjadi platform yang user friendly. Pengajar dan kreator konten bisa mulai membuat kursus mereka dengan memilih jenis kelas dan kurikulum, memasukkan materinya, dan memberikan informasi detail tentang kursus tersebut. Setelah mereka selesai membuat situs web atau halaman bisnis, mereka dapat meluncurkan kelas mereka, mempromosikan atau menawarkan konten mereka. Semudah itu,”pungkas Jourdan.

Baca juga :   Pokemon Go Munculkan Peluang Usaha Baru

 

STEVY WIDIA

Tags: edukatorEduqatkreator konten pendidikanLearning Management System (LMS)LMS Lokal
Previous Post

Data Center Berbasis Energi Biru dan Ramah Lingkungan Akan Hadir di Indonesia

Next Post

Tingkatkan Kualitas Layanan, XL Axiata Perluas Infrastruktur Jaringan

Related Posts

SekolahPro
Headline

Startup Edutech SekolahPro Hadirkan Platform Integrasi antara Pemerintah Daerah dan Sekolah

11 Januari 2023
0
Ada Paket Kuota Murah Untuk Belajar Daring dan Konferensi Video
Headline

Pendidikan Akan Rawan Serangan Siber Pada 2021

3 Januari 2021
0
Load More
Next Post
Jaringan XL Axiata

Tingkatkan Kualitas Layanan, XL Axiata Perluas Infrastruktur Jaringan

Lakuemas

Lakuemas Dorong Pengguna Bertransaksi dari Daring ke Luring

trading berjangka

Tawarkan Electronic Trading Platform untuk Valuta Asing di Indonesia, Antara ETP Gandeng Bloomberg

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version