Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

eFishery Raih Pendanaan Seri C Senilai US$ 90 Juta

11 Januari 2022
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Investree x efishery

Investree dan eFishery jalin kerja sama untuk pembiayaan nelayan dan petani dan petambak (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup agritech Indonesia, eFishery mengumumkan perolehan pendanaan seri C senilai US$90 juta. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Temasek, SoftBank Vision Fund 2, dan Sequoia Capital India, dengan partisipasi dari investor lainnya yaitu the Northstar Group, Go-Ventures, Aqua-Spark, dan Wavemaker Partners.

Investment Director dari SoftBank Investment Advisers, Anna Lo, mengungkapkan, Indonesia merupakan salah satu penghasil ikan terbesar di dunia. Sektor akuakulturnya memegang peranan penting dalam memproduksi pangan bagi populasi dunia yang terus meningkat.

“eFishery mempelopori adopsi teknologi untuk pembudidaya ikan dan udang lokal dengan platform end-to-end yang lengkap, yang mendukung mereka untuk meningkatkan produktivitas di seluruh rantai pasok, mulai dari teknologi, pasokan pakan, produksi budidaya, hingga penjualan produk segar hasil panen. Kami senang dapat bermitra dengan eFishery dan mendukung mereka untuk menyediakan produk pangan hasil perikanan yang andal dan berkelanjutan ke Indonesia dan wilayah lainnya,” kata Anna dalam keterangannya, Selasa (11/1/2022).

Baca juga :   Memiliki Pertumbuhan Bisnis Bagus, JULO Berencana IPO

Sejak didirikan tahun 2013, ribuan smart feeders telah digunakan dan melayani lebih dari 30.000 pembudidaya dari 24 provinsi di Indonesia. Di puncak pandemi, eFishery meningkatkan jaringannya sepuluh kali lipat sejak Desember 2020, dan memperkuat adopsi layanan penjualan pakan serta ikan hasil budidaya.

“Dengan pasar sebesar US$20 miliar serta rantai pasok yang kompleks dan terfragmentasi, akuakultur menjadi salah satu peluang terbesar dan paling menarik di Indonesia. Hal itu yang menjadikan kerjasama dengan eFishery, sebagai pemimpin pasar di sektor ini, menjadi menarik,” kata Aakash Kapoor, VP, Sequoia India.

Sementara itu VP Sequoia India Johan Surani mengatakan, eFishery menawarkan berbagai produk, mulai dari teknologi seperti alat pemberi pakan, pengadaan pakan, hingga penjualan hasil panen. Seluruh elemen tersebut, dikombinasikan dengan akses terhadap pembiayaan, menjadikan model bisnis eFishery komprehensif dan strategis untuk melayani pasar ini. “Tim Sequoia Capital India terkesan dengan pertumbuhan dan fundamental bisnis yang kuat dan bersemangat dengan prospek masa depan eFishery,” ujar Johan.

Baca juga :   Salurkan Pendanaan Rp100 Miliar ke Pembudidaya Ikan, Amar Bank Gandeng eFishery

Pendanaan ini akan digunakan untuk meningkatkan platform dan layanan serta memperkuat produk digital eFishery dan menjadikannya “koperasi” digital terbesar bagi pembudidaya ikan dan udang. eFishery juga bertujuan untuk berekspansi secara regional dengan menargetkan 10 negara teratas dalam produksi akuakultur, seperti India dan Cina.

“Pendanaan baru ini akan digunakan untuk mengembangkan perusahaan, ekspansi regional, dan mencapai target kami untuk menjadi perusahaan teknologi akuakultur terdepan. Kami sangat senang dapat bermitra dengan Temasek, SoftBank Vision Fund 2, dan Sequoia Capital India, yang kami yakini dapat menambah nilai signifikan pada platform kami,” kata Gibran Huzaifah, Co-founder dan CEO eFishery.

Sebelumnya, eFishery menghadirkan rangkaian inovasi, diantaranya eFarm dan eFisheryKu. Pembudidaya juga dapat mengajukan permodalan melalui eFund, yang menghubungkan pembudidaya ikan secara langsung dengan institusi keuangan. Keseluruhan proses dilakukan secara praktis melalui aplikasi eFisheryKu. Hingga saat ini, lebih dari 7.000 pembudidaya telah didukung oleh layanan ini, dengan total pinjaman yang disetujui melebihi 400 miliar rupiah.

Baca juga :   Startup T-Lab Dapat Dana Tahap Awal Sebesar US$ 1,6 juta

“Kami fokus menghadirkan solusi untuk meningkatkan produktivitas pembudidaya. Melalui pengenalan teknologi yang baru, kami merampingkan usaha budidaya ikan dan udang, menjadikan industri ini lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan,” pungkas Gibran.

 

STEVY WIDIA

Tags: Aqua-SparkeFisheryGo-VenturesNorthstar Grouppendanaan seri CSequoia Capital IndiaSofBank Vision Fund 2TemasekWavemaker Partners
Previous Post

JULO Layani Lebih Dari 6.000 Nasabah Setiap Hari

Next Post

MAXstream Rilis Film Layar Lebar “Merindu Cahaya de Amstel”

Related Posts

Konsorsium Indosat, Arsari Group dan Northstar Bangun “Jalan Tol” Digital di Indonesia
Technology

Konsorsium Indosat, Arsari Group dan Northstar Bangun “Jalan Tol” Digital di Indonesia

24 Desember 2025
0
investasi startup Indonesia 2025
Startup & Entrepreneurship

Singapura Jadi Pilihan Utama Investor Startup, Pendanaan Untuk Indonesia Hanya 50%

18 November 2025
0
Belanja Online
Digital Business

Ekonomi Digital Asia Tenggara Akan Tembus US$300 Miliar GMV, E-Commerce Jadi Penyumbang Terbesar

13 November 2025
0
Load More
Next Post
Merindu Cahaya de Amstel

MAXstream Rilis Film Layar Lebar “Merindu Cahaya de Amstel”

aplikasi Pahamify

Pahamify Luncurkan Fitur PEGASUS untuk Optimalkan Persiapan Siswa Taklukkan UTBK 2022

ONIC eSports

Gandeng Cakap, ONIC eSports Apresiasi Para SONIC dengan Kursus Bahasa Inggris Gratis

Discussion about this post

Recent Updates

Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version