Selasa, 31 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Ekosistem Startup Diharapkan Turunkan Angka Pengangguran

27 Juli 2019
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Ekosistem Startup Diharapkan Turunkan Angka Pengangguran

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro meninjau pameran Skilled Youth Program tahap III saat ditemui di Hotel Meridien Jakarta. (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah menargetkan angka pengangguran bisa turun ke level 3% hingga 4% pada 2024 melalui pengembangan ekosistem perusahaan rintisan atau startup.

Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyatakan pengembangan ini mulai dari investor hingga sistem pemasaran produk. Program ini bertujuan agar banyak pekerjaan baru yang muncul, meningkatkan efisiensi dan partisipasi masyarakat.

“Fokusnya kepada berbagai sektor, sehingga kelompok rentan miskin bisa masuk ke dalam program untuk wirausaha,” kata Bambang baru-baru ini di Jakarta.

Dia mengungkapkan, pengangguran di Indonesia sekarang berada di level 5%. Meski jumlahnya sedikit, dia mengaku porsi angkatan pekerja dalam sektor informal masih 60%, lebih tinggi daripada pekerja sektor formal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk yang tidak bekerja (penggangguran) turun sejak Februari 2017, yakni dari 7,01 juta orang menjadi 6,87 juta orang pada Februari 2018. Angka ini turun lagi 0,73% menjadi 6,82 juta orang pada Februari 2019.

Baca juga :   Proyektor Ini Jawab Tantangan Pasar Akan Perangkat Visual Sinematik Portabel Yang Pintar

Menurut Bambang, dalam upaya pemanfaatan bonus demografi, pemerintah akan berfokus pada investasi SDM dan kapital. Intervensi kebijakan dilakukan berdasarkan siklus hidup. Investasi SDM didorong ke arah peningkatan jaminan kesehatan dan perbaikan nutrisi, perluasan pendidikan menengah universal, peningkatan akses dan kualitas pendidikan tinggi, serta peningkatan produktivitas angkatan kerja dan usia lanjut.

Investasi kapital didorong ke arah pengembangan produk tabungan, deposito, saham, dan jenis investasi jangka panjang lainnya,  stabilitas politik dan ekonomi, sistem perbankan dan investasi yang mumpuni.

“Tak ketinggalan termasuk sistem pensiun yang berkesinambungan. Intervensi khusus juga diperlukan untuk menyelesaikan persoalan tingkat NEET  usia muda, partisipasi kerja perempuan, lapangan kerja berkualitas, pengembangan SDM, literasi sistem keuangan dan investasi,” papar Bambang.

Baca juga :   Dukung Ekosistem Startup, Tech in Asia Gelar Konferensi ke 6

Selain itu, dia juga mengungkapkan partisipasi perempuan dalam pekerjaan baru, Bambang mengatakan, baru mencapai 50%. Padahal, kalau mengacu standar negara maju, paling tidak angkanya di 70%. Lalu, ada juga pekerja difabel yang saat ini belum mendapat kesetaraan. Menurut dia, untuk mewujudkan angka tngkat pengangguran di 3%-4% maka adopsi digital dan revolusi industri harus masuk ke dalam sistem pendidikan sehingga penciptaan lapangan kerja semakin produktif. Contohnya, pasar lulusan vokasi harus memenuhi kebutuhan pasar.

Bambang memberi contoh, pendidikan bahasa pemrogaman atau coding harus lebih banyak, karena kebutuhan teknologi informasi semakin besar. “Ekonomi digital mampu menciptakan lapangan kerja yang tidak diskriminatif,” ujar Bambang.

Baca juga :   SnackVideo Kucurkan Rp800 Juta Untuk Wujudkan #TahunIniPulang

FAHRUL ANWAR

Tags: Bambang Brodjonegoro Kepala Bappenasekosistem startuppengangguran
Previous Post

Shopee dan Samsung Electronics Kolaborasi Kampanye Online

Next Post

Sunny Side Box Kotak Bekal Bertenaga Surya

Related Posts

Intervyou
Technology

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
0
venture capital Antler
Headline

Ekosistem Startup ASEAN Bersiap Pulih, Indonesia Jadi Motor Utama

27 Oktober 2025
0
Platform OLX
Startup & Entrepreneurship

Jumlah Lapangan Kerja di Platform OLX Naik di Kuartal II 2025

13 Agustus 2025
0
Load More
Next Post
Sunny Side Box Kotak Bekal Bertenaga Surya

Sunny Side Box Kotak Bekal Bertenaga Surya

Kamera Fujifilm GFX100 Dengan Sensor 102MP

Kamera Fujifilm GFX100 Dengan Sensor 102MP

Giant Gelar Program Terima Kasih Untuk Pelanggan

Giant Gelar Program Terima Kasih Untuk Pelanggan

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version