Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Entrepreneurship

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
in Entrepreneurship
Reading Time: 2 mins read
bisnis kost

Housekeeper Cove merapihkan kamar. (Foto: ilustrasi/cove)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Berdasarkan data internal Cove, penyedia hunian co-living modern, Ramadan justru menjadi periode dengan performa terendah bagi bisnis kost atau co-living. Keperluan perayaan maupun mudik telah mendorong masyarakat untuk menunda pengeluaran yang tergolong komitmen finansial besar, termasuk sewa kost.

“Setiap tahunnya, Cove melihat pola yang relatif konsisten di mana Ramadan menjadi periode dengan transaksi terendah dalam satu tahun. Selama bulan suci, masyarakat akan lebih memprioritaskan pengeluaran jangka pendek mereka, sehingga pengeluaran jangka panjangseperti kost akan dinomorduakan hingga Lebaran berlalu,” ungkap Dian Paskalis, Country Director of Growth and VP of Online Marketing, Cove dikutip Kamis (24/2/2026).

Dian menjelaskan, berdasarkan data internal Cove tahun lalu, jumlah pemesanan kamar co-living bulanan selama Ramadan tercatat melemah hingga 11% dibandingkan dengan rata-rata pemesanan dalam 3 bulan sebelum periode Ramadan.

“Pola ini hadir karena calon penghuni menyadari bahwa mereka tidak akan menempati kamar untuk waktu yang cukup lama selama masa mudik, sehingga mereka memilih untuk memulai masa sewa setelah Lebaran selesai,” ujarnya.

Baca juga :   Gandeng Cove, PT Taspen Rambah Pasar Co-Living

Selain itu, penurunan ini menjadikan Ramadan sebagai periode dengan nilai transaksi terendah sepanjang tahun, dan pola ini secara konsisten terlihat sejak pertama Cove mulai beroperasi di Indonesia. Dari segi okupansi kamar Cove, terjadi penurunan sekitar 0,5 poin persentase dari awal tahun, menunjukkan angka occupancy rate sebesar 84,5% selama Ramadan.

“Angka penurunan yang moderat menggarisbawahi bahwa tren ini terjadi bukan karena melemahnya permintaan terhadap kost secara keseluruhan, namun lebih bersifat musiman,” ujarnya.

Dian juga mengungkapkan, pada Ramadan lalu, Cove mencatat angka tingkat check-out pada tier properti Cove Basics mencapai 19%, lebih tinggi dari rata-rata check-out secara keseluruhan yang berada pada angka 16 persen dalam 3 bulan sebelumnya. Cove Basics merupakan tier properti dengan rata-rata sewa bulanan sebesar Rp2 juta rupiah, paling rendah dari dua tier lainnya, yaitu Cove Classics dan Cove Luxe. Tier ini umumnya dipilih oleh mahasiswa atau pekerja muda, yang cenderung lebih sensitif terhadap harga sewa hunian.

Baca juga :   Perkuat Kesejahteraan Penghuni, Cove Gandeng Halodoc Jadi Mitra Kesehatan Resmi

Pada periode mudik, sejumlah penghuni Cove memanfaatkan momentum tersebut untukmenghentikan sewa secara sementara guna menghindari pembayaran saat unit tidak ditempati.

Dalam sejumlah kasus, penghuni bahkan kembali memesan unit yang sebelumnya mereka tempati setelah Lebaran. Fenomena tersebut menggarisbawahi bahwa hal ini bukan merupakan pergeseran preferensi hunian secara jangka panjang, melainkan pengelolaan arus kas jangka pendek, terutama pada segmen yang lebih sensitif terhadap harga.

Salah satu perilaku yang cukup menarik selama Ramadan adalah meski transaksi penyewaan kamar menurun, aktivitas pencarian hunian dari calon penghuni tetap relatif tinggi. Cove menemukan bahwa jumlah traffic selama Ramadan tahun lalu tidak menurun secara berarti, namun tingkat konversinya lebih rendah dibandingkan bulan-bulan lainnya. Mereka cenderung menghubungi hanya untuk mencari informasi terkait unit yang mereka gemari tanpa melakukan pemesanan, atau mencari kamar untuk pemesanan setelah tanggal Lebaran.

Baca juga :   Proptech Cove Kembali Gelar Coveuphoria

Tidak hanya penawaran sewa bulanan Cove, lini sewa harian juga mencatat penurunan transaksi selama Ramadan. Secara keseluruhan, pemesanan kamar harian turun hingga 14% dibandingkan bulan sebelumnya, dengan penurunan terdalam terjadi di kota Bandung (37%).

Temuan ini menunjukkan bahwa selain menghindari komitmen finansial yang besar, masyarakat juga turut memangkas bujet kebutuhan gaya hidup seperti liburan selama bulan Ramadan.

“Tren penurunan transaksi selama Ramadan menjadi pengingat bagi para pemilik kost maupun akomodasi untuk mempersiapkan pengelolaan bisnis yang baik sejak awal tahun. Alih-alih merespons dengan diskon agresif demi meningkatkan keterisian kamar, pelaku usaha perlu memastikan fondasi okupansi dan arus kas yang sehat dari sebelum periode Ramadan,” pungkas Dian.

 

STEVY WIDIA

Tags: Bisnis Kostco-livingCove
Previous Post

Lonjakan Investasi AI Menandai Fase Baru bagi Ritel Jelang Perayaan Hari Raya

Related Posts

COVE x Casa Mia
STARTUP

Targetkan Pendapatan Sewa US$50 Juta, Cove Akuisisi Casa Mia Coliving

30 Januari 2026
0
proptech cove
STARTUP

Cove: Angka Wisatawan Nataru 2025 Meningkat, Lebih Spontan dan Berani Bayar Lebih

19 Desember 2025
0
Cove x Halodoc
STARTUP

Perkuat Kesejahteraan Penghuni, Cove Gandeng Halodoc Jadi Mitra Kesehatan Resmi

10 November 2025
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
Investasi AI

Lonjakan Investasi AI Menandai Fase Baru bagi Ritel Jelang Perayaan Hari Raya

25 Februari 2026
Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition, Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

24 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
Investasi AI

Lonjakan Investasi AI Menandai Fase Baru bagi Ritel Jelang Perayaan Hari Raya

25 Februari 2026
Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition, Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

Dorong Transisi Energi Inklusif, YKDA dan UNEP Luncurkan Kajian Penguatan Kebijakan Iklim Responsif Gender

24 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version