Sabtu, 11 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Google: Adopsi Layanan Pembayaran Digital Capai 46%

29 November 2018
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
pembayaran digital

Layanan pembayaran digital. (Foto : Ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Layanan pembayaran digital kini telah menjadi sarana baru bagi masyarakat Asia tenggara. Riset yang dilakukan Google dan Temasek bertajuk ‘e-Conomy SEA 2018’ itu, adopsi layanan pembayaran digital di Indonesia sudah mencapai angka 46%. Artinya, 1 dari 2 pengguna internet telah bertransaksi secara digital.

“Penggunaan internet mobile yang tinggi di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia memudahkan adopsi pembayaran digital,” kata Randy Jusuf Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf, dalam keterangannya, Rabu (28/11/2018).

Ia menyatakan, layanan pembayaran digital memiliki prospek pertumbuhan yang tinggi beberapa tahun ke depan. Apalagi, metode pembayaran digital juga sudah diterima di berbagai merchant offline.

“Digital payment akan terus tumbuh, banyak sekarang sudah beralih ke elektronik. Banyak penawaran produk yang terintegrasi dengan pembayaran offline, seperti penggunaan fitur QR code di merchant-merchant,” kata Randy lagi.

Beberapa penyedia pembayaran digital yang cukup populer di Indonesia, di antaranya adalah Go-Pay, Ovo, Dana, TCash, dan sebagainya. Seolah tak mau kalah, perbankan pun meluncurkan beberapa fitur uang elektronik seperti Mandiri e-cash, BCA Sakuku.

Berdasarkan riset Google dan Temasek, jumlah pengguna internet di kawasan Asia Tenggara tahun 2018 mencapai 350 juta dan 150 juta di antaranya berasal dari Indonesia. Sementara penetrasi internet mobile atau pengguna internet pada perangkat mobile mencapai 90% di Asia Tenggara.

Riset itu juga menyebutkan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia pada tahun 2025 akan mencapai US$ 100 miliar atau sekitar Rp 1.453 triliun. Rinciannya, dari sektor e-commerce sebesar US$ 53 miliar dan sektor online travel sebesar US$ 25 miliar.

Kemudian dua sektor lainnya, yakni sektor transportasi online dan pengiriman makanan akan menyumbang transaksi sebesar US$ 14 miliar, serta US$ 8 miliar dari online media, yang terdiri dari layanan streaming video dan musik.

STEVY WIDIA

Tags: e-Conomy SEA 2018ekonomi digital IndonesiaGoogleGoogle Temasek
Previous Post

Pariwisata Indonesia Butuh Pendekatan Bisnis

Next Post

Instagram Rilis Fitur Untuk Tunanetra ‘Melihat’ Gambar

Related Posts

MoraRepublic x ZTE
Technology

Dorong Ekonomi Digital, MoraRepublic dan ZTE Kerja Sama Perluas Jaringan Internet FWA & FTTH Berbasis AI

6 Juli 2026
0
Gen Z Mengenal Dangdut Lewat AI, Google Catat Lonjakan Pencarian hingga 90%
Technology

Gen Z Mengenal Dangdut Lewat AI, Google Catat Lonjakan Pencarian hingga 90%

22 Juni 2026
0
Anthropic
Features

Fenomena Pendanaan Startup: Bagaimana Anthropic Mengubah Arah Investasi di Silicon Valley

5 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Instagram Stories Orang Indonesia Terbanyak di dunia

Instagram Rilis Fitur Untuk Tunanetra 'Melihat' Gambar

Transaksi Shopee Tumbuh 152% Sepanjang Kuartal III 2018

Shoppe Ingin Festival 12.12 Lampaui 11.11

9 Desainer Muda Lasalle College Tampil Rancangan Unik di JFW 2018

Dicari Desainer Muda Indonesia untuk Diorbitkan ke Paris

Discussion about this post

Recent Updates

Big 4 Asia

Big 4 Asia: Ketika Modal Besar Bekerja dengan Cara Berbeda

11 Juli 2026
Salesforce UKM Indonesia

Produktivitas UKM Indonesia Masih Tertinggal, Salesforce Tawarkan Solusi AI

11 Juli 2026
Strava

Strava Rilis Fitur Baru untuk Cari Race dan Event Klub, Perkuat Koneksi Komunitas Pelari

11 Juli 2026
Telkom dan NUS

Telkom dan NUS Berkolaborasi Cetak Talenta Digital Indonesia Lewat AI dan Riset

11 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Big 4 Asia

Big 4 Asia: Ketika Modal Besar Bekerja dengan Cara Berbeda

11 Juli 2026
Salesforce UKM Indonesia

Produktivitas UKM Indonesia Masih Tertinggal, Salesforce Tawarkan Solusi AI

11 Juli 2026
Strava

Strava Rilis Fitur Baru untuk Cari Race dan Event Klub, Perkuat Koneksi Komunitas Pelari

11 Juli 2026
Telkom dan NUS

Telkom dan NUS Berkolaborasi Cetak Talenta Digital Indonesia Lewat AI dan Riset

11 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version