Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Grab Perluas Ekspansi Setelah Suntikan Modal dari Invesco

1 Juli 2019
in Headline, News
Reading Time: 3 mins read
Kemitraan Grab & PT KAI Sedia Transportasi Terintegrasi di Stasiun Jabodetabek

Grab merupakan layanan transportasi online di Asia. (Foto: Ilustrasi/Reuters)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan layanan on demand Grab mendapat tambahan modal sebesar US $ 300 juta atau sekitar Rp 4,2 triliun dari manajemen investasi Invesco. Suntikan dana segar ini akan digunakan Grab untuk memperluas ekspansi.

Presiden Grab Ming Maa mengatakan, perusahaannya ingin tetap fokus pada perluasan layanan keuangan dan bisnis layanannya yang mendukung mobilitas.

“Dukungan terus-menerus dari mitra strategis terkemuka membuktikan kemampuan Grab untuk mengeksekusi dengan presisi dan fokus hyperlocal untuk memberikan inovasi pertama ke pasar,” ujar Ming seperti dikutip dalam Business Times, baru-baru ini.

Ia juga mengatakan, suntikan modal terbarunya itu meningkatkan total modalnya sebesar US $ 6,5 miliar. Perusahaan berencana memperkuat posisinya sebagai pemimpin teknologi di Asia Tenggara. Sebelumnya, pada awal tahun ini Grab juga telah mendapatkan US $ 1,46 miliar dari SoftBank Vision Fund.

Baca juga :   Kursus Online OpenSAP Telah Diikuti 3 Juta Pendaftaran

“Kami telah mengamati dengan seksama Asia Tenggara dan memiliki kepercayaan diri pada kemampuan Grab untuk membuka peluang baru di seluruh mobilitas, pengiriman, dan layanan keuangan berdasarkan permintaan,” ujar pemimpin tim dan manajer portofolio senior Invesco Emerging Markets Justin Leverenz.

Hal ini pun membuat total investasi keseluruhan Invesco menjadi US $ 703 juta, setelah investasi sebesar US $ 403 juta pada Juli 2018 yang dibuat oleh OppenheimerFunds, perusahaan manajemen aset yang sejak saat itu diakuisisi oleh Invesco.

Selain mendapat suntikan modal, Grab baru saja mengumumkan keterlibatannya dalam pendanaan Seri A marketplace mobilitas global berbasis di London, Splyt Technologies, sebesar US$ 8 juta atau sekitar Rp 112 miliar.

Pendanaan ini ditujukan untuk mempercepat ekspansi Splyt ke negara-negara baru, meningkatkan kapabilitas teknologi, dan memperkuat jaringannya di industri transportasi darat Putaran pendanaan itu disebut sebagai pendanaan Seri A terbesar Splyt. Total pendanaan yang berhasil dikumpulkannya mencapai lebih dari US$ 14 juta atau sekitar Rp 196 miliar. Selain itu, Grab dan Splyt juga akan bekerja sama untuk memberikan pelanggan Grab akses ke berbagai pilihan ride-hailing di belahan dunia manapun.

Baca juga :   Startup Proptech GORO Mendapatkan US$1 Juta dalam Putaran Pendanaan Pra-Awal

Ditargetkan rampung tahun depan, tahap kedua kerja sama ini akan mengintegrasikan jaringan global mitra mobilitas Splyt dan Grab ke dalam aplikasi Grab. Chief Technology Officer for Transport at Grab Mark Porter mengatakan, kerja sama ini akan memberikan pilihan yang beragam bagi masyarakat Asia Tenggara yang kerap bepergian dan berwisata di seluruh dunia.

“Mereka dapat menjelajahi Asia Tenggara dengan berbagai pilihan transportasi yang aman dan efisien,” ujar Mark.

 Menurut analisis Global Data, pada 2018 negara-negara di Asia Tenggara menerima kunjungan dari 130 juta wisatawan internasional setiap tahunnya. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat hingga 155 juta wisatawan pada tahun 2022. Sehingga, kolaborasi ini menjadi hal yang potensial bagi bisnis mereka. CEO Splyt Philipp Mintchin mengatakan, perusahaannya telah menghadirkan penyedia dan platform untuk memberikan pelanggannya pilihan transportasi kelas dunia di lebih dari seribu kota.

Baca juga :   NTT Luncurkan Penyedia Layanan Teknologi Global

“Kemitraan kami dengan Grab didorong oleh visi bersama untuk menawarkan mobilitas tanpa batas bagi wisatawan mancanegara,” ujar Philipp.

Dengan kerja sama ini, wisatawan internasional dapat memesan kendaraan Grab di 336 kota di 8 negara Asia Tenggara melalui aplikasi pilihan mereka. Pelanggan Ctrip dan AliPay yang berkunjung ke Asia Tenggara pun kini sudah dapat memesan kendaraan Grab melalui aplikasi mereka, serta melalui layanan yang didukung oleh Splyt.

Wisatawan pun tetap dapat menggunakan aplikasinya dengan bahasa pilihan mereka, bahkan membayar dalam mata uang lokal mereka. Selain itu, Grab juga berencana untuk menambah fitur seperti tips perjalanan dalam aplikasi, ulasan restoran, dan rekomendasi objek wisata, untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi penggunanya.

STEVY WIDIA

Tags: Grabinvesco
Previous Post

LinkedIn Study: 3 Rising Skills di Indonesia yang Mempengaruhi Inovasi

Next Post

BlackBerry & LG Bermitra Dukung Teknologi Kendaraan Otonom

Related Posts

Fitur Teknologi AI Grab
Technology

400 Ribu Merchant Manfaatkan Fitur Teknologi AI Grab Untuk Perluas Usaha

1 April 2026
0
GrabForGood Fund
Digital Business

Grab Alokasikan US$3,2 Juta dari GrabForGood Fund untuk Program Pendidikan dan Komunitas

17 Maret 2026
0
Superbank
Digital Business

Superbank Cetak Laba Rp143,3 Miliar dan Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia

14 Maret 2026
0
Load More
Next Post
BlackBerry & LG Bermitra Dukung Teknologi Kendaraan Otonom

BlackBerry & LG Bermitra Dukung Teknologi Kendaraan Otonom

LinkAja Free Fire

Wapres Jusuf Kalla Meresmikan Layanan LinkAja

5 Startup Asia Lulus Program Akselerator Kolaborasi NUS-SIA

5 Startup Asia Lulus Program Akselerator Kolaborasi NUS-SIA

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version