youngster.id - Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia, melalui holding investasinya PT Danantara Investment Management (DIM), mengumumkan investasi strategis senilai US$250 juta (sekitar Rp4,5 triliun) di HighPeak Energy, Inc. HighPeak merupakan perusahaan minyak dan gas bumi yang berbasis di Texas, Amerika Serikat, dan beroperasi di kawasan Permian Basin.
Investasi ini dilakukan secara bertahap melalui penerbitan saham preferen konvertibel (Convertible Preferred Stocks). Langkah ini memberi DIM akses strategis ke portofolio aset energi di Permian Basin, wilayah penghasil minyak mentah terbesar di AS yang menyumbang 48 persen dari total produksi nasional Amerika Serikat pada 2025.
Chief Executive Officer Danantara Investment Management, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa investasi ini merupakan bagian dari mandat perusahaan untuk memperkuat portofolio energi nasional di kancah global.
“Investasi ini sejalan dengan mandat kami untuk berinvestasi di sektor strategis yang memberikan imbal hasil berkelanjutan dalam jangka panjang sekaligus mendukung kepentingan nasional Indonesia. Posisi strategis HighPeak di salah satu pasar hulu minyak dan gas bumi paling maju di dunia menjadikannya peluang investasi yang potensial seiring dengan upaya kami membangun platform investasi yang terdiversifikasi secara global,” ujar Pandu, dikutip Rabu (7/10/2026).
Transfer Teknologi Pengeboran dan Program Pelatihan SDM
Selain imbal hasil finansial, kemitraan ini membawa manfaat strategis bagi pengembangan industri migas domestik. HighPeak memanfaatkan teknik pengeboran horizontal dan rekahan hidrolik (hydraulic fracturing atau fracking) yang terbukti efektif meningkatkan produksi di lapangan matang. Metode ini dinilai relevan untuk diterapkan pada lapangan migas darat di Indonesia guna mendorong produksi nasional.
Sebagai bagian dari kesepakatan, HighPeak akan menyelenggarakan program pelatihan dan penugasan kerja (secondment) bagi tenaga kerja Indonesia untuk memfasilitasi transfer keahlian teknis.
Berdasarkan ketentuan investasi, DIM memperoleh perlindungan terhadap penurunan nilai investasi, hak konversi menjadi saham biasa, opsi partisipasi pada penawaran saham berikutnya via private placement, serta menempatkan satu perwakilan di jajaran direksi HighPeak.
Perkuat Fleksibilitas Modal dan Hubungan Ekonomi Indonesia-AS
Presiden dan CEO HighPeak, Michael Hollis, menyambut positif masuknya Danantara sebagai mitra investasi jangka panjang.
“HighPeak mengoperasikan portofolio aset berskala besar yang didominasi minyak di Permian Basin. Kami percaya kerja sama dengan DIM akan mengakselerasi pengembangan aset tersebut melalui investasi berkelanjutan, termasuk perluasan program pengeboran,” kata Michael Hollis.
Penyelesaian transaksi investasi ini masih tunduk pada pemenuhan persyaratan regulator serta kepatuhan terhadap kebijakan yang berlaku. Kemitraan ini diharapkan turut memperkuat hubungan ekonomi dan sektor energi antara Indonesia dan Amerika Serikat. (*AMBS)
