Pijar Foundation dan The Rockefeller Foundation Luncurkan Asia Leaders’ Circle untuk Pemimpin Muda Asia Tenggara

Pijar Foundation x The Rockefeller Foundation

Pijar Foundation dan The Rockefeller Foundation Luncurkan Asia Leaders' Circle untuk Pemimpin Muda Asia Tenggara (Foto: Istimewa/ The Rockefeller)

youngster.id - Pijar Foundation bersama The Rockefeller Foundation meluncurkan Asia Leaders’ Circle, sebuah inisiatif fellowship regional bagi para pemimpin muda (emerging leaders) di seluruh Asia Tenggara yang berfokus pada tantangan kepentingan publik. Inisiatif ini diumumkan dalam ajang AsiaXchange 2026 di Jakarta.

Program ini dirancang untuk menyediakan ruang kolaboratif dan berakar pada nilai budaya bagi para peserta untuk membedah dilema etis, merefleksikan keputusan institusional yang kompleks, serta memastikan kebijakan yang diambil memberikan dampak positif bagi komunitas yang marjinal dan kurang terwakili.

Chairman Pijar Foundation, Ferro Ferizka, menekankan pentingnya ruang pertukaran gagasan lintas generasi dalam merespons dinamika kawasan.

“Asia Tenggara tidak kekurangan pemimpin yang cakap. Pemimpin berpengalaman membawa kearifan institusional, sementara pemimpin muda menawarkan perspektif segar dan keberanian untuk menantang pemikiran yang ada. Asia Leaders’ Circle hadir sebagai ruang tepercaya di mana pemimpin muda dan berpengalaman dapat saling belajar dan membangun hubungan jangka panjang berbasis kerendahan hati dan kolaborasi,” ujar Ferro, Senin (26/10/2026).

Perekrutan 18 Pemimpin Muda dan Dukungan Global

Angkatan perdana Asia Leaders’ Circle akan menghimpun 18 pemimpin muda dari seluruh Asia Tenggara, mewakili sektor pelayanan publik, masyarakat sipil, media, seni dan budaya, bisnis dan inovasi, hingga penelitian ilmiah. Proses seleksi memprioritaskan keterwakilan regional, kesetaraan gender, serta rekam jejak kepemimpinan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.

Executive Vice President of Programs The Rockefeller Foundation, Elizabeth Yee, menyampaikan apresiasinya atas peluncuran inisiatif ini.

“Anak muda di Asia Tenggara telah membentuk masa depan kawasan yang lebih cerah melalui solusi inovatif dan rasa tanggung jawab bersama. Asia Leaders’ Circle menjadi platform bernilai bagi para pemimpin muda untuk membangun kemitraan strategis, memperluas perspektif, dan mengatasi tantangan regional maupun global bersama-sama,” kata Elizabeth Yee.

Dalam pelaksanaan programnya, Asia Leaders’ Circle menyambut K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X sebagai anggota pertama Dewan Penasihat (Board of Advisors). Rangkaian residential immersion angkatan pertama akan diselenggarakan di Surakarta, dengan kegiatan pembelajaran budaya dipusatkan di Puro Mangkunegaran.

K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X mengungkapkan bahwa kepemimpinan lintas generasi membutuhkan keterbukaan dalam menyelaraskan kearifan tradisi dengan kebutuhan masyarakat modern.

“Tugas setiap generasi adalah meneruskan kearifan dengan keterbukaan dan keberanian untuk merespons perubahan zaman. Asia Leaders’ Circle adalah ruang di mana refleksi jujur dan hubungan yang erat dapat mengarah pada keputusan yang lebih baik bagi masyarakat yang kita layani,” ungkap K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X.

Rangkaian program ini mengombinasikan sesi intensif di Surakarta, dialog publik di Jakarta, serta pendampingan pascaprogram. Output dari program ini juga akan diabadikan dalam Decision Practice Compendium untuk mendokumentasikan praktik pengambilan keputusan yang inklusif dan akuntabel di Asia Tenggara. (*AMBS)

 

Exit mobile version