Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kebutuhan Teknologi AI Meningkat, Prosa.ai Ekspansi Ke Pasar Business to Consumer

16 September 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Prosa.ai Teguh Eko Budiarto

CEO Prosa.ai Teguh Eko Budiarto. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Makin tingginya kebutuhan masyarakat akan produk-produk digital berbasis AI, mendorong Prosa.ai adalah perusahaan yang berfokus dalam pengembangan produk berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Natural Language Processing (NLP) untuk melebarkan bisnis ke pangsa pasar business to consumer (B2C).

CEO dan Co-Founder Prosa.ai Teguh Eko Budiarto mengatakan, pihaknya melihat kesempatan untuk mulai menggarap pangsa pasar B2C yang dimulai dengan melebarkan pasar produk TTS ke pangsa pasar B2C, terlebih lagi saat ini semakin banyak bermunculan content creator di Indonesia yang membutuhkan audio voice over yang berkualitas.

“Kami melihat banyaknya permintaan dari user individu atau non-enterprise untuk produk Text-to-Speech kami yang berbasis cloud yang memungkinkan user dapat mensintesis naskah teks-nya dengan cepat, mudah, dan ekonomis. Pengguna hanya cukup mengunggah atau mengetik teks yang ingin diubah menjadi suara pada website kami dan dalam waktu beberapa detik tulisan akan dikonversi menjadi ucapan atau suara” ungkap Teguh dalam siaran pers, Kamis (16/9/2021).

Teguh mengungkapkan, berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan oleh tim Prosa TTS, penggunaan kebutuhan audiobook menempati posisi pertama dengan persentase sebesar 24% dari total generasi audio. Untuk mengakomodir kebutuhan penggunaan tersebut, Prosa juga menciptakan suara yang didesain khusus untuk audiobook berbahasa Indonesia yang diberi nama Dini.

Baca juga :   HUB.ID Fasilitasi Startup Indonesia Dapat Investasi Hingga Rp2,6 Triliun

Karakter suara Dini ini dianggap sangat cocok untuk bercerita, karena Dini mempunyai gaya bicara lirih dan penuh penghayatan. Selain itu, akurasi dan prosodi pengucapannya telah ditingkatkan menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, Prosa.ai juga meningkatkan inovasinya dengan menghadirkan karakter suara-suara lainnya seperti, suara Dimas (laki-laki) dengan gaya bicara formal, Dimas dengan gaya bicara ekspresif, dan Ocha (perempuan) dengan gaya bicara ramah. Penggunaan model suara Dimas & Ocha ini lebih cocok pada pembacaan berita (news narrator) dan voice-over.

“Teknologi Text-to-Speech memang bukanlah hal yang baru. Meskipun begitu, Prosa TTS memiliki keunggulan lainnya dibanding produk Text-to-Speech lainnya, seperti model-model suara yang dihasilkan oleh Prosa TTS itu unik, tidak bisa ditemukan di produk Text-to-Speech lainnya. Selain itu, kamus tata bahasa Prosa TTS juga selalu kami perbarui sehingga dapat meminimalisir kesalahan pengucapan,” kata Teguh.

Baca juga :   Potensi Pasar Ekonomi Digital Indonesia Belum Tergarap Optimal

Selama ini Produk solusi dari Prosa.ai yang sudah dipasarkan ke pangsa pasar B2B adalah chatbot, analitik sentimen (CX), speech-to-text, transkripsi rapat, biometrik suara, anti-hoaks, regulatory technology, dan mesin pemroses bahasa Indonesia (NLP) lainnya.

Salah satu produk solusi terbarunya adalah produk SaaS Text-to-Speech (TTS), sebuah solusi berbasis cloud yang dapat memenuhi kebutuhan dalam mengubah teks menjadi suara. Solusi TTS untuk pangsa pasar B2B digunakan untuk mendukung website-website perusahaan dan informasi publik supaya dapat dibaca oleh penyandang disabilitas tunanetra dan juga berbagai audiobook.

Prosa Text-to-Speech (TTS) dilengkapi dengan berbagai macam fitur yang memudahkan pengguna, yaitu Speech Synthesizer (penyintesis ucapan) yang membantu memudahkan pengubahan teks tertulis menjadi sebuah ucapan. Human-sounding Voices merupakan teknologi yang memungkinkan pengguna dapat memilih karakter suara dan gaya bicara manusia yang natural. Voice tuning adalah fitur yang dapat menyesuaikan tinggi rendahnya nada serta mengatur kecepatan berbicara.

Baca juga :   Generasi Milenial Terancam Pengangguran

Terakhir, Flexible Audio File yaitu fitur yang dapat menghasilkan audio dalam berbagai format (WAV, MP3 dan OPUS) sehingga pengguna dapat memutar, menyimpan atau mengunding audio tersebut.

 

STEVY WIDIA

Tags: Artificial Intelligence (AI)Prosa.ai
Previous Post

Smartphone Ini Siap Dukung Aktivitas Keseharian Anak Muda

Next Post

eWTP Technologi Untuk Pertama Kali Ikut Pendanaan Startup di Indonesia

Related Posts

Kelas Pintar AI
Technology

Kelas Pintar Terapkan AI Pada Fitur Pembelajaran Guru dan Murid

6 Maret 2026
0
Samsung Galaxy S26 Series
Industry

Samsung Galaxy S26 Series Tingkatkan Kemampuan AI Untuk Dukung Rutinitas dan Kreativitas

3 Maret 2026
0
TEDxSampoerna University 2026
Technology

TEDxSampoerna University 2026, Bahas Kesiapan Gen Z Hadapi Era AI

27 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Fuse

eWTP Technologi Untuk Pertama Kali Ikut Pendanaan Startup di Indonesia

Ideacloud

Ideacloud 2021, Dukung Pelaku Bisnis Jadi Pelaku Ekonomi Utama Indonesia di Tahun 2030

Unpad

Unpad Gelar Kompetisi Startup Teknologi Mahasiswa Tingkat Nasional

Discussion about this post

Recent Updates

Penipuan Digital

Penipuan Digital di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain, Ini Cara Menghindarinya

13 Maret 2026
Apple Developer Academy

Apple Developer Academy Kelima Digelar, Lebih dari 100 Peserta Ikut Kelas Perdana

13 Maret 2026
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Penipuan Digital

Penipuan Digital di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain, Ini Cara Menghindarinya

13 Maret 2026
Apple Developer Academy

Apple Developer Academy Kelima Digelar, Lebih dari 100 Peserta Ikut Kelas Perdana

13 Maret 2026
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version