Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kemenkominfo Gencar Pertemukan Startup Indonesia Dengan VC Amerika

7 Oktober 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Startup Peduli Lingkungan Jawara Bootcamp GN 1000 Startup Digital Semarang

Anak muda bergerak di ekonomi kreatif lewat startup. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) berupaya untuk menciptakan startup unicorn selanjutnya dari Indonesia. Untuk itu, Menkominfo Rudiantara pun melakukan pertemuan dengan sejumlah venture capital (VC) di Amerika Serikat melalui video conference.

Pertemuan dengan para VC ini adalah memberikan perkembangan ekonomi digital di Indonesia selama dua tahun terakhir yang begitu pesat. Selain itu, bertukar masukan dari para pemimpin VC agar startup Indonesia dapat menjadi fokus investasi bagi para investor tersebut sehingga potensi ekonomi digital Indonesia dapat terwujud dalam waktu singkat dan optimal. Kegiatan ini juga mempertemukan para startup nasional dengan VC.

Hadir dalam pertemuan ini dari pihak VC kenamaan adalah Bill Reichert (Fenox+Garage Technology Ventures), John Drexler (Sovereigns Capital), Lydia Jett (Softbank), Ramanan Raghaverdan (Amasia), Tom Terbell (Rise Capital), serta Henry Kaetsner dan Luke M Roush (Sovereigns Capital).

Baca juga :   Aceh Tengah Buka Pusat Promosi Kerajinan

Sementara, tim Indonesia yang melakukan pertemuan di Palo Alto, California, adalah Lis Sutjiati (Staf Khusus Menkominfo Bidang PMO & Digital Economy), David Rimbo dan Rudy Ramawy (Tim Asistensi Menkominfo untuk Inisiatif Strategis Ekonomi Digital), Sonita Lontoh (Indonesia Diaspora/SVATA+Siemens), Edward Wanandi (Palapa Ventures), Perwakilan dari KJRI San Francisco, William Tanuwijaya (Tokopedia), dan Kevin Aluwi (Go-Jek).

“Bisa Anda lihat ini adalah Indonesia yang sekarang. Ini juga merupakan Indonesia di masa depan. Bisa dibayangkan di 2030 merupakan waktu yang cukup lama, tapi bagi kami yang berpengalaman di dunia startup dalam Indonesia yang terlahir kembali pada 19 tahun yang lalu, itu terasa seperti baru kemarin,” ujar Rudiantara lewat video conference, dalam siaran pers Kominfo, Jumat (6/10/2017).

Baca juga :   Startup Indonesia Jadi Salah Satu Pemenang AMEA Small Business Grant Contest 2022

Potensi Indonesia itu juga didorong dengan kondisi Indonesia yang akan mendapat puncak bonus demografi pada 2030. Tak hanya itu, berdasarkan penelitian PWC, ekonomi Indonesia akan menjadi urutan kelima pada 2030 dilihat dari sudut pandang Gross Domestic Product (GDP).

“Jadi saya selalu berkata pada teman-teman kalian harus berinvestasi di Indonesia sekarang juga. Jika kalian tidak berinvestasi di Indonesia mulai dari sekarang, perusahaan lain akan terlebih dahulu berinvestasi dan kalian akan kehilangan kesempatan,” tutur pria yang akrab dipanggil Chief RA ini.

Setelah itu, pertemuan lanjutan dilakukan antara startup Indonesia dan para VC. Pertemuan ini dibuka dengan presentasi dari perwakilan unicorn Indonesia, yakni Kevin Aluni (Go-Jek) dan William Tanuwijaya (Tokopedia). Aluni menuturkan, masalah sosio-ekonomi di Indonesia memberikan kesempatan para startup untuk menawarkan solusi.

Baca juga :   Mohamad Iqbal : Mengembangkan Solusi Teknologi Bagi Pelaku UMKM

Perwakilan VC yang turut dalam pertemuan berasal dari Sovereigns Capital, Softbank, Google, F50, 500 Startups, Amasia, Immersive, Pacific Technology Partners, PV Global, Diamond Head Ventures, Axonne, Elixir Capital, 1955 Capital, Angel Labs, Hanover Partners, Professor at Hult, termasuk Crop Enhancement.

STEVY WIDIA

Tags: Corporate Venture Capital (CVC)Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)startupUnicorn startup
Previous Post

Kredivo Peroleh Pendanaan Seri A

Next Post

Go-Jek Bakal Ekspansi ke Asia Tenggara

Related Posts

Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Startup Capunglam
Startup & Entrepreneurship

Startup Capunglam Hadirkan Model Usaha Pangan Skala Rumah Tangga

9 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Go-Jek Siap Luncurkan Layanan Blue Bird

Go-Jek Bakal Ekspansi ke Asia Tenggara

YouTube Fanfest Digelar di Surabaya

YouTube Fanfest Digelar di Surabaya

Bekraf Fasilitasi Peserta Food Startup Indonesia Dengan Investor

Bekraf Fasilitasi Peserta Food Startup Indonesia Dengan Investor

Discussion about this post

Recent Updates

Pasar Karbon ASEAN

RI dan ASEAN Percepat Pasar Karbon, Potensi Pendapatan Tembus US$3 Triliun

8 April 2026
Google Gemini AI

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pasar Karbon ASEAN

RI dan ASEAN Percepat Pasar Karbon, Potensi Pendapatan Tembus US$3 Triliun

8 April 2026
Google Gemini AI

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version