Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Mengapa Startup RI Masih Sulit Masuk Pasar Modal?

19 Maret 2017
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Deloitte - bursa saham

Deloitte: Bursa Saham Indonesia Terkuat Keempat di Dunia pada 2023 (Foto: Istimewa/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan pesat perusahaan berbasis startup teknologi di Indonesia terbilang baru. Meski sejumlah startup RI sudah mulai jadi perusahaan besar, tapi sampai sejauh ini belum ada satu pun yang sudah atau menyatakan rencana melantai di pasar modal.

Direktur Jakarta Founder Institute (JFI), Andy Zain, mengungkapkan Indonesia berbeda dengan negara-negara lain di mana startup sudah puluhan tahun berkembang. Sementara di Indonesia, startup teknologi baru berkembang sangat pesat beberapa tahun terakhir.

“Jadi kenapa di Silicon Valley banyak yang sudah IPO, sementara di Indonesia startup belum sama sekali. Apa bedanya? Dari sisi maturity industri startup di Amerika Serikat sudah 20 tahunan, seperti Amazon bahkan sudah 25 tahun, Google dan Facebook juga sudah puluhan tahun,” kata Andy belum lama ini.

Baca juga :   EV Hive City, Coworking Space Yang Bisa Wadahi 1000 Startup

Menurut dia ototitas pasar modal di sana juga sudah lebih mapan dibandingkan dengan Indonesia. Aturan-aturan pasar modal di Negara Paman Sam memudahkan startup untuk mencari tambahan modal di bursa.

“Mereka ada bursa sendiri untuk startup seperti di Nasdax. Perusahaan yang listing di sana juga sudah banyak sekali, sementara kita untuk pasar modal sendiri masih banyak orang belajar,” ungkap Andy.

Namun dibandingkan dengan negara-negara tetangga, Indonesia pun sebetulnya tak tertinggal terlalu jauh. Meski startup sudah lebih berkembang, pasar modal dan pemerintah di negara-negara tetangga juga masih merancang skema terbaik IPO bagi startup.

“Di Singapura, Thailand, Malaysia, dan Filipina juga baru ngomong bagaimana bisa dijual di pasar modal. IPO itu kan bagaimana rise yang banyak sekali dalam waktu cepat. Sementara kalau dari institusi enggak cukup. Bahkan startup yang sudah besar di Indonesia seperti Tokopedia dan Gojek saja belum memikirkan untuk IPO,” pungkas Andy.

Baca juga :   Melalui Indigo, Telkom Bangun Ekosistem Digital

JFI merupakan lembaga yang selama ini melatih banyak startup pemula di Indonesia. Selain itu, JFI juga menjadi lembaga ventura yang mendanai sejumlah startup di Indonesia.

 

STEVY WIDIA

Tags: Jakarta Founder Institute (JFI)pasar modalstartup
Previous Post

Bekraf Ingin Startup Lokal Siap Melawan Startup Luar

Next Post

Kusumo Martanto: Blibli.com Memiliki Komitmen Mengembangkan Produk UKM dan Potensi Kreativitas Anak Muda

Related Posts

SelectUSA Investment Summit 2026
Startup

SelectUSA Investment Summit 2026, Kompetisi Bagi Startup Indonesia Yang Siap Masuk Pasar AS

24 Februari 2026
0
TechCrunch Disrupt 2022
Startup

TechCrunch Kembali Gelar Startup Battlefield 200 Tahun 2026

18 Februari 2026
0
Living Lab Ventures
Startup

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Kusumo Martanto

Kusumo Martanto: Blibli.com Memiliki Komitmen Mengembangkan Produk UKM dan Potensi Kreativitas Anak Muda

Pemerintah Dorong Pengembangan SDM Ekonomi Digital

Pemerintah Dorong Pengembangan SDM Ekonomi Digital

Perlu Upaya Keras Memperkenalkan Produk Digital Indonesia

Perlu Upaya Keras Memperkenalkan Produk Digital Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

SIRCLO

Transaksi E-commerce Naik 115% Selama Ramadan–Lebaran 2025, SIRCLO Bagikan Tips Belanja Hemat

25 Februari 2026
PGE - Flow2Max

PGE Dorong Optimalisasi Panas Bumi Global lewat Teknologi Flow2Max di Filipina

25 Februari 2026
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
SIRCLO

Transaksi E-commerce Naik 115% Selama Ramadan–Lebaran 2025, SIRCLO Bagikan Tips Belanja Hemat

25 Februari 2026
PGE - Flow2Max

PGE Dorong Optimalisasi Panas Bumi Global lewat Teknologi Flow2Max di Filipina

25 Februari 2026
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version