Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

OVO Gaet 1,2 Juta Mitra di 426 Kota Se Indonesia

4 Juli 2021
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
OVO Nabung

Targetkan Gen Z Jadi Nasabah, OVO Berkolaborasi dengan Superbank Hadirkan OVO Nabung (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Transaksi pembayaran, rewards dan layanan keuangan digital menjadi pilihan favorit para pelaku usaha di masa pandemi Covid-19 ini. Hal ini dibuktikan oleh OVO yang berhasil merangkul lebih dari 1,2 juta merchant di 426 kota dan kabupaten.

Bahkan OVOmemperoleh predikat sebagai dompet digital yang paling banyak digunakan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia versi Mandiri Institute.

Survei Mandiri Institute dilakukan secara daring pada periode Maret-April 2021 terhadap 505 responden dari berbagai kota di Indonesia. Dalam laporan hasil survei yang bertajuk Situasi Terkini UMKM Awal Q2-2021 tersebut, ditemukan bahwa 53% UMKM sudah beralih berjualan secara online. Selain itu, dalam survei tersebut didapati sebanyak 72% pelaku UMKM menyatakan menggunakan Ovo sebagai alat pembayaran mereka

Baca juga :   JULO Gandeng BukuWarung Untuk Perluas Penyaluran Kredit Modal Usaha 7 Juta UMKM

Head of Corporate Communications Ovo Harumi Supit mengatakan perseroan terus menginisiasi agar para pelaku UMKM agar dapat beralih ke digital sesuai dengan harapan pemerintah. Dia berterima kasih kepada UMKM yang telah menggunakan Ovo.

“Sejak awal, OVO telah berkomitmen untuk menjadi dompet digital mitra UMKM. Terlebih di kala pandemi Covid-19 melanda, di mana dompet digital menjadi kebutuhan penting bagi pelaku UMKM,” kata Harumi dalam siaran pers Jumat (2/7/2021).

Survei Mandiri Institute dilakukan di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan beberapa provinsi di Indonesia bagian timur. Tujuan survei kali ini adalah untuk melihat kondisi UMKM pada masa pemulihan UMKM dan penetrasi digital serta kanal online pada akhir Kuartal I/2021 sampai awal Kuartal II/2021.

Baca juga :   Sinergi OCBC & Ant International Dorong Pembiayaan Inklusif Bagi Pengusaha dan UMKM di Indonesia

Temuan dari survei menginformasikan bahwa kondisi UMKM nasional sudah mengalami perbaikan yang signifikan. Sebanyak 85% responden UMKM menjawab kondisi usaha sudah kembali berjalan normal pada awal Kuartal II/2021. Sementara itu jika melihat situasi pada September 2020, hanya 28% UMKM yang menjawab hal yang sama.

Tercatat, 22% UMKM yang tadinya berhenti beroperasi kembali beroperasi secara normal pada 2021. Survei tersebut juga menyebutkan lebih dari 24% UMKM menggunakan dompet digital dalam bertransaksi usaha.

 

STEVY WIDIA

Tags: layanan keuangan digitalMandiri InstituteOVOUMKM
Previous Post

Kencan Online, Waspadai Ancaman Penguntitan Dan Doxing

Next Post

Apa itu Bullseye Marketing?

Related Posts

QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan
Digital Business

Resmi! Sekarang Bisa Bayar Pakai QRIS di Korea Selatan, Tak Perlu Tukar Won

6 April 2026
0
Fitur Teknologi AI Grab
Technology

400 Ribu Merchant Manfaatkan Fitur Teknologi AI Grab Untuk Perluas Usaha

1 April 2026
0
e-commerce
Digital Business

Analisis Momentum Works: Peringatan Menkeu Purbaya bagi e-Commerce Asing di Indonesia

27 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Buliseye Marketing

Apa itu Bullseye Marketing?

Pekan Jajan

100 Startup Kuliner Lolos Ke Demoday FoodStartup Indonesia 2021

google play

Google Mulai Adopsi Android App Bundle, Para Pengembang Harus Siap

Discussion about this post

Recent Updates

Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version