Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Prediksi dan Keamanan Teknologi 5G Tahun 2020

3 Januari 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Telkomsel Implementasikan Teknologi 4.5G di 9 Kota

Tekomsel siap ujicoba 5G. (Foto: ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Diperkirakan bahwa kapasitas data di seluruh dunia akan mencapai 175 zettabytes pada tahun 2025. Itu artinya meningkat 1,2 zettabytes dari 2010 ketika 4G pertama kali digunakan secara global. Dengan peningkatan dramatis dalam jumlah dan kecepatan transfer, tentu menjadi potensi bagi perangkat yang terhubung dengan munculnya ekspansi alami dan amplifikasi ancaman.

Teknologi jaringan seluler generasi kelima (5G) akan hadir dan diperkirakan 100 kali lebih cepat dari sistem 4G saat ini. Teknologi ini dengan latensi atau waktu jeda 25 kali lebih rendah, akan digunakan sebanyak satu juta perangkat didukung dalam jangkauan satu kilometer persegi. Fondasi yang membentuk 5G dapat dirangkum dalam lima teknologi: Gelombang milimeter, jaringan sel kecil, MIMO masif (Multiple Input Multiple Output), beamforming dan byte duplex penuh.

Amin Hasbini, Head of Research Center, Global Research & Analysis (GReAT) Team, Timur Tengah, Turki dan Afrika mengungkapkan, seiring inovasi 5G menyebar luas, akan terdapat juga beberapa kekurangan dan ketidaksempurnaan yang akan muncul pada peralatan 5G.

Baca juga :   Cari Bibit Atlet Esports Dunia, Garena Buka Pendaftaran Menuju Turnamen Call of Duty

“Kerangka kerja pelanggan (customer framework) dan administrasi para pihak berwenang. Kekurangan semacam itu dapat memungkinkan para pelaku kejahatan siber merusak infrastruktur telko, melumpuhkan, memata-matai atau mengalihkan lalu lintasnya. Negara-negara perlu mengatur kemampuan nasional dalam penanganan teknik konfirmasi objektif yang khusus mengevaluasi baik pengadopsi dan pemasok 5G, untuk mengevaluasi kekurangan yang perlu diperbaiki,” ungkap Amin dalam keterangan yang dirilis Kaspersky, Jumat (3/1/2020).

Dia memaparkan, salah satu masalah adalh privasi. Para penyedia layanan 5G akan memiliki akses luas ke sejumlah besar data yang dikirim oleh perangkat pengguna, sehingga dapat menunjukkan apa yang benar-benar terjadi di dalam lokasi rumah atau setidaknya menggambarkannya melalui metadata di lingkungan sekitar pengguna, sensor in-house dan parameter internal.

Data tersebut dapat mengekspos privasi, memanipulasi dan penyalahgunaan data pengguna. Penyedia layanan juga bisa saja mempertimbangkan menjual data tersebut ke perusahaan layanan lain seperti pengiklan dalam upaya untuk membuka aliran pendapatan baru. “Ancaman lebih besar juga akan terjadi ketika komponen infrastruktur penting seperti air dan peralatan energi memiliki potensi risiko,” ujarnya.

Baca juga :   Kaspersky dan Century Fox Promosikan The Predator

Di sisi lain, 5G akan membantu dalam menyebarkan komunikasi ke sejumlah besar wilayah geografis dibandingkan situasinya saat ini dan juga mendukung perangkat yang tidak dapat terhubung jaringan dengan pemantauan dan kontrol jarak jauh. Dengan banyaknya sistem terkait dan terhubung sangat membantu konektivitas namun juga dapat mengubah infrastruktur non-kritis menjadi kritis dan karenanya memperluas sejumlah risiko.

“Masyarakat pada umumnya tertarik untuk mengadopsi kemudahan dan komunikasi tanpa henti, namun dalam kasus ancaman nyata, ketertiban umum kerap berada dalam risiko,” ungkap Amin.

Untuk itu, Pemerintah dan para pemimpin industri harus bekerja sama dalam upaya membawa proyek teknologi 5G yang aman dan nyaman untuk meningkatkan layanan dan kualitas hidup bagi masyarakat di era smart city seperti sekarang ini. Lebih jauh lagi, model kepercayaan komunikasi akan berbeda dari generasi seluler sebelumnya.

Baca juga :   Tokopedia START Summit 2020 : Ajak Korporasi Dan Startup Bertransformasi Digital

Perangkat IoT dan M2M juga diperkirakan akan menempati bandwidth jaringan 5G. Bagaimana semua perangkat dalam jaringan 5G akan mengungkap masalah yang sebelumnya tidak diketahui dalam desain dan perilaku 5G. Sehubungan dengan kekhawatiran semacam itu, mengadopsi model jaringan zero-trust, penilaian kualitas yang ketat dan kesesuaian aturan akan membantu membentuk hubungan baik antara para pengguna dan penyedia teknologi.

“Vendor hi-tech dan struktural pemerintahan harus bekerja sama dalam upaya mencegah eksploitasi 5G oleh para aktor ancaman dan melestarikan fitur inovatifnya demi kemajuan teknologi dan peningkatan kualitas kehidupan di era saat ini,” pungkasnya.

STEVY WIDIA

Tags: 5Gkasperskykeamanan data
Previous Post

Hadapi Bencana Banjir, Telkom Siagakan Perangkat Jaringan dan Siapkan Posko Bantuan untuk Masyarakat

Next Post

Hotel Budget di Indonesia Jadi Primadona Baru

Related Posts

Ancaman Siber Berbasis Web
Technology

Ancaman Siber Berbasis Web di Indonesia Tembus 14,9 Juta Kasus di Tahun 2025

3 Maret 2026
0
Indosat Hadirkan Modem Internet 5G Praktis Di Rumah dan Perjalanan
Technology

Indosat Hadirkan Modem Internet 5G Praktis Di Rumah dan Perjalanan

27 Februari 2026
0
Penipuan Secara Mandiri
Industry

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

15 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Di Yogya, Jumlah Booking OYO Kuartal 1 Naik Drastis

Hotel Budget di Indonesia Jadi Primadona Baru

Buku Putih Untuk Ekonomi Digital dan Transformasi Inklusif Indonesia

Buku Putih Untuk Ekonomi Digital dan Transformasi Inklusif Indonesia

Kemenperin Targetkan Bina 2 Ribu Pengusaha Kreatif Baru

Kemenperin Targetkan Bina 2 Ribu Pengusaha Kreatif Baru

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version