Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Program Antler Lahirkan Startup Geospasial dan Perjalanan Antarnegara Berbasis AI

14 November 2024
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Antler

CEO dan Co Founder SPUN Christa Sabathaly dan CPO dan Co Founder SPUN Dilla Anindita Purnawan. (Foto: istimewa/Antler)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Program residensi Antler menelurkan dua startup yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengembangkan aplikasi di bidang geospasial dan perjalanan antar negara. Kedua startup itu adalah SPUN dan Geosquare.

Program residensi Antler dirancang untuk membantu para founder startup dalam membangun pondasi bisnis yang solid dan produk digital yang matang dan berpotensi.

“Antler berkomitmen untuk mendukung para pendiri visioner seperti Geosquare dan SPUN yang memanfaatkan teknologi AI untuk mengatasi tantangan nyata,” kata Agung Bezharie Hadinegoro, Partner di Antler Indonesia dikutip Kamis (14/11/2024).

Dijelaskan, SPUN merupakan startup yang menggunakan teknologi AI untuk mempercepat proses pengajuan visa dan izin tinggal, baik untuk individu maupun perusahaan. Saat ini, SPUN melayani 198 kewarganegaraan untuk pengajuan visa masuk ke Indonesia dan juga melayani pengajuan visa bagi warga Indonesia ke lebih dari 70 negara.

“Salah satu inovasi utama yang kami lakukan dengan teknologi SPUN adalah mempercepat proses verifikasi. Yang sebelumnya bisa memakan waktu rata-rata 40 menit kini hanya memerlukan 3-4 menit untuk beberapa tipe visa. Kami juga memberikan jaminan uang kembali bagi pengguna jika visa mereka ditolak,” jelas Dilla Anindita Purnawan, Co-founder & CPO SPUN.

Baca juga :   Aplikasi 'Mendoan' Permudah Hafal Doa

Dengan fitur-fitur seperti SPUN Chatbot Assistant, Commerce, dan Dashboard, pengguna dapat mengakses panduan visa, layanan pengajuan visa, serta verifikasi dokumen secara otomatis.

Co-Founder & CEO SPUN Christa Sabathaly menambahkan, “Proses pengurusan visa adalah sesuatu yang kompleks dan memerlukan ketelitian tinggi.”

“Melalui SPUN, aplikan dapat melihat semua visa yang mereka butuhkan dalam satu tampilan. Kami juga menyediakan berbagai layanan tambahan seperti asuransi perjalanan, penerjemahan dokumen resmi, pendirian perusahaan, pengurusan pajak, dan lainnya,” kata Christa.

Sejak website SPUN Commerce diluncurkan pada Maret 2024, SPUN berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis sebesar 100 persen selama empat bulan berturut-turut, dengan proyeksi annualized revenue sebesar 500 ribu dolar AS di akhir tahun 2024.

Baca juga :   Qlue Hadirkan Solusi Cerdas Yang Bisa Kurangi Kemacetan Hingga 35%

Dalam waktu dekat, SPUN berencana berekspansi ke negara lain di kawasan Asia Pasifik, yang nilai pasar biaya visa yang diperkirakan lebih dari 36 miliar dolar AS dari jumlah 300 juta travellers setiap tahunnya.

Adapun Geosquare memvisualisasikan data geospasial dalam bentuk “kotak” pada peta, sehingga data tersebut lebih mudah diakses, dipetakan, dan dianalisis untuk berbagai keperluan. Sebagai contoh, seluruh wilayah Jakarta dapat divisualisasikan menjadi sekitar 264 ribu kotak yang masing-masing mewakili area seluas 50×50 meter. Setiap kotak dapat menyimpan informasi unik tentang area yang diwakilinya.

“Kami mengkompilasi data pemetaan terbaru dari berbagai sumber dan mengolahnya menjadi visual yang lebih kaya dan fleksibel. Data ini kami tawarkan kepada pemerintah maupun pelaku bisnis untuk melakukan pemetaan serta menemukan informasi penting, seperti kepadatan populasi, distribusi real estate, citra satelit, dan lainnya,” kata Benny Emor, Founder & CEO Geosquare

Baca juga :   ITS Boyong 8 Medali Di Kompetisi TIK Gemastik 2018

Menurut Benny, misi mereka adalah menjadi ‘YouTube’ bagi data geospasial, sehingga semua pihak dapat dengan mudah memperoleh wawasan yang mereka butuhkan dan fokus pada area yang ingin ditargetkan.

Prestasi Geosquare dan SPUN sejalan dengan misi Antler untuk memberikan dukungan finansial dengan wawasan bisnis jangka panjang. Dukungan itu memungkinkan startup menciptakan lapangan kerja baru, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, dan mendorong adopsi teknologi yang lebih maju.

Sejak berdiri pada 2018, Antler telah berinvestasi di lebih dari 800 startup di seluruh dunia, yang telah menciptakan lebih dari 6.000 lapangan kerja baru dan menyumbang lebih dari US$242 juta pada PDB tahunan.

 

STEVY WIDIA

 

Tags: AntlerGeosquarekecerdasan buatan (AI)SPUNstartupStartup Geospasial
Previous Post

Telkomsel Jaga Bumi Tanam 10.600 Mangrove Hasil Donasi Poin Pelanggan

Next Post

Tren Bullish Kripto: Harga Bitcoin dan Aset Kripto Lain Naik Signifikan

Related Posts

Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
Chatgpt Tools AI
Technology

ChatGPT Dominasi Tools AI yang Paling Banyak Digunakan Pada Mobile dan PC

30 Maret 2026
0
Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Mastercard akses kripto

Tren Bullish Kripto: Harga Bitcoin dan Aset Kripto Lain Naik Signifikan

asuransi digital

Perluas Akses Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan MyVitamine.co.id

MDI Ventures

MDI Ventures & Telkom Gelar Nex-BE Fest 2024, Targetkan Nilai Sinergi Rp2,6 Triliun

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version