Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Sejumlah Bursa Kripto Yang Bangkrut Sampai Jadi Buron

26 Desember 2022
in Headline
Reading Time: 2 mins read
bitcoin

Harga Bitcoin Anjlok, Ini yang Harus Dilakukan Investor di Indonesia (Foto: istimewa/Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penambang bitcoin berbasis di Amerika Serikat (AS) Core Scientific resmi bangkrut. Ini menjadi akhir dari runtuhnya  sejumlah perusahaan kripto yang bangkrut sejak awal tahun 2022.

Core Scientific mengungkapkan beberapa penyebab perusahaan bangkrut, yaitu, penurunan tajam harga bitcoin. Lalu, kenaikan biaya energi untuk penambangan bitcoin Utang US$7 juta yang belum dibayar dari pemberi pinjaman kripto di AS Celsius Network, salah satu pelanggan terbesar perusahaan.

Dalam pengajuan kebangkrutan di pengadilan, perusahaan mengatakan bahwa tidak akan dilikuidasi. Core Scientific bermaksud mengejar restrukturisasi yang didukung oleh kreditur yang memegang lebih dari 50% dari catatan konversi perusahaan.

Hakim Kebangkrutan AS David Jones menyetujui pinjaman kebangkrutan Core Scientific untuk sementara waktu US$37,5 juta di sidang pengadilan di Houston, Texas. “Perusahaan akan mencari persetujuan akhir atas pinjaman dan izin meminjam tambahan US$37,5 juta pada Januari,” demikian dikutip dari Reuters baru-baru ini.

Baca juga :   Kini Centennial Coin Hadir di Indonesia

Pengacara Core Scientific mengatakan terbuka untuk penawaran pembiayaan yang lebih baik dari pemberi pinjaman lainnya. Core Scientific Core Scientific merupakan penambang cryptocurrency terbesar di Amerika Serikat. Perusahaan memasok bitcoin untuk diri sendiri dan pelanggan, seperti Celsius.

Sebelum Core Scientific, pelanggannya Celsius Network sudah lebih dahulu mengajukan kebangkrutan pada Juli lalu. Demikian juga dengan Three Arrows Capital (3AC) yang memiliki utang pada Celcius. Perusahaan hedge fund ini terkena krisis likuiditas dalam ekosistem kripto karena gagal membayar utang.

Lalu ada Terra Luna bangkrut setelah koin kriptonya anjlok hingga menjadi Rp 0 pada Mei. Pendiri CEO Terraform Labs Do Kwon pun menjadi buron. Three Arrows Capital dan Celsius berinvestasi di Terra Luna.

Selain itu, ada pemberi pinjaman crypto AS Voyager Digital Ltd mengajukan kebangkrutan pada awal Juli, setelah menangguhkan penarikan dan penyetoran. Kemudian, BlockFi dan Compass Mining, dan yang paling mengegerkan adalah Bursa kripto FTX dan 130 perusahaan afiliasi milik Sam Bankman-Fried mengajukan kebangkrutan di pengadilan Kepailitan Amerika Serikat (AS) November lalu.

Baca juga :   Cryptopreneur Academy (CRAC), Kelas Edukasi Investasi di Aset Kripto

 

STEVY WIDIA

Tags: bitkoinCelsius NetworkCore Scientificcryptocurrency
Previous Post

Masyarakat Non Fixed Income Kini Dipermudah Akses Kepemilikan Rumah

Next Post

Xomerce Hadirkan Teknologi Pemasaran Dengan Inovasi WEB 3.0

Related Posts

NFT
News

Pikat Generasi Muda Berinvestasi Kripto Lewat Program NFT Badges

2 Maret 2023
0
bitcoin
Digital Business

Mastercard Gandeng 7 Startup untuk Permudah Akses Kripto

7 November 2022
0
Herdi Sularko - Vonix
Technopreneur

Herdi Sularko : Hadirkan Cryptocurrency Sebagai Instrumen Keuangan Masa Depan

4 Agustus 2022
0
Load More
Next Post
Xomerce Hadirkan Teknologi Pemasaran Dengan Inovasi WEB 3.0

Xomerce Hadirkan Teknologi Pemasaran Dengan Inovasi WEB 3.0

Grab Gelar HAJATAN Bagi 6.000 Mitra di 6 Kota

Grab Gelar HAJATAN Bagi 6.000 Mitra di 6 Kota

agoda

Survei Agoda Menunjukkan Orang Mulai Kembali Berwisata Berkelompok

Discussion about this post

Recent Updates

Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
Telkomsel RAFI 2026

Lebaran 2026: Trafik Data Meledak, WhatsApp dan Game Jadi Yang Tertinggi

8 April 2026
CIIC 2026

Siapkan Hadiah Rp15 Miliar, CIIC 2026 Fokus Cari Inovator Teknologi Iklim

8 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
Telkomsel RAFI 2026

Lebaran 2026: Trafik Data Meledak, WhatsApp dan Game Jadi Yang Tertinggi

8 April 2026
CIIC 2026

Siapkan Hadiah Rp15 Miliar, CIIC 2026 Fokus Cari Inovator Teknologi Iklim

8 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version