Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Shopee Kembangkan Potensi Batik & Produk Lokal

30 Juni 2018
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Shopee Kembangkan Potensi Batik & Produk Lokal

Peluncuran koleksi batik Shopee mendapat dukungan dari Bekraf dan Kemenperin. (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Sejalan dengan visi yang ingin dicapai untuk memaksimalkan potensi batik Indonesia. Shopee dan JKT Creative meluncurkan batik ekslusif Shoppe. Ini merupakan bagian dari inisiatif Kreasi Nusantara. Produk kreatif ini merupakan hasil dari upaya Shopee memberdayakan 250 pengrajin batik melalui kelas inspirasi Shopee.

“Melalui peluncuran koleksi batik Shopee ini kami berharap dapat mendorong perkembangan ekonomi digital dan meningkatkan kapasitas diri para pelaku para pelaku usaha lokal khususnya pengrajin batik,” ucap Handhika Jahja Direktur Shopee Indonesia, Jumat (29/6/2018) dikawasan Kebayoran Jakarta.

Kreasi Nusantara merupakan klasifikasi kategori pilihan produk yang meliputi gaya etnik, karya lokal, kudapan asli Indonesia, dan semua produk untuk memudahkan pengguna mencari barang yang mereka inginkan.

“Inisiatif ini juga dilatarbelakangi oleh potensi batik di Kreasi Nusantara yang menunjukkan respons positif. Penjualan batik di Kreasi Nusantara meningkat hingga 2 kali lipat sejak Kreasi Nusantara diluncurkan,” tambah Handhika.

Baca juga :   Shopee Perluas Jangkauan Ekspor UMKM Indonesia

Sejak peluncurannya, Kreasi Nusantara telah menunjukkan perkembangan signifikan dengan peningkatan hampir tiga kali lipat pada pembelian produk lokal.Motif batik eksklusif yang bertemakan “Swarnadwipa” yang berarti tanah emas ini nantinya akan digunakan sebagai seragam representatif Shopee dan juga merchandise seperti pouch, totebag, t-shirt, dan scarf.

Langkah ini mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung program ini. Jadi dengan adanya kreasi nusantara semacam ini tentunya akan mendorong para pelaku ikm khususnya para pengrajin batik tulis bisa semakin luas pemasarannya. Mungkin dengan jalan melalui shopee kompetensi ini harus diberikan penghargaan yang bagus sehingga warisan budaya ini bisa terus sustaince,” kata Eddy Siswanto, Sekretaris Direktorat Jenderal IKM Kemenperin pada kesempatan tersebut.

Lebih lanjut, Eddy menegaskan bahwa pihaknya saat ini bukan saja mendorong para pelaku UKm dalan memperluas upaya pemasaran untuk meningkatkan serta mengembangkan usahanya. Bahkan upata untuk melindungi batik sebagai warisan budaya Indonesia juga tengah dilakukan oleh Kemenprin.

Baca juga :   Shopee Mulai Kelas Perdana Program Bisnis Digital di SMKN 1 Bogor

“Dalam rangka untuk melindungi batik tulis ini, kami sedang mengupayakan trademark. Dan ini ada pengujian nya, karena batik ini adalah metode nya dan sekarang sedang dikembangkan alatnya. Disini kami punya SNI yang sudah memenuhi kriteria standar nasional dan menjadi keunggulan negara kita,” ucap Edi.

“Nah ini akan terus dieksplor dan ini yang sedang dilakukan oleh kementrian perindustrian dengan berkolaborasi oleh balai-balai penelitian sehingga hal ini selalu dinamis dan selalu mengikuti perkembangan yang ada. Jadi dengan trademark ini tujuannya adalah untuk memperkuat karya dan semia harus dibangun biar industri ini semakin kuat,” sambungnya.

Radityo Triatmojo, Head Goverment Reletion Shopee menuturkan menyambut baik dukungan yang telah diberikan pihak pemerintah antara lain Kemenprin, Bekraf serta JKT Ceeative untuk tujuan turut mengembangkan potensi pengrajin batik lokal di Indonesia. Bahkan jauh sebelum program ini diluncurkan, Shopee Indonesia telah memberdayakan UKM lokal melalui produk edukasi yang dikenal dengan nama “Kampus Shopee” dan sudah dibuat ke 33 kota di Indonesia.

Baca juga :   5 Tips Jitu Belanja Kebutuhan Pokok Secara Online

“Tentunya kami berterima kasih dengan adanya dukungan berbagai pihak seperti dari Kemenprin dan Bekraf serta JKT Creative. Oleh karena itu, sejak program ini diluncurkan. Nomor satu kami tetap menjaga kualitas ysng sesuai kebutuhan market dan kedua ide sampai teknologinya Indonesia kalau mereka bawa itu akan lebih bagus,” kata Radit.

“Harga kompetitf dan menjaga stok. Di Ecommerce user buyer juga sangat penting. Untuk saat ini kaminkonsen di Indonesia dulu pasarnya masih sangat luas. Disini kami melihat sisi pemasaran digital sangat bagus. Kami bermain di margin yang tidak besar sehingga kami bermain dengan harga yang kompetitif,” pungkasnya.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)Kementerian Perindustrian (Kemenperin)Kreasi NusantaraShopee
Previous Post

Bukalapak Rilis Fitur Streaming Video

Next Post

Kopiko78 dan Trans7 Gelar Nonton Bareng Balapan MotoGP di 7 Kota

Related Posts

Batik Keris
FEATURES

Batik Keris Terapkan Strategi “Heritage Tech” Untuk Tetap Relevan

7 Februari 2026
0
Shopee x Paragon
e-COMMERCE

Shopee dan Paragon Hadirkan Belanja Kecantikan O2O di Beauty Science Tech 2026

24 Januari 2026
0
Shopee Luncurkan Ekspor Flexi, Peluang Bagi UMKM Atur Toko Luar Negeri Sendiri
e-COMMERCE

Shopee Catat 90 Juta Produk UMKM Tembus Global

23 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Kopiko78 dan Trans7 Gelar Nonton Bareng Balapan MotoGP di 7 Kota

Kopiko78 dan Trans7 Gelar Nonton Bareng Balapan MotoGP di 7 Kota

Taksi Bosowa Kini Punya Aplikasi Online

Bosowa Taksi Gandeng Grab di Makassar

Food Startup Indonesia 2018, Peluang Startup Kuliner ke Permodalan

95 Startup Kuliner Bakal Kenalkan Produk di Depan Investor FSI

Discussion about this post

Recent Updates

XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version