Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup & Entrepreneurship

Sinergi Hexahelix Jadi Penguat Ekosistem Creative Tech Nasional

12 Januari 2026
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 2 mins read
Ini Tiga Model Ekonomi Kreatif Yang Bakal Tren di 2025

Menekraf/Kabekraf Teuku Riefky Harsya. (Foto:istimewa/Kemenekraf)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat ekosistem creative tech nasional dengan pendekatan sinergi hexahelix, melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan sektor bisnis. Langkah ini sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan perlambatan investasi global.

“Kami percaya ekonomi kreatif akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Karena itu, kolaborasi dengan pelaku industri dan investor menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem berbasis kekayaan intelektual,” ungkap Teuku Riefky Menteri Ekraf dikutip dari dalam keterangan resmi Senin (12/1/2026).

Kemenekraf menjalin kemitraan dengan East Ventures. Hal ini menjadi bagian dari program dana ekraf untuk pengembangan akses pendanaan, pembiayaan, dan investasi ekonomi kreatif, sekaligus tindak lanjut program Ekraf Tech Innovation Challenge.

Baca juga :   UK Landing Pad, Kemitraan Pemerintah Untuk Buka Jalan Startup Lokal Ke Pasar Global

Menurut Menekraf Riefky, kehadiran East Venturer ini juga menjadi wujud sinergi hexahelix antara pemerintah, pelaku bisnis, dan ekosistem inovasi dalam menjawab tantangan pembiayaan industri kreatif.

“Kolaborasi hexahelix diperlukan agar inovasi teknologi dan talenta kreatif tetap memiliki ruang tumbuh yang berkelanjutan,” ujar dia.

Sementara itu, Partner East Ventures Melisa Irene menyampaikan bahwa Indonesia masih menjadi pasar utama investasi perusahaan modal ventura tersebut.

“Dari lebih dari 300 perusahaan portofolio East Ventures, sekitar 75% berada di Indonesia, sementara sebagian lainnya tersebar di Singapura dan negara ASEAN,” ungkapnya.

Dengan populasi sekitar 284 juta jiwa dan tingkat penetrasi internet mencapai 80,6%, Indonesia masih menjadi pasar potensial bagi pengembangan produk digital, khususnya di sektor e-commerce, fintech, dan layanan berbasis aplikasi.

Kontribusi startup lokal juga tercatat signifikan. Startup on-demand di Indonesia telah menciptakan sekitar 588 ribu lapangan kerja dan memberikan tambahan pendapatan rumah tangga hingga Rp33,2 triliun, hal ini menegaskan peran ekonomi kreatif digital sebagai pendorong kesejahteraan.

Baca juga :   Program SheHacks Bawa 5 Startup Perempuan Indonesia Perkuat Jejaring di Kawasan Asia Tenggara

Peluang baru turut muncul dari berkembangnya sektor startup berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mencatat nilai investasi sekitar US$542,9 juta pada 2024. Tren ini diperkuat oleh dukungan lintas kementerian dan lembaga melalui berbagai program penguatan ekosistem inovasi nasional.

 

STEVY WIDIA

Tags: East Venturesekosistem creative tech nasionalEkraf Tech Innovation Challenge 2025Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)
Previous Post

Didukung Investasi Rp1 Triliun, Indonesia Resmikan Bursa Kripto Teregulasi ICEx

Next Post

Realme Jadi Official Gaming Phone Kompetisi M7 World Championship

Related Posts

Ekosistem East Ventures Makin Agresif: Dari Mahasiswa ke Pendanaan US$100 Juta
Startup & Entrepreneurship

Ekosistem East Ventures Makin Agresif: Dari Mahasiswa ke Pendanaan US$100 Juta

2 April 2026
0
3 Startup Mobilitas dan Keamanan Transportasi Terpilih Jadi Top Ekraf Tech Innovation Challenge 2025
Startup & Entrepreneurship

3 Startup Mobilitas dan Keamanan Transportasi Terpilih Jadi Top Ekraf Tech Innovation Challenge 2025

22 Desember 2025
0
Videotto
Startup & Entrepreneurship

East Ventures Beri Pendanaan Tahap Awal ke Startup Singapura Videotto

29 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Realme Jadi Official Gaming Phone Kompetisi M7 World Championship

Realme Jadi Official Gaming Phone Kompetisi M7 World Championship

Pinjaman Online

Utang Pinjol dan Paylater Warga Indonesia Capai Rp132,3 Triliun

Kampus Harus Jadi Garda Terdepan Cetak Talenta Digital

Jaga Ruang Digital Beretika, Pemerintah Blokir Aplikasi Grok

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version