Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Snapcart Raih Pendanaan Seri A Sebesar Rp135 Miliar

31 Oktober 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Reynazran Royono : Jeli Menangkap Peluang Bisnis dari Big Data

Reynazran Royono, Founder & CEO Snapcart (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Snapchart, startup cashback dan analisis konsumen mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mendapat pendanaan Seri A sebesar US$10 juta (sekitar Rp135 miliar). Dana segar ini bakal digunakan untuk melakukan ekspansi ke tiga negara baru di Asia Tenggara, serta untuk mengembangkan teknologi pembacaan teks dan machine learning.

Investasi ini dipimpin oleh Vickers Venture Partners, serta diikuti oleh Social Capital, Kickstart Ventures, dan Endeavor Catalysts. Investor Snapcart sebelumnya, seperti Wavemaker Partners dan SPH Ventures, juga turut berpartisipasi dalam pendanaan ini.

Dana segar ini rencananya akan digunakan oleh startup asal Indonesia tersebut untuk melakukan ekspansi ke tiga negara baru di Asia Tenggara yang belum bisa disebutkan nama-namanya. Selain itu, mereka juga akan menggunakan dana tersebut untuk mengembangkan teknologi pembacaan teks dan machine learning mereka.

Rencananya Snapcart akan memperkenalkan sebuah produk baru yang bisa mengambil informasi penjualan di toko tradisional, yang biasanya tidak mengeluarkan struk.

Baca juga :   Shopee Luncurkan Fitur Khusus Untuk Kurasi Ragam Produk dan Layanan Syariah

“Produk baru ini akan berfungsi seperti software Point of Sale (PoS), membuat kami bisa mendapatkan data penjualan barang di toko-toko tersebut. Selama ini, data itu hanya bisa didapat lewat cara manual dengan mengirim agen lapangan untuk menghitung persediaan barang di toko-toko,” jelas Reynazran Royono, CEO dan founder dari Snapcart belum lama ini.

Investasi ini juga melengkapi pendanaan sebesar US$3 juta (sekitar Rp40 miliar) yang mereka terima dari Vickers Venture Partners dan beberapa investor lain pada bulan Maret 2017 yang lalu.

Didirikan pada tahun 2015, Snapcart memungkinkan kamu untuk memotret struk pembayaran untuk mendapatkan cashback. Dengan “membaca” barang-barang yang dibeli pengguna di dalam struk tersebut, software analisis mereka bisa mengumpulkan data penjualan barang, mulai dari jumlah barang yang terjual, kapan barang tersebut dibeli, dan di mana transaksi berlangsung.

Baca juga :   Merger Bisa Meminimalisir Persaingan Startup

Berbagai data tersebut nantinya bisa digunakan oleh para perusahaan pembuat barang untuk mengambil keputusan-keputusan bisnis di kemudian hari. Para perusahaan hanya perlu membayar sejumlah uang untuk bisa melihat data penjualan barang secara real time lewat dashboard yang disediakan Snapcart. Metode ini diharapkan bisa menggantikan metode survei manual yang mahal dan membutuhkan waktu lama.

Saat ini, Snapcart telah beroperasi di Indonesia dan Filipina, serta telah membuka kantor untuk pengembangan bisnis dan akuisisi pengguna di Singapura. Mereka pun telah bekerja sama dengan 75 perusahaan FMCG seperti Unilever, Nestle, dan L’Oreal.

STEVY WIDIA

Tags: pendanaan seri AsnapchartstartupVickers Venture Partners
Previous Post

Facebook Luncurkan Aplikasi Workplace Chat

Next Post

Telkomsel Hadirkan Solusi Bisnis Terlengkap untuk UKM

Related Posts

Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Startup Capunglam
Startup & Entrepreneurship

Startup Capunglam Hadirkan Model Usaha Pangan Skala Rumah Tangga

9 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Telkomsel Hadirkan Solusi Bisnis Terlengkap untuk UKM

Telkomsel Hadirkan Solusi Bisnis Terlengkap untuk UKM

Apa Tantangan Terbesar e-Commerce di Indonesia ?

Ecommerce Diprediksi Melejit 5 tahun Mendatang

Tech In Asia Jakarta 2017 Hubungkan Investor dengan Talenta

Tech In Asia Jakarta 2017 Hubungkan Investor dengan Talenta

Discussion about this post

Recent Updates

Pasar Karbon ASEAN

RI dan ASEAN Percepat Pasar Karbon, Potensi Pendapatan Tembus US$3 Triliun

8 April 2026
Google Gemini AI

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pasar Karbon ASEAN

RI dan ASEAN Percepat Pasar Karbon, Potensi Pendapatan Tembus US$3 Triliun

8 April 2026
Google Gemini AI

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version