Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup & Entrepreneurship

Di Tengah Tech Winter, Startup Perlu Perhatikan Sisi Keamanan Siber Mereka

8 November 2022
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 3 mins read
Agensi PR

Upaya Mendukung Pengembangan Startup di Indonesia (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Lanskap industri teknologi, khususnya perusahaan rintisan (startup), tengah menjadi sorotan kuat oleh media karena sedang berada di situasi “musim dingin” (winter). Mayoritas perusahaan startup biasanya mengandalkan pendanaan dari pihak eksternal, dan saat pendanaan tersebut berhenti, beberapa bisnis terpaksa melakukan lay-off atas sejumlah aset, demi menyeimbangkan arus kas.

Musim dingin ini menjadi tantangan bagi para startup dalam menyesuaikan strategi bisnis, termasuk sistem keamanan siber mereka agar dapat  bertahan. Hal tersebut dilakukan agar startup dapat menghindari ancaman mendadak pada keamanan data mereka, terutama saat perusahaan sedang dalam kondisi yang kurang prima.

Tingkat ekonomi digital Indonesia berpotensi untuk meningkat hingga Rp4,531 triliun pada 2030, dari Rp632 triliun pada 2020. Ekonomi digital berbasis internet di Indonesia juga diproyeksikan tumbuh lebih besar lagi, dengan angka estimasi mencapai lebih dari Rp2,279 triliun pada 2025.

Sebagai bagian dari ekonomi kreatif, startup memiliki pondasi yang kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan menjadi salah satu aspek penting bagi ekonomi negara secara keseluruhan. Di waktu bersamaan, dukungan dari pemerintah Indonesia pada upaya digitalisasi dan ekspansi ekosistem startup telah mendorong sejumlah talenta luar biasa dari Tanah Air untuk membangun startup.

Baca juga :   Fetch.ai Luncurkan Program Akselerator Senilai US$10 Juta untuk Startup Berbasis AI

Namun demikian, meskipun startup telah berkembang pesat di Indonesia, banyak risiko siber yang mengintai seiring dengan pertumbuhan tersebut. Risiko serangan siber juga semakin meningkat di tengah tech winter yang menyebabkan perubahan besar dalam struktur organisasi, anggaran, dan pergantian karyawan perusahaan startup.

Adi Rusli, Country Manager Indonesia Palo Alto Networks mengatakan, pada awalnya pandemi memperburuk risiko siber yang dihadapi oleh bisnis di Indonesia, dengan lebih banyak orang bekerja dari rumah dan perusahaan mulai banyak berinvestasi dalam sarana digital.

Namun, baru-baru ini, ada tekanan tambahan pada para startup yang membutuhkan waktu, perhatian dan anggaran untuk mengusahakan bisnis mereka agar tetap menguntungkan, sehingga mengurangi fokus pada keamanan siber.

“Ini berarti banyak startup yang mungkin belum mempertimbangkan sumber daya mereka untuk memperbarui kapabilitas keamanan siber mereka, serta mengantisipasi potensi serangan yang terus berkembang,” kata Adi, Selasa (8/11/2022).

Baca juga :   Para Stakeholder Startup Kumpul di Tech In Asia Jakarta

Fokus startup pada keamanan siber sangat bergantung pada industri startup tersebut. Perusahaan yang bergerak di industri dengan regulasi ketat, seperti keuangan dan kesehatan, pada umumnya sangat menyadari risiko dan ancaman keamanan. Perusahaan-perusahaan ini biasanya akan memiliki kebijakan dan pelatihan keamanan siber untuk staf mereka.

Di sisi lain, perusahaan startup di luar industri tersebut atau yang tidak terlalu bergantung pada teknologi cenderung kurang peka terhadap masalah keamanan siber.

Secara umum, startup  berisiko menghadapi serangan malware, ransomware, serta business email compromise. Selain itu, langkah-langkah keamanan siber mereka juga biasanya mengabaikan risiko yang ditimbulkan secara internal oleh karyawan mereka sendiri. Karyawan mungkin memiliki pemahaman yang beragam terkait informasi yang harus dianggap rahasia dan cara menjaga keamanan informasi tersebut. Risiko ini diperburuk dengan peningkatan pergantian karyawan di tengah momentum tech winter.

Oleh karena itu, para pemimpin startup harus memahami bahwa mereka menjadi sasaran utama ancaman siber dan bahwa data berharga mereka terancam. Salah satu cara startup dapat melindungi diri dari risiko siber dengan lebih baik adalah melalui pemeriksaan celah keamanan , untuk langkah mitigasi yang memungkinkan dari aspek keamanan dan kelangsungan bisnis. Langkah-langkah keamanan paling minim yang diperlukan akan bervariasi tergantung pada industri, jenis data, dan penggunaan teknologi. Secara umum, postur keamanan harus difokuskan pada perlindungan privasi informasi rahasia, keamanan transaksi, dan kelangsungan operasi bisnis di tengah insiden siber.

Baca juga :   Pemerintah Targetkan 200 Startup Tiap Tahun

Selain itu, startup perlu mempertimbangkan untuk menerapkan pendekatan Zero Trust, strategi yang ‘menghapus’ konsep kepercayaan di dalam struktur jaringan organisasi. Untuk menerapkan Zero Trust secara efektif, perusahaan dapat menerapkan perangkat generasi lanjut yang memberi mereka visibilitas lebih baik dan validasi berkelanjutan, serta mengotomatiskan perlindungan menyeluruh melalui solusi cloud.

“Di tengah musim tech winter, para pemimpin startup perlu mempertimbangkan berinvestasi dalam strategi keamanan yang lebih kuat untuk melindungi bisnis mereka dan memastikan kelangsungan bisnis. Startup perlu melengkapi diri dengan pengetahuan, wawasan dan keahlian profesional, demi mengimbangi ancaman yang berkembang dan memperkuat infrastruktur mereka dengan baik,” tutup Adi.

 

HENNI SOELAEMAN

Tags: keamanan siberstartupTech Winter
Previous Post

Kafture, Cangkir Kopi Ramah Lingkungan

Next Post

Permudah Akses Pelaku Musik Kedua Negara, TOP Berkolaborasi dengan Perusahaan Hiburan Korea Selatan

Related Posts

ITSEC Asia
Industry

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
0
Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Startup Capunglam
Startup & Entrepreneurship

Startup Capunglam Hadirkan Model Usaha Pangan Skala Rumah Tangga

9 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Trinity

Permudah Akses Pelaku Musik Kedua Negara, TOP Berkolaborasi dengan Perusahaan Hiburan Korea Selatan

Markus dan Bravtyo - Pocket

Markus Kevin dan Bravtyo Takwa Pangukir : Bangun Platform Kesehatan Keuangan Keluarga Muda

Tadpole Finance jadi Nusa

Rebranding, Proyek Kripto Nusa akan Fokus kepada Web 3.0

Discussion about this post

Recent Updates

Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version