Kantongi Pendanaan Baru Rp196 Miliar, Platform Kripto FLOQ Perkuat Infrastruktur Regulasi

Pendanaan FLOQ

Kantongi Pendanaan Baru Rp196 Miliar, Platform Kripto FLOQ Perkuat Infrastruktur Regulasi (Foto: Istimewa/DealStreetAsia)

youngster.id - Platform investasi aset kripto asal Indonesia, FLOQ, sukses mengantongi pendanaan baru senilai US$11 juta atau sekitar Rp196 miliar, seperti dilaporkan DealStreeAsia. Suntikan modal segar ini diraih di tengah momentum kebangkitan pasar kripto yang kembali menggairahkan minat investor global terhadap bisnis aset digital di Asia Tenggara.

Sektor aset digital di Indonesia sendiri terus mencatatkan pertumbuhan yang pesat dan berhasil menarik aliran modal domestik maupun internasional. Namun, pasar kripto global yang volatil dan lanskap regulasi yang dinamis tetap menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku industri.

Di tengah turbulensi pasar—seperti yang dialami bursa kripto Pintu yang sempat melakukan efisiensi dengan merestrukturisasi sekitar 20% karyawannya—keberhasilan penggalangan dana FLOQ ini menjadi sinyal kuat tingginya kepercayaan pemodal terhadap ekosistem digital Indonesia.

Sebagai salah satu platform perdagangan kripto yang telah berizin resmi di bawah pengawasan otoritas regulasi (OJK/Bappebti), FLOQ dinilai memiliki landasan kepatuhan (compliance) yang kokoh dibandingkan para pesaingnya. Di fase pertumbuhan ini, para investor bertaruh bahwa platform ritel yang patuh hukum adalah yang paling berpotensi memenangkan pasar dalam jangka panjang.

FLOQ merupakan hasil reka ulang merek (rebranding) dari PT Kripto Maksima Koin (KMK), entitas bisnis yang sebelumnya diakuisisi oleh raksasa teknologi PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Platform ini resmi diluncurkan ke publik pada 30 Mei 2025 dengan nama yang terinspirasi dari istilah flock of birds (sekawanan burung).

Di balik operasionalnya, FLOQ membawa misi kuat sebagai bursa kripto lokal yang ramah pemula dan berbasis edukasi. Kekuatan ekosistem ini disokong oleh figur-figur berpengaruh di industri aset digital nasional, termasuk mantan CEO Tokocrypto Yudhono Rawis, serta para pendiri Akademi Crypto, Timothy Ronald dan Kalimasada.

Dengan kombinasi infrastruktur teknologi dari GoTo serta keahlian para mentor industri, FLOQ dirancang untuk mempermudah masyarakat luas dalam memahami dan berinvestasi pada aset digital secara aman serta bertanggung jawab.

Dukungan finansial senilai US$11 juta ini diproyeksikan akan dialokasikan perusahaan untuk mempercepat inovasi produk, memperluas jangkauan pasar, serta memastikan seluruh operasional perdagangan tetap berjalan selaras dengan kepatuhan regulasi di Indonesia. (*AMBS)

 

Exit mobile version