Kompetisi Startup Mahasiswa Dunia Hult Prize 2026 Hadir di Indonesia

Hult Prize

Peserta Hult Prize OnCampus 2019 di Tokyo University of Agriculture and Technology. (Foto: istimewa)

youngster.id - Mahasiswa Indonesia kembali punya kesempatan tampil di panggung global lewat dunia startup. Tahun ini, kompetisi kewirausahaan internasional Hult Prize 2026 resmi digelar di Indonesia, dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai tuan rumah.

Hult Prize dikenal sebagai salah satu kompetisi startup mahasiswa terbesar di dunia. Setiap tahunnya, ajang ini mengumpulkan ratusan ribu ide bisnis dari berbagai negara, dengan fokus pada solusi nyata untuk berbagai tantangan global—mulai dari isu sosial hingga keberlanjutan.

Di Indonesia, puluhan tim terbaik dari 27 perguruan tinggi siap bersaing membawa inovasi mereka ke tingkat yang lebih tinggi.

Ketua panitia penyelenggara, Intan Taufik, mengatakan bahwa kepercayaan kepada ITB sebagai tuan rumah menjadi momentum penting bagi Indonesia di kancah global.

“Penunjukan ini sekaligus mendorong lahirnya startup mahasiswa yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya dikutip dari laman itb.

Rangkaian kegiatan akan berlangsung pada 9–10 Mei 2026 di Kampus ITB, Bandung. Acara akan dibuka dengan bootcamp kewirausahaan yang melibatkan mahasiswa ITB bersama Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi (DKST) ITB.

Puncak acara akan digelar melalui National Pitching Competition pada 10 Mei 2026. Dalam sesi ini, para finalis akan mempresentasikan ide startup mereka di hadapan juri nasional, seperti Sandiaga Uno, Rudiantara, Betti Alisjahbana, dan Ben Wirawan.

Lebih dari sekadar kompetisi, Hult Prize Indonesia 2026 juga menjadi ruang kolaborasi antara kampus, industri, dan ekosistem startup nasional. Ajang ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk menjadi problem solver yang menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan global.

“Dengan melibatkan puluhan perguruan tinggi dari berbagai daerah, kegiatan ini diharapkan menjadi katalis lahirnya generasi wirausaha muda Indonesia yang kompetitif di tingkat global serta berorientasi pada dampak sosial dan keberlanjutan,” pungkas Intan.

STEVY WIDIA

Exit mobile version