youngster.id - Membangun startup tidak cukup hanya dengan memiliki ide bisnis yang inovatif. Founder muda juga perlu mengembangkan model bisnis, memahami kebutuhan pasar, serta mendapatkan akses pendanaan agar usahanya dapat berkembang. Kesempatan bertemu investor dan mentor industri menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan tersebut.
Peluang ini dihadirkan PT Pertamina (Persero) melalui babak akhir bootcamp Pertamuda Seed & Scale 2026. Program yang berlangsung di The Patra Bali, Denpasar, pada 1–6 November 2026 ini mempertemukan 60 calon wirausahawan muda dengan mentor dan 20 investor untuk mempercepat pengembangan bisnis sekaligus membuka peluang pendanaan.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan bootcamp dirancang untuk memperkuat kemampuan kewirausahaan peserta agar mampu membangun bisnis yang lebih matang, tangguh, dan kompetitif di pasar global.
“Melalui Bootcamp Pertamuda, kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, mempertajam strategi bisnis, serta membangun kepercayaan diri sebagai entrepreneur muda yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat dan industri,” ujar Baron dikutip dari keterangan pers Rabu (4/11/2026).
Sebanyak 60 peserta yang mengikuti bootcamp merupakan talenta muda yang berhasil melewati sejumlah tahapan seleksi, mulai dari kurasi hingga elevator pitch atau presentasi singkat untuk memperkenalkan ide bisnis kepada calon investor dan mitra usaha.
Para peserta terbagi dalam dua kategori kompetisi. Sebanyak 30 peserta mengikuti kategori early stage startup, sedangkan 30 peserta lainnya masuk kategori energy founder yang mencakup subkategori energy future dan energy optimization. Menariknya, peserta berasal dari 23 perguruan tinggi di Indonesia yang tersebar di delapan provinsi. Kompetisi ini juga menjangkau talenta dari perguruan tinggi di Jepang dan Kanada, sehingga mempertemukan peserta dengan latar belakang pendidikan serta perspektif bisnis yang beragam.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan melalui sesi bootcamp intensif. Mereka juga mengikuti demo day untuk mempresentasikan perkembangan dan potensi bisnis di hadapan calon investor.
Selain itu, terdapat sesi business matching yang mempertemukan para founder dengan 20 investor. Melalui kegiatan ini, peserta berkesempatan menguji model bisnis, mendapatkan masukan dari pelaku industri, serta menjajaki peluang kerja sama dan pendanaan.
Startup Energi Jadi Fokus Pengembangan
Rangkaian kompetisi Pertamuda Seed & Scale 2026 berlanjut ke babak final pitch. Pada tahap ini, peserta mempresentasikan rencana dan potensi bisnis di hadapan dewan juri untuk memperebutkan gelar juara.
Sementara itu, peserta yang belum berhasil masuk dalam Top 30 tetap mendapatkan kesempatan mengembangkan gagasan melalui Sprint Collaborative Challenge. Sesi kolaboratif ini menjadi ruang bagi peserta untuk bertukar ide, membangun kerja sama, dan mengasah kemampuan menyelesaikan tantangan bisnis.
Melalui kategori energy founder, Pertamina juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan solusi yang berkaitan dengan kebutuhan industri energi. Subkategori energy future dan energy optimization diarahkan untuk mendorong lahirnya gagasan mengenai masa depan energi serta optimalisasi pemanfaatannya.
Program Pertamuda Seed & Scale 2026 merupakan bagian dari upaya Pertamina membangun ekosistem kewirausahaan yang mendukung startup sejak tahap pengembangan gagasan hingga pencarian mitra bisnis dan pendanaan.
Dukungan tersebut mencakup mentoring, pengembangan kapasitas, perluasan jejaring bisnis global, serta akses terhadap pendanaan strategis. Dengan pendekatan ini, Pertamuda tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga membuka kesempatan bagi founder muda untuk mengembangkan bisnis melalui kolaborasi dengan investor dan pelaku industri.
STEVY WIDIA
