Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Fintech Indonesia Yang Kantongi Pendanaan Besar Selama 2022

2 Januari 2023
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Grup Modalku Masuk ke Industri Multifinance Dan Hadirkan Solusi Pembiayaan UKM

(ki-ka) President Director Modalku Finance Steven Gunawan dan Co-Founder Modalku Reynold Wijaya. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Industri startup tengah dilanda tech winter. Hal ini berpengaruh pada pendanaan. Meski demikian, tak sedikit startup di Indonesia yang mendapatkan suntikan dana besar dari para investor pada tahun 2022.

Pertama adalah Akulaku startup fintech untuk layanan pinjaman online. Terhitung dua kali dalam setahun mereka menerima suntikan dana dengan jumlah fantastis, yakni dari Siam Commercial Bank Plc, dan Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG).

Suntikan dana dari Siam Commercial Bank datang awal tahun ini, dengan total pendanaan baru sebesar US$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,5 triliun. Kemudian suntikan dana dari MUFG sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun bank terbesar di Jepang itu. Akulaku dan MUFG berencana untuk berekspansi ke pasar dan produk baru bersama-sama pada tahun 2023.

Baca juga :   Aruna Juara Alipay-NUS Enterprise Social Innovation Challenge

Kemudian ada Xendit merupakan startup fintech yang bergerak di segmen pembayaran. Mereka telah menyandang status unicorn pada akhir 2021. Tebaru, pada Mei 2022, Xendit mengumumkan merampungkan pendanaan seri D senilai US$300 juta (Rp 4,3 triliun).

Pendanaan itu dipimpin oleh Coatue dan Insight Partners, dengan investasi tambahan dari Accel, Tiger Global, Kleiner Perkins, East Ventures, Amasia, Intudo, dan Goat Capital milik Justin Kan. Sepanjang perjalanannya, Xendit telah mengumpulkan dana US$538 juta (Rp 7,8 triliun).

Startup fintech yang juga mendapatkan pendanaan besar adalah DANA. Suntikan investasi dari Sinar Mas bagi DANA mencapai US$250 juta (sekitar Rp 3,7 triliun). Selain itu, DANA juga mendapat investasi Lazada dengan nilai yang tidak dipublikasikan.

Namun, data yang dipublikasikan oleh CB Insights menyatakan total nilai kesepakatan pendanaan seri A DANA adalah US$554,5 juta atau sekitar Rp 8,7 triliun. Suntikan modal tersebut memberikan dana status unicorn dengan valuasi sekitar US$1,13 miliar.

Baca juga :   FaoTech, Startup Indonesia Yang Tembus Pasar IT Rusia

Startup fintech yang juga mendapat pendanaan besar adalah Modalku atau Funding Societies. Mereka memperoleh investasi US$144 juta (sekitar Rp2 triliun) dalam putaran pendanaan Seri C+ pada Februari tahun ini.

Pendanaan kali ini dipimpin oleh Softbank Vision 2, dengan investor baru, antara lain VNG Corporation yang merupakan perusahaan teknologi raksasa dari Vietnam, Rapyd Ventures, investor global berbasis di Asia, EDBI; Indies Capital, K3 Ventures, dan Ascend Vietnam Ventures.

Pendanaan besar juga diraih Fazz, yang sebelumnya dikenal sebagai Fazz Financial Group. Pada September lalu mengumumkan investasi senilai US$100 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun dalam pendanaan Seri C.

Pendanaan ini terdiri atas ekuitas senilai US$75 juta, yang meliputi investasi dari investor terdahulu seperti Tiger Global, DST Investment, B Capital, Insignia Ventures Partners dan ACE & Company. Investor lain yang turut berpartisipasi dalam pendanaan ini meliputi Ilham Ltd, EDBI, InterVest, Michael Seibel Managing Director dari Y Combinator dan Hans Tung Managing Partner dari GGV Capital.

Baca juga :   Menpora Ario Yakin Timnas Esport Indonesia Raih Banyak Emas di SEA Games 2023

Startup fintech, Flip, mengumumkan penutupan kedua ronde pendanaan Seri B mereka pada bulan Juni. Lanjutan putaran ini membawa total modal Seri B yang dihimpun Flip melampaui US$100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun.

Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Tencent, dengan partisipasi dari Block Inc. (sebelumnya Square Inc.) dan investor terdahulu seperti Insight Partners. Block Inc., adalah perusahaan blockchain yang didirikan dan dipimpin oleh Jack Dorsey, pendiri dan mantan CEO Twitter.

 

STEVY WIDIA

Tags: AkuLakudanaFazzfintechflipModalkupendanaanstartupXendit
Previous Post

Indihome Tumbuh Positif Sepanjang 2022 Buka Kolaborasi Untuk Digitalisasi Nasional

Next Post

Waspada Ancaman Inflasi 2023: Daya Beli Masyarakat Indonesia Masih Terjaga

Related Posts

Living Lab Ventures
STARTUP

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
DANA - WEF Davos 2026
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

DANA Perkuat Posisi Teknologi Finansial Indonesia di WEF Davos 2026

12 Februari 2026
0
Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Pangudi Luhur Alumni Club: Economic Outlook 2023

Waspada Ancaman Inflasi 2023: Daya Beli Masyarakat Indonesia Masih Terjaga

Zoom

Riset Perilaku Pengguna Zoom Sepanjang 2022

Huawei Supplier Convention 2022

Perkuat Ekosistem Digital, Huawei Tingkatkan Kolaborasi Dengan Mitra Lokal

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Raya

Bank Raya Perkuat Digitalisasi UMKM Lewat Program Cluster Usaha di 23 Kota Indonesia

13 Februari 2026
Tim Labmino dan RunSight

Inovasi RunSight Berbasis AI Antar Tim Universitas Indonesia Jadi Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador

13 Februari 2026
Krom Bank

Krom Bank Dorong Literasi Keuangan 2026, Tekankan Peran Bank Digital sebagai Solusi Finansial Modern

13 Februari 2026
Anthropic

Valuasi Anthropic Tembus US$380 Miliar Usai Raih Pendanaan Raksasa Seri G

13 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Raya

Bank Raya Perkuat Digitalisasi UMKM Lewat Program Cluster Usaha di 23 Kota Indonesia

13 Februari 2026
Tim Labmino dan RunSight

Inovasi RunSight Berbasis AI Antar Tim Universitas Indonesia Jadi Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador

13 Februari 2026
Krom Bank

Krom Bank Dorong Literasi Keuangan 2026, Tekankan Peran Bank Digital sebagai Solusi Finansial Modern

13 Februari 2026
Anthropic

Valuasi Anthropic Tembus US$380 Miliar Usai Raih Pendanaan Raksasa Seri G

13 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version