Selasa, 31 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Harus Sigap Berinovasi

18 Juni 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Startup Diprediksi Tumbuh Pesat Hingga 2020

Pengembangan startp di Indonesia salah satunya lewat Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital. (Foto: dok. Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bisnis startup digital di ASEAN berpeluang menjadi bisnis skala raksasa. Untuk mencapai hal itu, para pemangku kepentingan mesti sigap berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan.

Demikian rangkuman pendapat dari Founder Northstar Equity, Patrick Walujo, Founder Presence Capital Paul Bragiel, Founder Grab Tan Hooi Ling, dan CEO Siemens Thailand Markus Lorenzini, ketika berbicara pada sesi “Digital Start-up ASEAN” pada World Economic Forum on ASEAN di Phnom Pehn, Kamboja baru-baru ini.

Paul Bragiel dan Patrick Walujo mengatakan pasar digital ASEAN sangat besar, sehingga menarik minat investor untuk menanamkan modalnya. Namun, pasar yang besar ini mesti dikelola agar investor mau masuk dan bertahan dalam bisnis digital. Untuk itu, diperlukan kemampuan untuk memahami pasar, kondisi sosial politik, dan regulasi pemerintah.

Baca juga :   Waste4Change Tawarkan Solusi Pengelolaan Sampah Furnitur

“Bisnis digital akan berkembang bila pelakunya membangun networking dengan pasar, pemerintah dan swasta. Pemerintah harus memberi dukungan secara fair,” ujar Walujo.

Senada dengan Walujo, pendiri Grab, Tan Hooi Ling mengatakan pasar mesti dipelihara. Manajemen Grab membangun komunikasi dengan konsumen, pengemudi, dan pemerintah. “Kami turun ke lapangan, mengecek apa yang terjadi, apa saja keluhan konsumen. Kami mendidik talenta-talenta lokal untuk mengembangkan kapasitas mereka,” kata Ling.

Sementara Markus Lorenzini mengingatkan pasar yang besar saja tidak cukup. Diperlukan adaptasi terhadap regulasi, kondisi dan perubahan yang terjadi antar negara ASEAN.

“Potensi memang besar, bahkan sudah banyak yang terjun di digital startup. Namun perlu regulasi antarnegara ASEAN, dan implmentasinya mesti cepat,” kata Lorenzini.

Baca juga :   Bukalapak Turut Serta Program UMi Untuk UKM

Pada 2025, menurut Temasek dan Google, nilai pasar digital ASEAN akan mencapai US$ 200 miliar. Proyeksi ini bukan tanpa dasar bila melihat tren PDB negara-negara ASEAN yang tumbuh mendekati antara 4,7 hingga 4,8 persen. Jumlah penduduk ASEAN sekitar 630 juta jiwa juga merefleksikan tingginya permintaan pasar domestik.

Dua faktor di atas didukung oleh pertumbuhan pengguna baru internet sebanyak 124.000 per hari. Saat ini pengguna internet di ASEAN sekitar 315 juta orang dan diperkirakan bertumbuh menjadi 480 juta orang pada 2020

Regulasi

Menurut Walujo pasar digital di Indonesia memiliki keterkaitan dengan kondisi sosial politik, sehingga regulasi terkadang menyesuaikan dengan dinamika kondisi tersebut. Namun, secara keseluruhan Pemerintah Indonesia sangat mendukung perkembangan startup digital.

Baca juga :   Tahun 2018 Momen Penting Bagi Startup

“Bahkan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kami bekerja sama, menghubungkan swasta dengan swasta,” kata Walujo.
Presiden Jokowi telah mencanangkan Indonesia sebagai “The Digital Energy of Asia”. Ini ditindaklanjuti Kementerian Komunikasi dan Informatikamelalui “Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital”. Setiap tahun akan dicetak 200 perusahaan baru, sehingga dalam lima tahun menghasilkan 1.000 perusahaan. Ditargetkan, valuasi bisnis 1.000 perusahaan ini pada 2020 mencapai US$ 10 miliar.

Saat ini Indonesia memiliki sekitar 2.000 startup, terbanyak di Asia Tenggara. Perusahaan-perusahaan startup ini pada 2015 memperoleh transaksi US$ 1,1 miliar. International Data Corporation melansir belanja digital meningkat dari Rp 199 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp 214,4 triliun pada 2016.

STEVY WIDIA

Tags: inovasiinternetpasar digitalstartup
Previous Post

Ruangguru.com Bagikan Sepeda Presiden Lewat Kuis Pancasila

Next Post

Dalam Dua Minggu Ada 2000 Cerita Masuk di Program “Yogrt Pesta’in Sekampung”

Related Posts

Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Startup Capunglam
Startup & Entrepreneurship

Startup Capunglam Hadirkan Model Usaha Pangan Skala Rumah Tangga

9 Maret 2026
0
investasi startup Indonesia 2025
Startup & Entrepreneurship

Investasi Startup Indonesia 2025 Tembus US$355 Juta: Sektor New Retail dan Fintech Mendominasi

5 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Dalam Dua Minggu Ada 2000 Cerita Masuk di Program “Yogrt Pesta’in Sekampung”

Dalam Dua Minggu Ada 2000 Cerita Masuk di Program “Yogrt Pesta’in Sekampung”

Pria dan Wanita Ternyata Berbeda Saat Belanja Online

Pria dan Wanita Ternyata Berbeda Saat Belanja Online

Bekraf Buka Kesempatan Pelaku Ekraf ke Pasar Global

Bekraf Buka Kesempatan Pelaku Ekraf ke Pasar Global

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version