Sabtu, 7 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline STARTUP

Amartha Luncurkan Amartha Prosper, Produk Investasi Berbasis Dampak untuk Dukung UMKM Perdesaan

7 Februari 2026
in STARTUP
Reading Time: 2 mins read
Amartha Prosper

Amartha Luncurkan Amartha Prosper, Produk Investasi Berbasis Dampak untuk Dukung UMKM Perdesaan (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Fintech Amartha meluncurkan Amartha Prosper, solusi investasi berbasis dampak (impact investment) yang menghubungkan modal publik dengan pertumbuhan UMKM di Indonesia. Produk ini terintegrasi dalam aplikasi Amartha dan memungkinkan investor memperoleh imbal hasil sekaligus berkontribusi pada penguatan ekonomi komunitas, khususnya perempuan pengusaha ultra mikro di wilayah perdesaan.

Chief Funding Officer Amartha, Julie Fauzie, mengatakan peluncuran Amartha Prosper merupakan langkah strategis jangka panjang untuk memperluas akses investasi berbasis dampak yang terukur dan bertanggung jawab.

“Amartha Prosper menjadi alternatif investasi pendapatan tetap yang kredibel dan relevan dengan kebutuhan investor saat ini, sekaligus memperkuat sektor UMKM produktif di Indonesia,” ujar Julie.

Melalui skema Amartha Prosper Grassroots Growth Series (GGS), investor dapat menyalurkan dana ke UMKM mitra Amartha dengan sebaran geografis dan sektor usaha yang beragam. Hal ini memberikan diversifikasi portofolio yang lebih luas dengan risiko yang lebih terukur.

Baca juga :   Aplikasi Bantu Cari, Platform Berbasis Gotong Royong Khas Indonesia

Produk Amartha Prosper menawarkan potensi imbal hasil hingga 14%, dengan empat profil investasi, yakni Balanced-Flex dengan imbal hasil bulanan fleksibel, Balanced yang relatif resilien terhadap kondisi ekonomi, Progressive dengan potensi pertumbuhan lebih tinggi, serta Dynamic dengan potensi imbal hasil tertinggi disertai risiko yang lebih besar. Seluruh produk dapat diakses melalui aplikasi digital Amartha.

Selama 16 tahun beroperasi, Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp37 triliun pembiayaan kepada lebih dari 3,7 juta perempuan pelaku UMKM di lebih dari 50 ribu desa di Indonesia. Perusahaan juga didukung oleh lebih dari 320 ribu lender ritel terdaftar.

Dampak sosial dari pendanaan tersebut tercermin dari terciptanya lebih dari 110.000 lapangan kerja sepanjang 2024 oleh mitra UMKM Amartha, serta peningkatan pendapatan dan kapasitas usaha di tingkat komunitas. Atas praktik tata kelola yang baik, Amartha memperoleh kepercayaan dari puluhan institusi nasional dan global.

Baca juga :   Bliink Hadirkan Platform Manajemen Perjalanan Bisnis Untuk UMKM Indonesia

Tren investasi berbasis tujuan juga terus menguat. Berdasarkan laporan Global Impact Investing Network (GIIN) 2025, sebanyak 31% investor berencana meningkatkan alokasi investasi berdampak di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dalam lima tahun ke depan.

Julie menegaskan Amartha Prosper diharapkan menjadi jembatan antara investor dan pertumbuhan ekonomi komunitas secara berkelanjutan.

 

“Dengan tata kelola yang kuat dan fokus pada UMKM perdesaan, kami optimistis Amartha Prosper dapat berkontribusi lebih besar terhadap ekonomi nasional dan daerah,” tutupnya.

STEVY WIDIA

Tags: Amartha Prospernvestasi berbasis dampak (impact investment)
Previous Post

Garena Game Jam 3 Digelar di BINUS University, Dorong Talenta Muda Ciptakan Game dalam 48 Jam

Related Posts

No Content Available
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Amartha Prosper

Amartha Luncurkan Amartha Prosper, Produk Investasi Berbasis Dampak untuk Dukung UMKM Perdesaan

7 Februari 2026
Garena Game Jam 3

Garena Game Jam 3 Digelar di BINUS University, Dorong Talenta Muda Ciptakan Game dalam 48 Jam

7 Februari 2026
Grab Finance

Grab Finance Perluas Sistem Kredit Otomatis di Enam Negara Asia Tenggara dengan Platform FICO

7 Februari 2026
Batik Keris

Batik Keris Terapkan Strategi “Heritage Tech” Untuk Tetap Relevan

7 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Amartha Prosper

Amartha Luncurkan Amartha Prosper, Produk Investasi Berbasis Dampak untuk Dukung UMKM Perdesaan

7 Februari 2026
Garena Game Jam 3

Garena Game Jam 3 Digelar di BINUS University, Dorong Talenta Muda Ciptakan Game dalam 48 Jam

7 Februari 2026
Grab Finance

Grab Finance Perluas Sistem Kredit Otomatis di Enam Negara Asia Tenggara dengan Platform FICO

7 Februari 2026
Batik Keris

Batik Keris Terapkan Strategi “Heritage Tech” Untuk Tetap Relevan

7 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version