youngster.id - Platform fintech pan-Asia WeLab mengumumkan keberhasilan penutupan pendanaan strategis Seri D senilai US$220 juta. Pendanaan ini menjadi penggalangan modal bank digital terbesar di Asia sepanjang 2025 sekaligus putaran pendanaan terbesar sejak WeLab berdiri, mencerminkan kuatnya kepercayaan investor terhadap visi dan skalabilitas pertumbuhan perusahaan.
Putaran pendanaan yang mencakup instrumen utang dan ekuitas ini melibatkan sejumlah investor baru, serta dukungan berkelanjutan dari investor lama dan mitra strategis, termasuk Prudential Hong Kong Ltd, Fubon Bank (Hong Kong), Hong Kong Investment Corporation (HKIC), TOM Group, Allianz X, dan HSBC.
Founder sekaligus Group CEO WeLab, Simon Loong, mengatakan, dana segar tersebut akan digunakan untuk mempercepat ekspansi WeLab di Asia Tenggara, sekaligus memperkuat kepemimpinannya di Hong Kong melalui pengayaan ekosistem produk dan percepatan akuisisi nasabah.
Investasi ini juga akan mendukung pengembangan lini bisnis baru berbasis teknologi canggih, peningkatan berkelanjutan pada produk dan platform, serta peluang merger dan akuisisi (M&A) strategis.
Menurutnya, fondasi operasional perusahaan yang kuat menjadi modal utama untuk menangkap peluang pertumbuhan berikutnya.
“Dengan operasi di tiga pasar dan dua bank digital di Hong Kong dan Indonesia, WeLab telah membangun skala dan kedalaman pengalaman operasional. Fondasi ini, yang terbukti dari pertumbuhan nasabah yang pesat dan kepemimpinan pasar, memberi kami kekuatan untuk mempercepat ekspansi dan berinovasi dengan cepat. Di lanskap yang dinamis saat ini, kami berada pada momentum terbaik untuk memimpin babak berikutnya perbankan digital di Asia,” ujar Loong, Kamis (15/1/2026).
Pendanaan ini turut memperkuat implementasi visi AI WeLab dan kemitraan strategis AI-first dengan Google yang diumumkan sebelumnya. Inisiatif tersebut mencakup pengembangan agen AI canggih, kapabilitas hyper-personalization, serta pendekatan pemasaran modern untuk menghadirkan pengalaman nasabah yang lebih relevan dan efisien.
WeLab Bank di Hong Kong saat ini tercatat sebagai bank digital terbesar berdasarkan pendapatan dan masuk dalam daftar 20 Bank Digital Terbaik Dunia versi Euromoney. Di Indonesia, WeLab berkolaborasi dengan Astra Financial (Astra di Indonesia, terutama melalui Maucash (PT Astra Welab Digital Arta) sebagai platform P2P lending dan telah bertransformasi menjadi Bank Saqu (Bank Jasa Jakarta), sebuah bank digital yang melayani segmen ritel dan UMKM, menawarkan layanan perbankan modern dan inovatif dengan dukungan teknologi. (*AMBS)
.


















Discussion about this post