Kamis, 5 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline STARTUP

Pendanaan Global Startup Fintech Naik 27% pada 2025, Y Combinator Jadi Investor Paling Aktif

5 Februari 2026
in STARTUP
Reading Time: 2 mins read
Y Combinator

Pendanaan Global Startup Fintech Naik 27% pada 2025, Y Combinator Jadi Investor Paling Aktif (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pendanaan ventura global untuk startup fintech meningkat 27% sepanjang 2025 dan mencapai level tertinggi dalam beberapa kuartal terakhir, didorong oleh maraknya pendanaan tahap lanjut (later-stage deals).

Data Crunchbase mencatat total pendanaan fintech global mencapai US$51,8 miliar pada 2025, naik dari US$40,8 miliar pada 2024.

“Investor yang mengucurkan dana tersebut berasal dari berbagai kelompok, mulai dari perusahaan private equity dan investor alternatif, hingga firma modal ventura dan akselerator startup,” katanya, dikutip Kamis (5/2/2026).

Berdasarkan volume transaksi, Y Combinator (YC) menjadi investor paling aktif di sektor fintech sepanjang 2025 dengan terlibat dalam 151 putaran pendanaan, meningkat 24,8% dibandingkan 121 transaksi pada 2024.

Posisi kedua ditempati oleh akselerator startup Antler, yang berpartisipasi dalam 51 putaran pendanaan atau hampir sepertiga dari total transaksi YC.

Baca juga :   Raih Pendanaan Pra-Seri A, Eden Farm Perluas Operasi di Jawa dan Sumatera

YC juga menjadi investor paling aktif dalam putaran pendanaan fintech bernilai US$5 juta ke atas, dengan keterlibatan dalam 64 transaksi sepanjang 2025. Angka ini melonjak 146% dibandingkan hanya 26 transaksi pada 2024, menandakan peningkatan minat signifikan terhadap sektor fintech.

Firma modal ventura Andreessen Horowitz (a16z) berada di posisi berikutnya dengan 32 transaksi pendanaan fintech di atas US$5 juta, naik lebih dari 50% dibandingkan 20 transaksi pada 2024. a16z juga tercatat sebagai salah satu investor venture paling aktif secara global di seluruh sektor startup.

Investor aktif lainnya di sektor fintech antara lain Coinbase Ventures, FJ Labs, Plug and Play, General Catalyst, Techstars, Ribbit Capital, Accel, dan QED Investors.

Baca juga :   Agoda: Lokalisasi Tingkatkan Kinerja Hotel di Tengah Ledakan Pariwisata Asia

Untuk putaran pendanaan jumbo senilai US$100 juta atau lebih, investor yang paling sering menjadi pemimpin atau co-lead antara lain MGX, Intercontinental Exchange, Sequoia Capital, Paradigm, dan Citadel Securities.

Dalam kategori pendanaan post-seed (setelah tahap awal), Sequoia Capital dan Ribbit Capital menjadi investor paling aktif dengan masing-masing memimpin atau co-lead 11 transaksi fintech sepanjang 2025, naik dari enam dan lima transaksi pada 2024.

Sementara itu, QED Investors, Andreessen Horowitz, dan Accel berada di posisi berikutnya dengan masing-masing 10 transaksi. Bagi Andreessen Horowitz, jumlah ini melonjak signifikan dibandingkan hanya dua transaksi post-seed pada 2024.

Di Indonesia, sejumlah startup fintech tercatat pernah mendapatkan pendanaan dari Y Combinator, antara lain Xendit, Ajaib, BukuWarung, dan PayFazz. Startup Xendit dan PayFazz memperoleh pendanaan tahap awal dari YC dan berkembang pesat menjadi pemain penting di industri pembayaran serta layanan keuangan digital. Sementara itu, Ajaib dan BukuWarung memanfaatkan dukungan YC untuk memperluas jangkauan layanan mereka di pasar Indonesia.

Baca juga :   Startup PINA Dapat Suntikan Dana US$3 Juta dalam Putaran Pendanaan Tahap Awal

Sementara itu, modal ventura Andreessen Horowitz (a16z) tercatat berinvestasi di startup  ekspedisi dan logistik ini, yang memiliki jangkauan luas di Indonesia, J&T Express.

 

Tren kenaikan pendanaan ini menunjukkan bahwa sektor fintech kembali menarik minat investor global, terutama pada perusahaan berbasis teknologi kripto, blockchain, dan layanan keuangan digital dengan skala pertumbuhan besar. (*AMBS)

Tags: Andreessen Horowitz (a16z)Pendanaan Global Startup FintechY Combinator
Previous Post

Peneliti Temukan Dua Celah Keamanan Kritis di Google Looker, Berpotensi Ambil Alih Sistem Perusahaan

Related Posts

Co-founders PINA
Headline

Startup PINA Dapat Suntikan Dana US$3 Juta dalam Putaran Pendanaan Tahap Awal

4 Juli 2022
0
Pekerja Kerah Biru
Headline

Startup Lumina Dapatkan Pendanaan dari Y-Combinator dan Alpha JWC

24 Januari 2022
0
Payfazz Umumkan Pendanaan Senilai Rp 767 Miliar
Headline

PAYFAZZ Tanam Investasi Strategis Pada Xfers Sebesar US$30 Juta

8 Maret 2021
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Y Combinator

Pendanaan Global Startup Fintech Naik 27% pada 2025, Y Combinator Jadi Investor Paling Aktif

5 Februari 2026
Google Looker

Peneliti Temukan Dua Celah Keamanan Kritis di Google Looker, Berpotensi Ambil Alih Sistem Perusahaan

5 Februari 2026
Google Ventures (GV)

Investasi Startup dan Akuisisi Jumbo, Google Dominasi Ekosistem Venture Global

5 Februari 2026
pariwisata Indonesia

Kemenpar Targetkan Transaksi Rp48 Miliar dari Pasar India Lewat OTM 2026 di Mumbai

5 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Y Combinator

Pendanaan Global Startup Fintech Naik 27% pada 2025, Y Combinator Jadi Investor Paling Aktif

5 Februari 2026
Google Looker

Peneliti Temukan Dua Celah Keamanan Kritis di Google Looker, Berpotensi Ambil Alih Sistem Perusahaan

5 Februari 2026
Google Ventures (GV)

Investasi Startup dan Akuisisi Jumbo, Google Dominasi Ekosistem Venture Global

5 Februari 2026
pariwisata Indonesia

Kemenpar Targetkan Transaksi Rp48 Miliar dari Pasar India Lewat OTM 2026 di Mumbai

5 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version