Minggu, 22 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline STARTUP

Wirausaha Sosial Mengayu Mendapat Pendanaan dari Singapore International Foundation

28 November 2022
in STARTUP
Reading Time: 2 mins read
Wirausaha Sosial Mengayu

Mengayu bersama 5 wirausaha sosial regional lainnya mendapat pendanaan dari program Young Social Entrepreneurs (YSE) Global 2022 yang digelar Singapore International Foundation (SIF) (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Social enterprise atau wirausaha sosial asal Indonesia yang menyediakan pelatihan kerja dan ruang kerja yang aman bagi perempuan rentan, Mengayu, mendapatkan pendanaan sebesar S$20,000 dari Singapore International Foundation (SIF) melalui program Young Social Entrepreneurs (YSE) Global 2022.

Selain Mengayu, ada lima wirausaha sosial regional lain yang menerima dana untuk dapat membantu meningkatkan skala bisnis mereka.

Para pemenang dipilih setelah 15 tim – yang terdiri dari 26 pembuat perubahan – berkumpul secara virtual pada Jumat (25/11) untuk Pitching for Change, acara penutup sekaligus puncak acara program Singapore International Foundation (SIF) Young Social Entrepreneurs (YSE) Global 2022.

“Tim kami telah memperoleh begitu banyak dalam enam bulan terakhir. Saya berterima kasih atas dukungan dari tim SIF, mentor kami, dan sesama peserta. Sungguh menggembirakan untuk terhubung dengan kaum muda di seluruh dunia yang bertekad membuat perbedaan di komunitas mereka. Meluangkan waktu untuk belajar dari satu sama lain telah menjadi sumber inspirasi dan motivasi yang bagus. Saya yakin kita semua akan terus mendorong apa yang kita yakini bahkan setelah program,” kata Riza Nisriinaa, Co-founder Mengayu, Senin (28/11/2022).

Baca juga :   Tiga Cara Kurangi Food Waste di Tengah Pandemi

Program enam bulan ini berupaya menginspirasi, membekali, dan memungkinkan kaum muda dari berbagai kebangsaan untuk meluncurkan atau meningkatkan skala wirausaha sosial mereka di Singapura dan sekitarnya. Melalui lokakarya yang disesuaikan, bimbingan, dan peluang pembelajaran regional, program YSE bertujuan untuk mendukung jaringan global pembuat perubahan muda dengan ide-ide bisnis inovatif yang berfokus pada kebaikan sosial.

Ke-15 tim tersebut dipilih dari kumpulan 46 wirausaha sosial, yang terdiri dari 93 pemuda dan mewakili 11 kebangsaan. Semuanya telah mengambil bagian dalam lokakarya program pada bulan Juni. Tim-tim terpilih itu termasuk pemuda dari Tiongkok, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam.

Rajan Raju, Penasihat Khusus SIF, Program dan Direktur di Invespar, sekaligus Ketua Juri Utama pada acara tersebut mengatakan bahwa tantangan global telah memunculkan banyak masalah sosial. Hal itu telah menyoroti peran berharga yang dimainkan wirausaha sosial di masyarakat.

Baca juga :   Tiket.com Hadirkan Layanan Pelanggan Berbasis AI Sebagai Solusi Masalah Perjalanan

“Ada peningkatan kebutuhan akan bisnis yang digerakkan oleh tujuan untuk dapat memberikan dampak berkelanjutan, dalam skala besar. SIF dengan senang hati mendukung para pembuat perubahan muda ini dalam perjalanan kewirausahaan sosial mereka, karena mereka terus berinovasi dan membawa perubahan sosial yang positif dalam komunitas mereka,” ujar Raju.

Pada tahap final, mereka mempresentasikan rencana dan ide bisnis mereka kepada panel juri, yang terdiri dari pakar industri dan konsultan dari sektor investasi berdampak dan layanan sosial.

Para tim itu menunjukkan kepada para juri bagaimana mereka memiliki visi untuk membuat dampak berkelanjutan dengan bisnis mereka dan mengatasi masalah di berbagai bidang seperti perawatan kesehatan mental, inklusivitas, kelestarian lingkungan, dan pendidikan.

Baca juga :   Elektrifikasi Kendaraan, Pemprov Bali Gandeng TransTRACK

Keenam pemenang dipilih berdasarkan dampak dan skalabilitas ide bisnis mereka, serta tingkat komitmen anggota tim. Keenam tim pemenang  adalah (dalam urutan abjad):

  1. Anahat For Change Foundation (India)
  2. Kura Kura (Singapore)
  3. Mengayu (Indonesia)
  4. Ripple Community (Malaysia)
  5. Symbionic Tech (India)
  6. The Green (Laos and South Korea)

Sejak 2010, YSE Global telah membina jaringan alumni global lebih dari 1.400 pembuat perubahan, mewakili 43 kebangsaan dan 674 perusahaan sosial. (*AMBS)

 

Tags: Mengayuprogram Young Social Entrepreneurs (YSE) Global 2022Singapore International Foundation (SIF)social enterprisewirausaha sosial
Previous Post

UMKM Berperan Penting Dalam Ketahanan Ekonomi Indonesia

Next Post

Telkomsel Kolaborasi Dengan Kredivo Hadirkan Layanan PayLater Untuk Telco

Related Posts

Bank DBS Indonesia Hadirkan Pendanaan Tanpa Jaminan untuk Sosiopreneur
Headline

Bank DBS Indonesia Hadirkan Pendanaan Tanpa Jaminan untuk Sosiopreneur

25 Juni 2025
0
wirausaha sosial
News

Ajak Wirausaha Sosial Beri Dampak Positif, DBS Foundation Grant Programme Kembali Digelar

28 Mei 2025
0
ASEAN SEDP 3.0 Kolaborasi ASEAN Foundation, TikTok, dan SAP Untuk Tumbuhkan Wirausaha Sosial
Headline

ASEAN SEDP 3.0 Kolaborasi ASEAN Foundation, TikTok, dan SAP Untuk Tumbuhkan Wirausaha Sosial

4 Desember 2024
0
Load More
Next Post
Telkomsel Paylater

Telkomsel Kolaborasi Dengan Kredivo Hadirkan Layanan PayLater Untuk Telco

Infrastruktur Jaringan

Indonesia Alami Peningkatan Signifikan dalam Pembangunan Infrastruktur Jaringan

TipTip

TipTip Mendapatkan Dana Investasi Seri A Sebesar US$13 Juta

Discussion about this post

Recent Updates

rumah kompos Cargill

Cargill Terapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Lewat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

21 Februari 2026
JULO

JULO Siap Dukung Kebutuhan Finansial Masyarakat Selama Ramadan dengan Sistem dan Promo Khusus

21 Februari 2026
Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

21 Februari 2026
startuo AI funding

Investor Guyur Startup AI Tahap Awal US$9 Miliar, Sektor Robotika dan Keamanan Siber Jadi Primadona

21 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
rumah kompos Cargill

Cargill Terapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Lewat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

21 Februari 2026
JULO

JULO Siap Dukung Kebutuhan Finansial Masyarakat Selama Ramadan dengan Sistem dan Promo Khusus

21 Februari 2026
Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

21 Februari 2026
startuo AI funding

Investor Guyur Startup AI Tahap Awal US$9 Miliar, Sektor Robotika dan Keamanan Siber Jadi Primadona

21 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version