Kamis, 1 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Indonesia Siap Tembus Pasar Global Lewat Archipelageek 2019

27 Februari 2019
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Startup Indonesia Siap Tembus Pasar Global Lewat Archipelageek 2019

Kepala Bekraf Triawan Munaf (tengah) dan delegasi Archipelageek 2019. (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengirimkan 19 pelaku industri kreatif ke dua festival di Amerika Serikat (AS). Para pelaku industri kreatif tersebut terpilih sebagai delegasi Archipelageek 2019. Mereka siap menembus pasar global melalui dua ajang global.

Yang pertama Festival South by Southwest (SXSW) 2019 yang diselenggarakan di Austin, Texas pada 10-17 Maret 2019 dan Game Connection America (GCA) 2019 di San Fransisco, California, 18 – 21 Maret 2019.

“Kami ingin dengan keterlibatan dalam dua acara akbar ini, karya dan talenta para delegasi dapat memperoleh sambutan yang baik dan membuktikan kualitas produk ekonomi kreatif Indonesia mampu bersaing di kancah internasional,” ujar Ricky Pesik Wakil Kepala Bekraf, kepada media Selasa (26/2/2019) di XXI Plaza Senayan Jakarta.

Ricky menjelaskan, pada tahun 2018, PDB Ekraf diestimasi telah mencapai lebih dari seribu triliun rupiah dan angka ini diperkirakan akan meningkat hingga di atas 1,2 ribu triliun rupiah pada 2019. Sedangkan untuk total nilai ekspor ekraf di 2016 sekitar USD 20 miliar, dan diestimasi akan mencapai US$ 21 miliar di tahun ini. Bekraf berharap dengan secara aktif memperkenalkan produk kreatif Indonesia di luar negeri, target tersebut dapat tercapai.

Baca juga :   TCash Luncurkan Program Poin Jajan TCash

Sederet perusahaan rintisan atau startup yang akan diberangkatkan Bekraf dalam SXSW 2019 yakni Ars., MTarget, Nodeflux, TeleCTG, Noore Sport Hijab, Dicoding, Knok Percussion, program Hello Dangdut, dan musisi Dhira Bongs.

Selain itu, Bekraf juga akan memberangkatkan sejumlah pelaku kreatif dari sub-sektor Aplikasi & Game Developer ke ajang GCA 2019 bekerja sama dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI). GCA sendiri merupakan konvensi tahunan bagi para pelaku industri game dari berbagai penjuru dunia untuk memperluas jaringan bisnisnya.

Sementara, Deputi Akses Jaringan dan Permodalan Asosiasi Game Indonesia (AGI), Cipto Adiguno menjelaskan bahwa GCA menjadi ajang bagi lebih dari 2.700 pengembang, penerbit, distributor serta penyedia jasa berkumpul untuk mendapatkan rekan bisnis baru.

Baca juga :   Kini Hadir Notebook Gaming Ramah Kantong

“Tentunya melihat hal ini menjadi sarana pengembangan bisnis paling efektif bagi industri game. Bersama dengan Bekraf, AGI telah menyeleksi sejumlah pelaku industri game untuk menjadi bagian dari delegasi Indonesia. Setelah melalui proses penjurian, Agate, Wisageni, GameLevelOne, Masshive, Megaxus, CIAYO Games, Arsanesia, Gamechanger, SEMISOFT dan Everidea terpilih mewakili Indonesia di GCA 2019. Perusahan-perusahan startup yang bergerak di bidang game development tersebut berasal dari berbagai kota di Indonesia, seperti Bandung, Jakarta, Tangerang, dan Yogyakarta,” kata Cipto Adiguno.

“Hal tersebut menunjukkan semakin berkembangnya industri ini dan produk kreatif mereka yang beragam kami harapkan mampu merepresentasikan kualitas industri game Indonesia di ajang bergengsi ini,” tambahnya.

Sub-sektor ini diprediksi akan terus berkembang dengan semakin maraknya startup-startup berbasis game yang terus bermunculan. Laju pertumbuhan PDB sub-sektor Aplikasi & Game Developer di tahun 2016 pun mencapai 8,06 % dan valuasi pasar game Indonesia di tahun 2017 berada di angka US$ 879,7 Juta.

Baca juga :   Grab Hadirkan Fitur Pesan Meja di Lebih Dari 2.000 Restoran

Kepala Bekraf Triawan Munaf berharap partisipasi delegasi Indonesia dalam dua ajang tahunan tersebut bisa berdampak positif untuk Indonesia dan para partisipan sendiri. “Penampilan kita jangan seadanya dan harus bagus. Ke depan kami ingin semakin banyak talenta yang bisa kami kirimkan,” kata dia.

Archipelageek terinspirasi dari filosofi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia (archipelageek state). Konsep Archipelageek ini diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai ikon potensi bidang teknologi dan digital yang secara terus menerus menginisiasi berbagai produk aplikasi digital revolusioner. Keikutsertaan Indonesia di ajang SXSW dimulai pertama kali pada tahun 2017 lalu, sementara itu di GCA diawali pada tahun 2018.

FAHRUL ANWAR

Tags: Archipelageek 2019Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)Festival South by Southwest (SXSW) 2019Game Connection America (GCA) 2019
Previous Post

Potensi Tim e-Sport Indonesia Menjanjikan

Next Post

Telkomsel dan Huawei Bangun Joint Innovation Center 5.0

Related Posts

Setelah Dilebur, Bekraf Pamit dari Media Sosial
News

Setelah Dilebur, Bekraf Pamit dari Media Sosial

26 Oktober 2019
0
Teater Garasi Raih Penghargaan Ibsen Scholarship 2019
Headline

Teater Garasi Raih Penghargaan Ibsen Scholarship 2019

20 Oktober 2019
0
Bekraf Gelar Roadshow GSI di Yogyakarta
Headline

Bekraf Gelar Roadshow GSI di Yogyakarta

17 Oktober 2019
0
Load More
Next Post
Telkomsel dan Huawei Bangun Joint Innovation Center 5.0

Telkomsel dan Huawei Bangun Joint Innovation Center 5.0

Anthony Gunawan : Mengumpulkan Para Pedagang Kuliner Dalam Satu Wadah

Tanihub dan Wakuliner Menang Penghargaan ARBSA

Bulalapak Gandeng DANA Hadirkan BukaDANA

DANA Jadi Platform Pembayaran Utama Bukalapak

Discussion about this post

Recent Updates

Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version