Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Orderfaz Tutup Putaran Pendanaan Awal yang Dipimpin 1982 Ventures

13 Juli 2023
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Orderfaz

(Ki-Ka) Co-founder Orderfaz: Mohamad Iqbal, Jessica Alvina, dan Reynaldi Gandawidjaja (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup fintech untuk penjual social commerce Orderfaz mengumumkan telah menyelesaikan putaran pendanaan awal (pre-seed unding) yang dipimpin oleh 1982 Ventures. Tetapi perolehan dananya tidak disebutkan.

Co-founder dan Chief Executive Officer Orderfaz Reynaldi Gandwidjaja mengatakan, investasi yang diperoleh dari putara pendanaan ini akan digunakan untuk merekrut karyawan baru di semua fungsi untuk mendorong pengembangan platform dan perluasan pasar.

Termasuk untuk mengembangkan pasar omnichannel guna mengelola pesanan di seluruh Orderfaz dan platform e-commerce pihak ketiga seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok.Juga, akan mengembangkan program loyalitas pelanggan untuk memberi penghargaan kepada pembeli yang andal.

“Segmen social commerce di Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa, namun mengalami kemacetan dengan terbatasnya saluran penjualan yang tersedia, terutama retail dan e-commerce. Kami menciptakan Orderfaz sebagai one-stop shop bagi bisnis social commerce untuk meningkatkan pendapatan, meningkatkan operasi, dan mencapai tingkat konversi yang efisien,” kata Reynaldi, Kamis (13/7/2023).

Baca juga :   Kontribusi Ekonomi Digital 2,9% dari PDB Indonesia

Diluncurkan pada Maret 2023, Orderfaz adalah platform pembayaran dan pemberdayaan perdagangan yang dirancang untuk membantu merek dan penjual meningkatkan konversi penjualan online di pasar social commerce yang berkembang pesat di Indonesia, yang diperkirakan akan mencapai US$90 miliar pada tahun 2028.

Di Indonesia, 80% pedagang online menjual melalui social commerce dan sekitar 86% pembeli Indonesia telah menggunakan media sosial untuk belanja online.Saluran paling populer adalah TikTok, Instagram, dan Facebook.

Orderfaz mengoptimalkan penjualan dan operasi digital para seller melalui saluran social commerce, biaya transaksi yang lebih rendah, dan memberdayakan merek untuk mendapatkan kontrol yang lebih besar atas bisnis digital mereka.

“Orderfaz menawarkan solusi yang ditargetkan untuk meningkatkan konversi penjualan,” ucap Reynaldi.

Baca juga :   Startup Pendidikan Berbasis AI AJARI.ai Raih Pengakuan Global Di Presight AI-Startup Accelerator

Menurutnya, berdasarkan karakteristik unik pasar Indonesia di mana banyak transaksi online diselesaikan melalui WhatsApp, Orderfaz telah mengembangkan fitur Smart WhatsApp Keyboard, yang memungkinkan penjual untuk menutup transaksi dengan WhatsApp secara mudah, membantu penjual meninjau daftar pesanan, mengirim faktur, dan berbagi produk. tautan checkout ke pembeli semua di antarmuka WhatsApp.

One-Click Checkout terpadu Orderfaz menyederhanakan proses pembelian melalui plugin browsernya. Sementara penjual dapat melacak riwayat pembelian, mengurangi risiko penipuan dengan melacak riwayat untuk setiap pembeli yang diautentikasi.

Scott Krivokopich, Managing Partner, 1982 Ventures mengatakan, adopsi social commerce telah berkembang pesat di Indonesia, di mana para penjual membuka toko di semua saluran media sosial dan menggunakan WhatsApp sebagai alat utama untuk melakukan transaksi,

Baca juga :   Solusi Social-Commerce Woobiz Berdayakan Masyarakat Pasca Pandemi

“Ketika kami mencoba melihat orang menangani ruang social commerce Indonesia, Orderfaz melakukan sesuatu yang berbeda di pasar. Kami sangat senang bekerja dengan tim Orderfaz saat mereka membangun solusi baru dan inovatif untuk sektor social commerce yang sedang berkembang pesat di Indonesia,” kata Krivokopich.

Orderfaz didirikan oleh Reynaldi Gandawidjaja (Chief Executive Officer), Mohamad Iqbal (Chief Commercial Officer), dan Jessica Alvina (Chief Product Officer), mantan eksekutif senior di situs social commerce Evermos.

Tim manajemen sebelumnya mendirikan perusahaan Popaket (platform logistik digital, diakuisisi oleh Evermos) dan Bandros (layanan pengiriman dropship UKM). Lalu mereka mendirikan Orderfaz karena menyadari bahwa kebutuhan segmen pemasaran digital Indonesia yang masif tidak dapat dipenuhi oleh solusi yang ada.

 

STEVY WIDIA

Tags: 1982 VenturesOrderfazsocial commerce
Previous Post

Sociolla Luncurkan Fitur Expert Review di SOCO Beauty Super App

Next Post

OYO Targetkan Tambah 500 Properti di Paruh Kedua 2023

Related Posts

Dorong Pertumbuhan Creator Economy, Lazada Perkuat Ekosistem Afiliasi
e-COMMERCE

Dorong Pertumbuhan Creator Economy, Lazada Perkuat Ekosistem Afiliasi

7 Januari 2026
0
DoubleVerify - spcial commerce
e-COMMERCE

DoubleVerify: 52% Konsumen Indonesia Belanja via Social Commerce

12 Desember 2025
0
social commerce
ANALYZE

MSC: 74% Pelaku Social Commerce Masih Mengandalkan Dana Pribadi Untuk Modal Usaha

26 September 2025
0
Load More
Next Post
properti OYO

OYO Targetkan Tambah 500 Properti di Paruh Kedua 2023

pengelolaan SNAP

SNAP Percepat Integrasi Sistem Pembayaran Digital

Peresmian ASECH

ASECH Jadi Pusat Kepakaran Kota Cerdas

Discussion about this post

Recent Updates

Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version