Minggu, 5 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup T-Lab Dapat Dana Tahap Awal Sebesar US$ 1,6 juta

24 September 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
T-Lab

T-Lab hadirkan aplikasi pembelajaran yang dilengkapi fitur AI. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup edtech penyedia platform pembelajaran Bahasa Mandarin T-Lab meraih pendanaan tahap awal senilai US$ 1,6 juta atau sekitar Rp 22,7 miliar. Dana segar ini akan digunakan untuk menguatkan tim riset dan pengembangan (R&D) T-Lab, dan meningkatkan kualitas kurikulum agar dapat menyediakan sumber pendidikan Bahasa Mandarin yang berkualitas.

Di tahun 2018, jumlah pelajar Bahasa Mandarin di seluruh dunia mencapai 180 juta dan terus bertambah hingga 14.2% setiap tahunnya, sedangkan 95% guru Bahasa Mandarin yang memenuhi kualifikasi berlokasi di Mainland China (Daratan Tiongkok). Maka dari itu, lembaga-lembaga pendidikan Bahasa Mandarin berbasis offline tidak dapat memenuhi kebutuhan para pelajar baik secara kuantitas maupun kualitas. Para pelajar mendapat pengalaman belajar serta hasil yang kurang optimal dengan biaya pendidikan yang tinggi.

Co-Founder T-Lab Gin Zhang mengatakan, setiap daerah memiliki kebutuhan dan ekspektasi belajar yang berbeda-beda. namun, lembaga pendidikan offline maupun online masih kurang memiliki ahli profesional untuk memformulasikan, meneliti dan mengembangkan sebuah metode pengajaran yang lengkap untuk setiap pasar nasional yang berbeda.

Baca juga :   17 Startup Kesehatan Lolos Masuk Program Akselerator dari Reckitt dan East Ventures

“Kendati banyaknya lembaga pengetahuan Bahasa Mandarin online yang berkembang pesat pada masa kini, aplikasi yang dilengkapi fitur Artificial Intelligence (AI)) yang bisa berinteraksi langsung dengan kebutuhan belajar masing-masing murid masih sangat sedikit,” ucap Gin Zhang dalam keterangan pers, Jumat (24/9/2021).

Kesempatan ini membuat Gin Zhang dan Phillip Zhao untuk membuat sebuah platform pembelajaran Bahasa Mandarin yang canggih bernama T-Lab Linnet Chinese di tahun 2021. Mereka menggunakan teknologi AI untuk mengoptimalkan pengalaman belajar bagi murid K-12, tim pengajar T-Lab, dan juga para orang tua. Produk utama dari T-Lab, Linnet Chinese, adalah sistem pengajaran berbasis AI+Live pertama di dunia untuk menciptakan lingkungan belajar umpan balik (closed-loop environment) sehingga murid dapat mencapai target pembelajaran mereka.

Baca juga :   Gerakan #NyalakanIndonesia Kampanyekan Edukasi Keuangan Bagi Milenial

Gamifikasi AI atau pengaplikasian elemen-elemen permainan dalam proses pengajaran dapat menstimulasi ketertarikan murid, dan membuat mereka terus terlibat dalam pelajaran. Teknologi ini pun mengadaptasi kebutuhan pelajaran yang unik dari setiap negara dan pasar yang berbeda-beda, serta kebutuhan fisiologis dari setiap pelajar.

Di sisi lain, para pengajar dapat membuat materi pelajaran yang interaktif dan melacak progres setiap murid secara efektif dengan menggunakan Learning Management System (LSM) yang dirancang khusus oleh T-Lab; sebuah perangkat lunak untuk kegiatan belajar-mengajar. Orang tua juga dapat memonitor progres pembelajaran anak berdasarkan analisa performa dan rapor yang tersedia di dalam aplikasi.

“Kami bekerja tanpa lelah untuk mempersiapkan kurikulum Bahasa Mandarin terbaik bagi murid-murid di seluruh dunia. Kami mengeluarkan banyak energi dan waktu yang relatif lama untuk mengembangkan tim R&D kami, yang juga melibatkan para ahli dan profesional di bidangnya masing-masing,” ujar Phillip.

Baca juga :   SahabatPintar, Situs Penyedia Konten Edukasi Untuk Dukung PJJ Siswa SD

Pendanaan ini dipimpin oleh East Ventures, dengan partisipasi dari K3 Ventures, Blue Elephant Capital, serta Plug & Play.

“Kami percaya pada visi T-lab untuk memberikan pembelajaran bahasa yang menyenangkan sejak usia dini. Kami berharap East Ventures dapat mendukung tim Gin dan Phillip yang sangat beragam dan berbakat untuk melaksanakan misi mereka,” kata Melisa Irene, Partner East Ventures.

 

STEVY WIDIA

Tags: bahasa MandarinEast Venturespendanaan tahap awalstartup edutechT-Lab
Previous Post

Kohler Bold Design Awards Asia Pacific 2021 Berburu Bakat dan Proyek Desain

Next Post

Pertumbuhan Pesat Pasar Cloud Asia, Crayon Resmi Masuk Pasar Indonesia

Related Posts

Ekosistem East Ventures Makin Agresif: Dari Mahasiswa ke Pendanaan US$100 Juta
Startup & Entrepreneurship

Ekosistem East Ventures Makin Agresif: Dari Mahasiswa ke Pendanaan US$100 Juta

2 April 2026
0
Ini Tiga Model Ekonomi Kreatif Yang Bakal Tren di 2025
Startup & Entrepreneurship

Sinergi Hexahelix Jadi Penguat Ekosistem Creative Tech Nasional

12 Januari 2026
0
Videotto
Startup & Entrepreneurship

East Ventures Beri Pendanaan Tahap Awal ke Startup Singapura Videotto

29 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Crayon Indonesia

Pertumbuhan Pesat Pasar Cloud Asia, Crayon Resmi Masuk Pasar Indonesia

Nestle Rumah Pemulihan Material

Nestlé Indonesia Luncurkan Rumah Pemulihan Material

Kiagus Muhammad Aditia

Kiagus Muhammad Aditia : Jadikan Warisan Nusantara Sebagai Peluang Usaha Baru

Discussion about this post

Recent Updates

Equinix

Atasi Kelangkaan Talenta AI, Equinix Luncurkan Investasi Pengembangan SDM Global

2 April 2026
Maybank Indonesia

Maybank Indonesia Akselerasi Pembiayaan Berkelanjutan hingga Rp8,24 Triliun pada 2025

2 April 2026
Telkomsel x Huawei

Telkomsel Gandeng Huawei, Percepat 5G dan Internet Rumah di Indonesia

2 April 2026
Hiburan Digital XLSMART

Hiburan Digital Dongkrak Trafik Lebaran, XLSMART Catat Lonjakan 21%

2 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Equinix

Atasi Kelangkaan Talenta AI, Equinix Luncurkan Investasi Pengembangan SDM Global

2 April 2026
Maybank Indonesia

Maybank Indonesia Akselerasi Pembiayaan Berkelanjutan hingga Rp8,24 Triliun pada 2025

2 April 2026
Telkomsel x Huawei

Telkomsel Gandeng Huawei, Percepat 5G dan Internet Rumah di Indonesia

2 April 2026
Hiburan Digital XLSMART

Hiburan Digital Dongkrak Trafik Lebaran, XLSMART Catat Lonjakan 21%

2 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version