Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Teknologi Peternakan Unggas Pitik Raih Pendanaan Rp206 Miliar

21 Mei 2022
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Pitik CoFounders

(ki-ka) Pitik Cofounders Arief Witjaksono dan Rymax Joehana. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup teknologi peternakan unggas asal Indonesia Pitik, beroleh pendanaan Seri A senilai US$14 juta atau sekitar Rp206 miliar. Pendanaan ini dipimpin oleh Alpha JWC Ventures, dengan partisipasi dari MDI Ventures dan Wavemaker Partners.

Dengan dana segar ini Pitik mengaku akan terus mengembangkan teknologi dan memperluas ekosistemnya untuk memberdayakan lebih banyak peternak ayam (unggas) di Indonesia. Pendanaan ini juga akan digunakan Pitik untuk ekspansi di segi teknologi, operasional, dan pengembangan ternak.

“Kami membuktikan efektivitas teknologi kami dalam membantu peternak meningkatkan hasil panen. Impian besar kami adalah memberdayakan semua peternak ungags  di Indonesia melalui layanan terpadu kami dan memastikan kami dapat meningkatkan taraf hidup mereka,” kata Arief Witjaksono CEO dan Co-Founder Pitik dalam keterangannya, Sabtu (21/5/2022).

Baca juga :   Di Yogya, Jumlah Booking OYO Kuartal 1 Naik Drastis

Dia mengklaim, teknologi dan sistem Pitik telah terbukti berhasil memberdayakan dan meningkatkan efisiensi produksi mitra ternaknya  yang disebut Kawan Pitik. Berdasarkan data terakhir yang diperoleh, peternak Kawan Pitik berhasil menekan angka kematian hingga setengah dan meningkatkan rasio konversi pakan sebesar 12 persen dibandingkan angka rata-rata nasional, yang pada akhirnya turut meningkatkan pendapatan mereka.

Arief juga mengtakan, pendanaan ini akan membantu perusahaan menjangkau lebih banyak peternak serta untuk mendorong inovasi teknologi lebih lanjut dalam sektor peternakan.

Dalam kurun waktu satu tahun, Pitik telah bermitra dengan ratusan petani di 53 kecamatan di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Dari jaringan peternak ini, Pitik mampu menjual lebih dari 16 juta ekor ayam per tahun–menjadikanya sebagai startup perunggasan terbesar secara ukuran bisnis di Indonesia.

Baca juga :   Miles Produksi Film Drama Thriller Pertama Di Tengah Pandemi

Dengan pendanaan Seri A ini, Pitik akan terus mengembangkan teknologi canggih dan produk otomatisasi pertanian yang akan meningkatkan produktivitas pertanian lebih jauh.

Perusahaan juga menargetkan untuk ekspansi ke seluruh wilayah Jawa pada tahun ini, dan ke pulau-pulau lain pada 2023. Pitik juga akan memperluas bisnisnya ke layanan hilir seperti pemrosesan dan distribusi ayam ke pengguna akhir.

“Kami telah membuka peluang bisnis hulu di bidang peternakan unggas. Memperluas layanan ke sektor hilir membuat kami dapat membantu petani mendapatkan margin yang lebih tinggi lagi. Ini selaras dengan misi kami untuk menjadi mitra peternak di semua titik perjalanan bisnis mereka. Tidak hanya itu, ini juga berarti Pitik dapat menyediakan ayam yang lebih sehat dan berkualitas lebih tinggi untuk konsumen Indonesia karena produk yang dijual oleh Pitik diambil dari ekosistem peternak sendiri yang telah memiliki standar kontrol kualitas yang ketat,” kata Rymax Joehana COO dan Co-Founder Pitik.

Baca juga :   Nex-BE Fest Pertemukan 32 Startup Dengan BUMN

Sementara Eko Kurniadi, Partner di Alpha JWC Ventures menilai Pitik telah membangun solusi lengkap manajemen pemeliharaan ternak unggas berbasis teknologi yang memungkinkan mereka untuk menawarkan harga yang kompetitif dan suplai input ternak yang stabil.

“Melalui kerja sama dengan integrator industri dan pelaku ekosistem, Pitik berhasil mendapatkan traksi awal yang sangat baik. Kami percaya bahwa keunggulan ini akan memosisikan Pitik di garda terdepan pengembangan rantai pasok peternakan unggas di seluruh Indonesia,” ujar Eko.

 

STEVY WIDIA

Tags: Alpha JWC VenturesMDI VenturesPitikstartup teknologi peternakanWavemaker Partners
Previous Post

WIR Group dan Salim Group Bentuk Joint Venture Untuk Pengembangan Metaverse

Next Post

Huawei Akan Investasi Pada Ekonomi Digital di Asia Pasifik Termasuk Indonesia

Related Posts

MDI Ventures
STARTUP

Cegah Penyuapan Dalam Ekosistem Startup, MDI Ventures Perkuat Tata Kelola

20 Januari 2026
0
Pitik
FEATURES

Pitik dan Ilusi Revolusi Agritech yang Terlalu Cepat Terbang

26 Desember 2025
0
MDI Ventures
STARTUP

MDI Impact Report 2025 Kenalkan Portofolio Startup Lintas Sektor Yang Berdampak Sosial

11 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Huawei APAC Digital Innovation Congress

Huawei Akan Investasi Pada Ekonomi Digital di Asia Pasifik Termasuk Indonesia

penjualan ritel

Indonesia Mengalami Peningkatan Penjualan Ritel Terkuat dalam Dua Tahun Terakhir

Lenna.ai

Perusahaan Patungan MCash dan SiCepat Berinvestasi Ke Startup Kecerdasan Buatan

Discussion about this post

Recent Updates

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Pikat Gen Z, Indomie  Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
IM3

IM3 Hadirkan Perlindungan Bagi Pengguna WhatsApp Call

14 Februari 2026
COSMAX Indonesia

COSMAX Indonesia Gelar Innovation Conference 2026, Bahas Transformasi Industri Kecantikan Berbasis Riset dan Teknologi

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Pikat Gen Z, Indomie  Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
IM3

IM3 Hadirkan Perlindungan Bagi Pengguna WhatsApp Call

14 Februari 2026
COSMAX Indonesia

COSMAX Indonesia Gelar Innovation Conference 2026, Bahas Transformasi Industri Kecantikan Berbasis Riset dan Teknologi

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version