Jumat, 2 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Strategi Tokopedia Untuk Bertahan Bukan Diskon

14 Oktober 2019
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Tokopedia Fokus Go Lokal

William Tanuwijaya Co-Founder dan CEO Tokopedia. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pertumbuhkan bisnis e-commerce di Indonesia semakin pesat dengan persaingan yang semakin ketat. Tokopedia yang telah berusia satu decade ingin perusahaannya tumbuh berkelanjutan (sustainable). Untuk itu, unicorn Tanah Air ini pun tak hanya mengandalkan promosi seperti diskon.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan, pihaknya akan fokus memperluas pasar bagi mitra penjual termasuk ekspor. Untuk bisa mencapai target itu, Tokopedia tidak mengandalkan promosi seperti Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dalam meningkatkan transaksi. Perusahaannya justru mendorong pengguna untuk terbiasa berbelanja online melalui kampanye seperti ‘Ciptakan Peluang’, ‘Sudah Cek Tokopedia Belum’, dan ‘Mulai Aja Dulu’. Tahun depan,

“Kami selalu percaya e-commerce itu seharusnya suistainable karena kami membantu bisnis untuk bertumbuh,” kata William dalam acara Super Ecosystem Tokopedia belum lama ini di Djakarta Theater, Jakarta.

Baca juga :   Nilai Bisnisnya Besar, MAP Pun Masuk e-Commerce

Tokopedia memperkirakan nilai transaksi di platform-nya (gross merchandise value/GMV) tembus Rp 222 triliun pada tahun ini. Nilai itu setara 1,5% Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Terhitung sejak Mei lalu, GMV di Tokopedia mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,1 triliun per bulan.

“Jadi (strategi bisnis kami) semuanya adalah tentang kebiasaan, bukan tentang diskon. Ketika perusahaan kami harus membuat kampanye yang sifatnya promosi sekalipun, kami mengambil budaya masyarakat Indonesia sendiri, yang memang lebih bermakna bagi mereka,” William.

Untuk bisa mengubah kebiasaan masyarakat dari belanja offline ke online, Tokopedia mempelajari budayanya. Contohnya, perusahaan e-commerce ini bakal memaksimalkan transaksi selama Ramadan karena konsumen di Indonesia banyak berbelanja pada periode ini.

Baca juga :   Jumlah Peserta PATA Travel Mart 2016 Meningkat

Dengan strategi ini, ia berharap laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (earnings before interest, taxes, depreciation and amortization/EBITDA) bisa positif tahun depan. Selain itu, Tokopedia bakal berfokus menyasar pasar Indonesia. Apalagi, pengguna aktif telah mencapai 90 juta per akhir tahun lalu.

“Kami melihat potensi (bisnis perusahaan) yang terbesar itu ada di masyarakat perdesaan. Jadi dengan strategi berikutnya, kami akan ‘Go Local’ bukan ‘Go Global’. Kami merasa bahwa Boyolali lebih penting dan berpotensi daripada Bangkok, misalnya. Surakarta lebih penting dan berpotensi daripada Singapura,” katanya.

Menurut William, ada sekitar 100 juta masyarakat di Indonesia yang tinggal di perdesaan. Melihat potensi itu, menurutnya, perusahaan bisa membantu para pengusaha desa dan nasional untuk memperluas pasar. Dengan begitu, Tokopedia bisa berkontribusi maksimal terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Tanah Air. “Kami menargetkan hingga 10 tahun ke depan, Tokopedia bisa berkontribusi hingga 5% terhadap perekonomian di Indonesia,” kata dia.

Baca juga :   Go-Jek Sejahterakan Mitra Lewat Program Swadaya

STEVY WIDIA

Tags: e-commerceGo LocalstrategiTokopedia
Previous Post

IFW 2020 Kembali Usung Tema Budaya Borneo

Next Post

Shopee Gelar Stories From Female Superheroes di ICC 2019

Related Posts

Berkat E-Commerce Batik Khantil Bangkit Dari Keterpurukan
Headline

Berkat E-Commerce Batik Khantil Bangkit Dari Keterpurukan

6 Desember 2025
0
Shopee Live
Headline

Pelaku UMKM Raup US$270 Miliar secara Global Melalui Platform Shopee

2 Desember 2025
0
Fokus Tingkatkan Nilai Brand Jadi Strategi e-Commerce Lazada di Tahun 2026
Headline

Fokus Tingkatkan Nilai Brand Jadi Strategi e-Commerce Lazada di Tahun 2026

28 November 2025
0
Load More
Next Post
Shopee Gelar Stories From Female Superheroes di ICC 2019

Shopee Gelar Stories From Female Superheroes di ICC 2019

Erasmus Days 2019: Alumni Indonesia Gelar Sosialisasi Peduli Lingkungan

Erasmus Days 2019: Alumni Indonesia Gelar Sosialisasi Peduli Lingkungan

Bully Aja I Don’t Care, Pesan Positif Dari Korban Perundungan

Facebook Rilis Panduan Online Bullying

Discussion about this post

Recent Updates

Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version