Kamis, 9 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Technology

Atasi Kesenjangan Talenta AI, Pearson dan AWS Luncurkan Framework Kesiapan Kerja di Jakarta

9 Juli 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
Pearson x AWS

Atasi Kesenjangan Talenta AI, Pearson dan AWS Luncurkan Framework Kesiapan Kerja di Jakarta (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan pembelajaran sepanjang hayat global, Pearson, bersama Amazon Web Services (AWS), meluncurkan laporan riset terbaru yang mengungkapkan adanya kesenjangan besar antara dunia pendidikan tinggi dan industri kerja terkait kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Riset ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh pemberi kerja (employers) di seluruh dunia kesulitan menemukan lulusan perguruan tinggi dengan keterampilan AI yang dibutuhkan.

Sebaliknya, hampir empat dari lima pimpinan universitas meyakini bahwa institusi mereka telah memenuhi ekspektasi industri. Kesenjangan persepsi ini dipicu oleh laju perubahan lanskap kerja yang bergerak terlalu cepat akibat adopsi teknologi.

Hal itu terungkap dari temuan bertajuk AI Readiness: Building the Bridge from Higher Education to Work. Riset ini melibatkan survei terhadap lebih dari 2.700 mahasiswa, pendidik, dan pemberi kerja di enam negara.

Urgensi Kurikulum AI Terhadap Penyerapan Kerja Lulusan

Hasil studi ini dinilai sangat relevan bagi kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Meskipun angka pengangguran nasional secara umum menurun, tingkat pengangguran lulusan perguruan tinggi (graduate unemployment) justru naik menjadi 6,23% pada awal 2025.

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi institusi pendidikan tinggi di bawah kerangka kebijakan Merdeka Belajar, di mana metrik Indikator Kinerja Utama (IKU 1) secara ketat mengaitkan alokasi pendanaan universitas dengan tingkat penyerapan kerja para lulusannya.

Sebagai solusi atas kendala tersebut, Pearson dan AWS memperkenalkan AI Readiness Friction Framework. Kerangka kerja ini mengidentifikasi enam titik hambatan struktural yang kerap memperlambat jalur transisi mahasiswa dari ruang kelas menuju dunia kerja. Hambatan tersebut mencakup faktor kecepatan adaptasi kurikulum (pace) dan penyelarasan antara institusi pendidikan dengan kebutuhan pemberi kerja (connection).

Selain itu, kesiapan serta kapabilitas tenaga pendidik atau dosen (capability) dan tata kelola kebijakan kampus (governance) juga menjadi poin krusial yang disorot. Sektor pendidikan tinggi juga dituntut untuk mengatasi keterbatasan dalam penyediaan pengalaman langsung (experience) dalam pengaplikasian AI, serta memastikan penguasaan keahlian teknis maupun nonteknis yang relevan (skills) bagi para lulusan.

Pentingnya Kolaborasi Sektor Pendidikan dan Industri

Pearson’s Head of Higher Education APAC, Eklavya Bhave, menegaskan bahwa masalah utama yang dihadapi saat ini bukanlah akses terhadap teknologi, melainkan bagaimana mengubah akses tersebut menjadi sebuah kapabilitas nyata.

“Kesenjangan ini bukan pada akses ke alat (tools), melainkan pada dukungan yang mengubah akses tersebut menjadi kapabilitas. Framework ini menunjukkan kepada para pemimpin universitas di Indonesia secara tepat di mana mereka harus mengambil tindakan,” kata Eklavya, Kamis (9/7/2026).

Di sisi lain, Pearson’s Head of Institutional Language Learning APAC, David Lyons, menambahkan bahwa seiring transformasi kerja akibat AI, keterampilan nonteknis manusia justru menjadi semakin krusial. Kombinasi antara kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, adaptabilitas, serta kemahiran berbahasa Inggris menjadi modal utama bagi lulusan untuk bersaing di pasar kerja global.

Peluncuran riset di Jakarta ini merupakan bagian dari rangkaian awal publikasi laporan tingkat negara, yang nantinya akan diikuti oleh penerbitan edisi khusus untuk kawasan Asia Tenggara. (*AMBS)

 

Tags: Artificial IntelligenceAWSMerdeka BelajarPearsonPengangguran Lulusanteknologi pendidikanUniversitas Indonesia
Previous Post

Perluas Pilihan Logistik Seller, Lion Parcel Jalin Kemitraan Strategis Bersama Toco

Related Posts

Peretasan aset kripto
Digital Business

Kerugian Peretasan Kripto Semester I-2026 Tembus US$1 Miliar, AI Jadi Solusi Keamanan Baru

2 Juli 2026
0
AI PC
Technology

Bagaimana AI Mulai Mendefinisikan Ulang Kemampuan PC Anda

1 Juli 2026
0
AI Agents Lintasarta
Technology

AI Agents Mulai Jadi Tren Baru, Industri Indonesia Bergerak ke Tahap Implementasi AI

25 Juni 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Pearson x AWS

Atasi Kesenjangan Talenta AI, Pearson dan AWS Luncurkan Framework Kesiapan Kerja di Jakarta

9 Juli 2026
Lion Parcel x Toco

Perluas Pilihan Logistik Seller, Lion Parcel Jalin Kemitraan Strategis Bersama Toco

9 Juli 2026
Maybank Indonesia Syariah x Muslim Pro

Mudahkan Tabungan Haji, Maybank Syariah dan Muslim Pro Rilis Layanan Amanah Pro

9 Juli 2026
BCA Sertifikasi Halal

Kejar Target Oktober 2026, BCA Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM di Kubu Raya

9 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pearson x AWS

Atasi Kesenjangan Talenta AI, Pearson dan AWS Luncurkan Framework Kesiapan Kerja di Jakarta

9 Juli 2026
Lion Parcel x Toco

Perluas Pilihan Logistik Seller, Lion Parcel Jalin Kemitraan Strategis Bersama Toco

9 Juli 2026
Maybank Indonesia Syariah x Muslim Pro

Mudahkan Tabungan Haji, Maybank Syariah dan Muslim Pro Rilis Layanan Amanah Pro

9 Juli 2026
BCA Sertifikasi Halal

Kejar Target Oktober 2026, BCA Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM di Kubu Raya

9 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version