Coursera: Tingkat Kelulusan Kursus GenAI Perempuan di Indonesia Lampaui Laki-laki

Riset Coursera GenAI

Coursera: Tingkat Kelulusan Kursus GenAI Perempuan di Indonesia Lampaui Laki-laki (Foto: Ilustrasi)

youngster.id - Laporan terbaru platform pembelajaran daring Coursera bertajuk “One Year Later: The Gender Gap in GenAI” mengungkap fakta menarik mengenai talenta digital di Indonesia. Meskipun secara jumlah pendaftaran masih didominasi laki-laki, peserta perempuan di Indonesia mencatatkan tingkat kelulusan kursus Generative AI (GenAI) 0,9% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

“Data kami menunjukkan bahwa ketika perempuan di Indonesia mendapatkan akses terhadap peluang pembelajaran GenAI, mereka memperlihatkan ketekunan yang luar biasa,” ujar Dr. Alexandra Urban, Learning Science Research Lead di Coursera.

Temuan ini menunjukkan bahwa ketekunan dan komitmen belajar perempuan di Indonesia sangat kuat saat mereka mendapatkan akses ke pendidikan teknologi berkualitas tinggi. Hal ini sekaligus mematahkan stigma mengenai kemampuan teknis berdasarkan gender.

Data tahun 2025 menunjukkan bahwa perempuan menyumbang 32% dari total pendaftaran kursus GenAI di Indonesia, naik tipis dari 31% pada tahun sebelumnya. Coursera menilai hambatan utama partisipasi perempuan bukan terletak pada kemampuan atau motivasi, melainkan pada akses.

Saat ini, kesenjangan di sektor teknologi Indonesia masih cukup lebar. Data Kementerian Kominfo menunjukkan perempuan mencakup 49% pengguna internet, namun hanya 27% yang berkarier di sektor teknologi—masih di bawah rata-rata global sebesar 40%.

Laporan tersebut menyoroti bahwa perempuan lebih tertarik pada kursus GenAI yang bersifat beginner-friendly dan memiliki penerapan praktis di dunia nyata. Kursus yang mengajarkan GenAI sebagai alat bantu pekerjaan (pendidikan, penulisan, kreativitas) memiliki partisipasi perempuan yang mendekati kesetaraan.

Kursus Meta Social Media Management mencatat pendaftaran perempuan di Indonesia mencapai 54,6%. Selain teknis, partisipasi perempuan dalam kursus berpikir kritis naik menjadi 40% pada 2025.

Untuk membangun ekonomi digital yang inklusif, Coursera merekomendasikan beberapa pendekatan strategis bagi pemerintah dan lembaga pendidikan: Lokalisasi Konten, yaitu memperluas akses melalui bahasa lokal dan kemitraan strategis; Pedagogi Inklusif untuk menjamin keterwakilan perempuan dalam materi dan pengajaran kursus; dan Menekankan bagaimana AI dapat meningkatkan produktivitas harian di tempat kerja.

10 Kursus Terpopuler di Indonesia Berdasarkan Persentase Pendaftaran Peserta Didik Perempuan

Nama Kursus

% Pendaftaran oleh Peserta Didik Perempuan

Social Media Management dari Meta

54.6%

Satisfaction Guaranteed: Develop Customer Loyalty Online dari Google

46.9%

Design Fundamentals with AI dari Adobe

46.1%

Digital Marketing: Platforms, Data, and Technologies dari University of Illinois Urbana Champaign

42.1%

Introduction to Data Analytics dari IBM

42.1%

Digital Marketing: Customer dari University of Illinois Urbana Champaign

39.7%

Design a User Experience for Social Good & Prepare for Jobs dari Google

38.1%

Google AI Essentials dari Google

37.5%

Introduction to AI dari Google

34.3%

Maximize Productivity With AI Tools dari Google

33.7%

 Melalui perluasan akses pendidikan AI yang adil, Indonesia diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang beragam dan siap memimpin revolusi teknologi di masa depan. (*AMBS)

 

Exit mobile version