Inovasi Logistik, Grab dan SKYY Network Uji Coba Pengiriman Makanan Menggunakan Drone di Bali

Uji Coba Pengiriman Makanan Drone Bali

Inovasi Logistik, Grab dan SKYY Network Uji Coba Pengiriman Makanan Menggunakan Drone di Bali (Foto: Istimewa/Nuanu)

youngster.id - SKYY Network, Nuanu Creative City, dan Café del Mar Bali berkolaborasi dengan Grab Indonesia meluncurkan pilot project pengiriman makanan menggunakan drone selama tiga bulan di Bali. Langkah ini menjadi uji coba operasional penerbangan tanpa awak Beyond Visual Line of Sight (BVLOS) pertama bagi SKYY Network di Indonesia.

Dalam skema uji coba ini, Nuanu Creative City difungsikan sebagai lokasi eksplorasi integrasi teknologi ke dalam operasional harian. Sementara itu, Café del Mar Bali berperan sebagai hub pengiriman utama guna menguji kelayakan pengiriman makanan jarak menengah (middle mile).

Pilot project ini mengintegrasikan keahlian penerbangan dan regulasi SKYY Network, armada dari A2Z Drone Delivery, serta jaringan on-demand milik Grab Indonesia. Operasional drone dijalankan dengan mematuhi regulasi dari Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Bali, hingga Desa Adat setempat. Sistem ini juga terhubung secara real-time via platform SkyyOS karena beroperasi di ruang udara terkendali dekat Bandara Internasional Ngurah Rai.

Eksplorasi Model Logistik Hibrida

Pengangkut udara ini dirancang bukan untuk menggantikan peran Mitra Pengemudi, melainkan untuk melengkapi ekosistem pengiriman darat yang sudah ada. Pelanggan tetap memesan lewat aplikasi Grab, merchant menyiapkan pesanan, dan operator mengelola penerbangan drone.

Mitra Pengemudi tetap memegang peran penting pada tahap akhir pengiriman (last-mile) langsung ke tangan pelanggan. Model hibrida ini diharapkan dapat membantu efisiensi waktu tempuh di rute-rute yang memiliki tantangan geografis atau kepadatan lalu lintas.

“Grab Indonesia senantiasa terbuka terhadap inovasi yang dapat melengkapi layanan kami. Teknologi ini hadir bukan untuk menggantikan Mitra Pengemudi kami, melainkan untuk melengkapi peran mereka dan membantu kami mengeksplorasi model logistik hibrida yang lebih efisien,” ujar Prisca Yosevine, Bali Nusra Region Operational Head, Grab Indonesia, dikutip Selasa (6/10/2026).

Uji Coba Lapangan dan Respons Pelaku Industri

Proyek ini menjadi batu loncatan penting bagi SKYY Network dalam memperluas rekam jejak logistik udara setelah sebelumnya mengoperasikan jaringan drone medis di Eropa.

“Bali menghadirkan tantangan yang berbeda dari apa yang telah kami bangun di Eropa—beralih dari pengiriman medis ke pengiriman makanan, sekaligus beroperasi di ruang udara terkendali Bandara Ngurah Rai. Kami ingin memahami bagaimana pengiriman drone dapat dijalankan secara bertanggung jawab dan aman,” ungkap Rory Houston, CEO SKYY Network.

Dari sudut pandang kawasan kreatif dan hospitaliti, kolaborasi ini dinilai sebagai langkah nyata untuk menguji relevansi teknologi di dunia nyata.

“Kami tidak mencoba membuktikan bahwa drone adalah masa depan dari segalanya. Nilai sesungguhnya terletak pada penciptaan lingkungan di mana teknologi dapat diuji berdampingan dengan kehidupan sehari-hari,” kata Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City.

Senada dengan hal tersebut, Rio Fransisco selaku Head of Marketing Café del Mar Bali menambahkan bahwa pengujian ini dilakukan untuk memastikan bahwa layanan pengiriman udara dapat terintegrasi secara mulus tanpa mengganggu kenyamanan dan standar layanan tamu.

Hasil dari pilot project selama tiga bulan ini diharapkan dapat memberikan data konkret mengenai kesiapan infrastruktur, regulasi, dan efisiensi logistik udara hibrida di Indonesia. (*AMBS)

 

Exit mobile version