Jumat, 2 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Teknologi Blockchain dan Web3 Diprediksi Jadi Game Changer Bagi Industri Properti

10 Juni 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Blockchain

Resmi, Blockchain Masuk Rancangan Strategis Digital Indonesia (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan teknologi seperti blockchain dan Web3 diprediksi akan merevolusi sektor properti global di Indonesia dan seluruh dunia. Dalam forum tahunan internasional World Trade Center Association (WTCA) Global Business Forum (GBF) ke-55 di Marseille, Prancis, para pemimpin bisnis menyoroti pentingnya adopsi teknologi untuk mempertahankan daya saing di pasar global.

Lia Rochat, Founder and CEO Archismart Solar (Prancis) mengatakan, mengadopsi solusi teknologi inovatif sangat penting untuk tetap kompetitif di tengah perubahan lanskap properti dan bisnis yang terus berkembang. Menurutnya, Blockchain dan Web3 akan menjadi gamechanger. Teknologi ini akan membantu transaksi di dunia properti jadi lebih cepat, transparan, dan terdesentralisasi tanpa perantara seperti bank atau broker.

“Web3, generasi internet berbasis blockchain, memungkinkan tokenisasi aset, yaitu mengubah aset fisik seperti properti menjadi token digital yang dapat diperdagangkan. Ini akan mengubah cara kita mengembangkan dan membiayai proyek properti,” kata Rochat, dikutip Selasa (10/6/2025).

Baca juga :   Giovanno Warli : Optimalkan Teknologi Untuk Angkat Potensi Perajin Lokal

Adopsi teknologi ini juga mulai menunjukkan perkembangan di Indonesia. Salah satu pelopornya adalah Bank Tabungan Negara (BTN), yang tengah mengembangkan produk tokenisasi properti melalui skema Dana Investasi Real Estat (DIRE) berbasis blockchain.

Scott Wang, Wakil Presiden WTCA Asia Pasifik, menyebutkan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin tokenisasi di kawasan.

“ Kami mendorong pelaku usaha dan institusi keuangan untuk mengadopsi teknologi ini guna menciptakan ekosistem industri yang lebih inklusif,” ucap Wang.

Tokenisasi dinilai sebagai strategi pembiayaan baru untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo, yaitu program pembangunan tiga juta rumah per tahun. Dengan teknologi ini, properti dapat dipecah dalam unit kecil yang terjangkau investor ritel sehingga mendorong inklusi dan memperdalam pasar modal. Laporan Project Wira (BRI Ventures, Saison Capital, D3 Labs, Tiger Research) memproyeksikan nilai pasar tokenisasi aset di Indonesia mencapai US$88 miliar (Rp1.390 triliun) pada 2030.

Baca juga :   Gelar SDL 2017 Telkom Cari Ide Terobosan Baru

Hingga kini, empat entitas telah melakukan tokenisasi aset dunia nyata (RWA), salah satunya properti melalui mekanisme regulatory sandbox (ruang uji coba) OJK. Hal ini menjadi langkah awal menuju regulasi penawaran aset kripto yang lebih luas.

Diego Cortese, Vice President – Venue Commercial di Dubai World Trade Center (DWTC), melaporkan dalam sesi GBF bahwa inovasi-inovasi ini telah diterapkan di dalam jaringan WTCA, seperti DWTC yang baru-baru ini bekerja sama dengan Otoritas Regulasi Aset Virtual untuk mengatur aset digital, serta menandatangani kesepakatan dengan Departemen Pertanahan Dubai untuk menerapkan tokenisasi dalam transaksi real estat.

Perkembangan teknologi lain seperti Artificial Intelligence (AI) juga disebut menjadi gelombang besar berikutnya di industri properti. Dalam Real Estate Summit yang sama, Editor fDi Intelligence Jacopo Dettoni menekankan bahwa kesiapan menghadapi gelombang AI akan menentukan keberhasilan pelaku industri.

Baca juga :   Dea Salsabila Amira : Ajak Masyarakat Tetap Tampil Fesyen Tanpa Menumpuk Sampah

Cortese juga mencatat pergeseran arus investasi asing (FDI) dari sektor perkantoran ke jenis properti lain seperti hunian, kawasan industri, pusat data, dan fasilitas life science (laboratorium, klinik).

“Permintaan pusat data kini tidak lagi terpusat di kota besar, tetapi menyebar ke kota tier dua karena efisiensi biaya,” kata Cortese. (*AMBS)

 

Tags: industri propertiTeknologi Blockchain dan Web3tokenisasi
Previous Post

Ditopang Strategi Promosi yang Efektif, Laba Easycash Naik 22% di 2024

Next Post

Investor Kripto Indonesia Tembus 14 Juta, Tapi Literasi Perlu Ditingkatkan

Related Posts

properti
News

Industri Properti Tetap Melaju di Tengah Pandemi

24 November 2021
0
Load More
Next Post
investor kripto

Investor Kripto Indonesia Tembus 14 Juta, Tapi Literasi Perlu Ditingkatkan

Agate - RIFTSTORM

Habiskan Lebih Rp100 Miliar, Agate Luncurkan Gim Looter-Shooter RIFSTORM

Laptop Fleksibel Untuk Mereka Yang Kerap Transisi dari Deadline ke Quality Time

Laptop Fleksibel Untuk Mereka Yang Kerap Transisi dari Deadline ke Quality Time

Discussion about this post

Recent Updates

Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version