Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Tren Konten Kreator Terus Meningkat di 2020

1 Januari 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Twitter Indonesia Hadirkan BlueRoom

BlueRoom, ruang khusus bagi para kreator konten di Twitter. (Foto: dok.youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Meningkatnya kemajuan teknologi dari waktu ke waktu mendorong lahirnya berbagai profesi baru, salah satunya konten creator. Diprediksi ketertarikan generasi muda untuk menjadi content creator diprediksi semakin meningkat pada 2020.

Salah satu jaringan profesional terbesar dunia Linkedln mencatat bahwa saat ini Usaha Kecil Menengah (UKM) bahkan telah melirik dan merekrut para profesional yang memiliki keterampilan teknologi dan mampu mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan daya saing.

Ernia Karina, praktisi media online mengatakan industri pemberitaan juga dituntut untuk lebih kreatif mencari konten yang disukai pembaca. Ernia juga tak menampik bahwa menjadi pembuat konten kreatif untuk media ada tantangannya.

“Sangat fluktuatif sekali tren dan tipe konten yang disukai target market. Pasti kami nyari yang viral, tapi tetap mengedepankan kualitas, kami tidak ingin mengarahkan pembaca ke arah negatif,” kata Ernia baru-baru ini..
Menurut Ernia banyaknya konten yang sedang tren, tak harus membuat media menjadi minder ataupun memilih untuk menutup bisnisnya. Karena Media masih memiliki pasarnya sendiri.

“Sangat disayangkan seperti majalah yang banyak tutup, kalau kita sebagai media tidak melihat perubahan dan beradaptasi ya kita mati. Harus sering mengevaluasi diri, mengeksplor perkembangan tren konten terbaru. Tidak harus mengikuti yang diinginkan orang, kita harus membuat pasar sendiri. Bagaimana kita memproduksinya dengan baik dan konsisten bereksplorasi,” paparnya.

Baca juga :   SnackVideo, Aplikasi Video Pendek yang Lagi Hits di Indonesia

Dia menyatakan, media tidak harus selalu mengikuti perkembangan zaman. Media hanya harus tahu siapa pembacanya. Meski diakui Ernia membuat konten di tengah perkembangan tren digital ini sulit.

“Jangan terlalu keras kepala, harus mengikuti zaman. Kalau dibilang bikin konten itu sulit, itu cuma di awal saja, kalau sudah terbiasa lebih enak jadi kuncinya adalah kalau mau jadi content creator harus konsisten. Kita harus tahu siapa pembaca kita, konsisten, dilihatnya sambil cari feedback, apakah sudah menarik,” kata Ernia.

STEVY WIDIA

Tags: konten kreatormediaprediksi 2020
Previous Post

5 Pencarian Terbanyak di Google Sepanjang 2019

Next Post

Awal 2020, Indonesia Punya 7 Unicorn

Related Posts

Media Sosial X
Industry

Media Sosial X Hadirkan Fitur Baru Untuk Dukung Monetisasi Konten Kreator

9 Maret 2026
0
Konten Kreator Ini Jadi Duta Solo Internasional Performing Arts
Technology

Konten Kreator Ini Jadi Duta Solo Internasional Performing Arts

13 Agustus 2025
0
Kampanye 12.12 Birthday Sale
Headline

Puncak Kampanye 12.12 Shopee Catat Penjualan Meningkat Hingga 7 Kali Lipat

14 Desember 2024
0
Load More
Next Post
Ekosistem Startup Diharapkan Turunkan Angka Pengangguran

Awal 2020, Indonesia Punya 7 Unicorn

Presiden Joko Widodo Resmikan Tol Langit

Ekonomi Digital Indonesia Diprediksi Terbesar di Asia Tenggara

Link Gandeng GOJEK Untuk Pembayaran Non Tunai

5 Tren Keuangan Tahun 2020

Discussion about this post

Recent Updates

Shadow Esports - FFNS 2026 Spring

Shadow Esports Juara FFNS 2026 Spring, Siap Wakili Indonesia di FFWS SEA

7 April 2026
North Star Asia

Ajang Startup Teknologi North Star Asia Gaet Investor Beraset US$350 Miliar

7 April 2026
pasar FMCG di ecommerce

Rekor Baru! Penjualan FMCG di E-commerce Tembus Rp40 Triliun pada Kuartal I 2026

7 April 2026
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Shadow Esports - FFNS 2026 Spring

Shadow Esports Juara FFNS 2026 Spring, Siap Wakili Indonesia di FFWS SEA

7 April 2026
North Star Asia

Ajang Startup Teknologi North Star Asia Gaet Investor Beraset US$350 Miliar

7 April 2026
pasar FMCG di ecommerce

Rekor Baru! Penjualan FMCG di E-commerce Tembus Rp40 Triliun pada Kuartal I 2026

7 April 2026
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version