youngster.id - Tim esports ONIC menyabet gelar juara turnamen pramusim Free Fire Battle Rush Series (FFBRS) 2026. Kemenangan ini diraih setelah ONIC berhasil mengamankan Booyah di ronde keenam babak Grand Final, sekaligus mengunci status Champion Rush yang menjadi penentu gelar juara dalam format kompetisi kali ini.
Pencapaian ini semakin mempertegas dominasi ONIC di skena kompetitif Free Fire, menyusul prestasi sebelumnya sebagai jawara FFWS SEA 2025 Spring dan peraih medali perak di SEA Games 2025. Digelar sejak 31 Januari, FFBRS 2026 menjadi panggung inklusif yang mempertemukan 12 tim dari berbagai level, mulai dari tim profesional papan atas seperti EVOS Divine, tim Nusantara Series seperti Dewa United, hingga tim komunitas dari jalur pelajar, SMAN 5 Ambon.
Coach ONIC, Ahmad Fadly Masturoh (AFM), mengungkapkan bahwa turnamen ini menjadi sarana adaptasi yang krusial bagi timnya sebelum terjun ke kancah internasional FFWS SEA mendatang. AFM menekankan pentingnya bagi para pemain untuk terus mengasah mental saat menghadapi tim-tim dengan gaya bermain baru yang belum pernah ditemui di panggung profesional sebelumnya.
“Hasil turnamen ini menjadi bekal berharga bagi anak-anak untuk beradaptasi dengan lebih baik. Saat kembali bertanding di turnamen internasional nanti, ONIC harus mampu menyesuaikan diri dengan lawan-lawan tangguh yang ada di panggung FFWS SEA,” ujar Coach AFM, Senin (16/2/2026).
AFM juga memberikan catatan menarik mengenai kualitas tim-tim di level nasional Indonesia, seperti Vesakha dan Sriwijaya dari divisi FFNS. Menurutnya, secara skill individu, tim-tim tersebut sudah setara dengan tim internasional sekelas EVOS Divine, RRQ Kazu, maupun Bigetron by Vitality. Perbedaan mendasar hanya terletak pada kematangan strategi pengambilan objektif, cara membaca pergerakan zona, serta penentuan momentum serangan.
Jalannya babak Grand Final FFBRS 2026 berlangsung sangat sengit. ONIC harus menghadapi perlawanan ketat dari rival abadi, EVOS Divine, yang sempat mendominasi klasemen. Tekanan juga datang dari Dewa United Horus dan Bigetron Vitality yang terus menempel di posisi atas. Namun, ONIC berhasil menunjukkan kelasnya dengan menutup gim keenam secara gemilang. EVOS Divine harus puas menempati peringkat kedua dengan total 101 poin, disusul oleh Dewa United Horus di posisi ketiga.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post