youngster.id - Pemerintah Indonesia bersiap membangun ekosistem semikonduktor nasional dengan menggandeng perusahaan asal Inggris ARM Holdings melalui kerja sama bernilai awal US$125 juta atau sekitar Rp2,1 triliun. Langkah strategis ini telah mendapatkan persetujuan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pengembangan ekosistem semikonduktor akan dilakukan bersama ARM Holdings, perusahaan global asal Inggris yang bergerak di bidang perancangan semikonduktor.
“Pak Presiden sudah setuju kita akan mengembangkan ekosistem semikonduktor Indonesia dan membangunnya bersama Inggris,” ujar Airlangga dalam acara Road to Jakarta Food Security Summit di Menara Kadin, Jakarta Selatan, dikutip Rabu (14/1/2026).
Airlangga menyebutkan pemerintah menyiapkan pendanaan awal sebesar US$125 juta yang berpotensi ditingkatkan ke nilai yang lebih besar seiring dengan perkembangan proyek. Menurutnya, kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kerangka ekonomi digital nasional.
Ia menegaskan, semikonduktor merupakan komponen strategis yang kebutuhannya terus meningkat di berbagai sektor, tidak hanya elektronik konsumen.
“Penggunaan semikonduktor terbesar saat ini justru untuk otomotif, Internet of Things (IoT), dan data center,” kata Airlangga.
Pemerintah, lanjut Airlangga, terus mendorong penguatan digital economic framework melalui pendalaman struktur industri, salah satunya dengan membangun ekosistem semikonduktor domestik. ARM Holdings disebut siap mendukung Indonesia dengan pengalaman pengembangan peta jalan semikonduktor di Malaysia.
“Memang kita tertinggal, tapi ini catching up game. Pasar kita besar dan itu menjadi modal penting,” ujarnya.
Airlangga juga mengakui Indonesia saat ini masih kalah dibandingkan Malaysia dalam pengembangan ekosistem semikonduktor, terutama setelah relokasi industri sejak era Fairchild. Namun, pemerintah optimistis kerja sama dengan Inggris akan menjadi langkah awal membangun ekosistem semikonduktor nasional yang berorientasi jangka panjang.
“Kita akan bangun ekosistem semikonduktor Indonesia yang forward looking dan terintegrasi dengan industri strategis lainnya,” pungkasnya.
STEVY WIDIA
