Sabtu, 3 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Wirausaha Jadi Peluang Pengembangan Sektor Ritel dan UMKM di Tengah Pandemi

15 September 2021
in Headline, News
Reading Time: 3 mins read
Tumbas.in

Aplikasi belanja di pasar tradisional Tumbasin.id. menggandeng Pemerintah Kota Semarang. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Situasi perekonomian di Indonesia memiliki dua hal yang potensial dan menonjol, yaitu pasar konsumsi dan pelaku UMKM yang sangat besar. Dengan besarnya volume pasar dan tingginya konsumsi rumah tangga, menjadikan pasar sektor ritel di Indonesia memiliki potensi yang menjanjikan untuk dieksplorasi. Disinilah ada peluang wirausaha dalam mengembangkan sektor ritel dan UMKM di tengah Pandemi.

Sektor ritel terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. Tercatat sektor ritel bertumbuh sekitar 8% setiap tahunnya. Dari total US$ 800 miliar nilai pasar ritel di Asia, Indonesia menghasilkan sebesar US$300 milia. Dari 70-80% nilai tersebut bersumber dari pengecer tradisional. Peningkatan pertumbuhan  ritel tradisional pun diperkirakan bertumbuh sebanyak 120% selama empat hingga lima tahun mendatang.

Meski pasar sektor ritel di Indonesia memiliki potensi yang luas untuk dieksplorasi, para pelaku usaha menghadapi tantangan yang tidak bisa diabaikan, yaitu transformasi ritel.

Dalam webinar itu Derry Sakti Founder & CEO Ula mengatakan, tantangan transformasi ritel  di Indonesia mengubah habit masyarakat luas yang sejak dahulu terbiasa melakukan jual beli di pasar tradisional atau offline. “Kebutuhan transformasi inilah yang menarik pemain B2B e-commerce bermunculan untuk melayani kebutuhan konsumsi rumah tangga yang masih bertumpu pada offline,” papar Derry dalam webinar “Exploring Immense Opportunities in Indonesia’s Retail Market & SME’S” yang digelar Diplomat Success Challenge (DSC) dan MarkPlus Institute belum lama ini.

Baca juga :   Fintek ALAMI Jalin Kerjasama Channeling dengan BRIsyariah

Menurut Derry, dengan semakin banyak pelaku ritel offline bertransformasi mengadopsi teknologi melalui aplikasi Ula, pelaku ritel offline mampu meningkatkan produktivitas hingga 117%, dan mampu meningkatkan pendapatan hingga 165%.

“Digitalisasi bukan lagi hal yang mewah, melainkan kebutuhan hal untuk berkembang bagi pelaku UMKM.  Karena potensinya yang luar biasa tinggi dan juga transformasi yang belum optimal,  banyak investor baru berinvestasi di bisnis startup B2B e-commerce. Sehingga ini menjadi peluang besar bagi calon wirausaha memulai  bisnis maupun wirausaha untuk mengoptimalkan pasar sektor ritel,” kata Derry menjelaskan.

Sementara itu Ansari Kadir, Co-founder Sang Pisang & Ternakopi serta CMO GK Hebat, berbagi insight tentang bagaimana peluang bisnis dalam sektor ritel & UMKM di Indonesia. Menurut dia, meski pasar sektor ritel di Indonesia memiliki potensi yang menjanjikan untuk dieksplorasi, pelaku UMKM di Indonesia pun harus menjadi key player di pasar negeri sendiri.

Baca juga :   DANA Goals Bantu Milenial Rencanakan Keuangan dan Investasi

Contohnya, dia berhasil mengembangkan bisnis Sang Pisang  hingga memiliki lebih dari 70 outlet tersebar di Indonesia dan Malaysia, memberikan masukan kepada wirausaha yang ingin bersaing di pasar sektor ritel.

“Di  era keterbukaan pasar melalui perjanjian dagang dan keterbukaan pada platform digital, penting bagi wirausaha dan pelaku UMKM memahami pivot bisnisnya seperti apa. Sehingga meski dilanda  persaingan, mereka bisa mewujudkan bisnis yang menyatukan tiga prinsip penting, yaitu profit, growth dan sustain,” katanya.

Ansari mendorong para pelaku UMKM yang bergerak di sektor ritel, untuk terus meningkatkan kualitasnya, agar tidak tertinggal dibandingkan negara tetangga lainnya seperti Malaysia dan Thailand. Kuncinya adalah fokus  akan adaptasi  teknologi.

Selain fokus adaptasi teknologi, pelaku UMKM membutuhkan pendampingan serta jaringan ekosistem untuk berkolaborasi sehingga mampu menjadi key player dalam memanfaatkan potensi sektor ritel.  Alumni DSC 2018, Bayu Mahendra Saubig, Founder Tumbasin merasakan manfaat mentorship saat mengikuti DSC dan bergabung dengan Diplomat Entrepreneur Network (DEN).

Baca juga :   Indonesia Digital MeetUp, Pengusaha UMKM Didorong Melek Digital

Saat memulai bisnis tahun 2017, Tumbasin  semula  hanya melalui layanan whatsApp dan media sosial. Lalu setelah mengikuti DSC pada tahun 2018, ia mendapatkan masukan berarti untuk segera bertransformasi digital. Setahun kemudian, Tumbasin bertransformasi menjadi aplikasi yang  melayani belanja kebutuhan pokok dari pasar tradisional. Bahkan lewat mentorship dan DEN, ia mendapatkan input ketika Tumbasin berencana untuk ekspansi ke berbagai kota di luar pulau Jawa.

“Transformasi bisnis Tubasin  bukan hanya mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan pokok saja, tetapi juga membantu menghidupkan perekonomian pedagang pasar tradisional agar tetap bisa bersaing dengan pasar modern,” katanya.

DSC 2021 mengambil tema “Raih Peluang Sekarang dan Bikin Gebrakan”, untuk mendorong wirausaha di Indonesia  melahirkan gebrakan dalam berbisnis. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, DSC 12 akan memberikan modal usaha senilai total Rp 2 miliar yang berbentuk hibah. Calon peserta DSC 12 dapat mendaftarkan diri dan proposal ide bisnisnya melalui situs diplomatsukses.com hingga 19 Oktober 2021.

 

STEVY WIDIA

Tags: Diplomat Success Challenge (DSC)DSC 2021sektor ritelUMKMwirausaha
Previous Post

Hadirkan Pengalaman Belanja Baru, JD.ID Buka Gerai Elektronik Offline

Next Post

Startup Investasi Digital Ini Raih Total Pendanaan US$55 Juta

Related Posts

Sambut Hari Kartini SMESCO Gelar Pesta Diskon
Headline

SMESCO Diharapkan Dukung UMKM Kembangkan Potensi Lokal Dan Optimalisasi Pasar

30 Desember 2025
0
Amartha - Andi Taufan
Headline

Industri Fintech Turut Dorong Pertumbuhan UMKM di Indonesia

24 Desember 2025
0
Berkat E-Commerce Batik Khantil Bangkit Dari Keterpurukan
Headline

Berkat E-Commerce Batik Khantil Bangkit Dari Keterpurukan

6 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Pluang

Startup Investasi Digital Ini Raih Total Pendanaan US$55 Juta

milenial affluent

Pasar Milenial Makmur Tumbuh Pesat, HSBC Hadirkan Layanan Premier 2.0

UNY PCM

Minimalisasi Kecelakaan Kerja Dengan PCM Berdasar Sidik Jari

Discussion about this post

Recent Updates

bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version