youngster.id - Kebutuhan terhadap konektivitas berkualitas terus meningkat seiring semakin luasnya penggunaan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari layanan berbasis kecerdasan artifisial (AI), cloud, hingga transaksi digital, berbagai aktivitas masyarakat dan dunia usaha kini membutuhkan jaringan yang semakin cepat, stabil, dan andal. Melihat kebutuhan tersebut, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) meningkatkan investasi infrastruktur jaringan pada 2026. Perusahaan menaikkan panduan capitalized capex dari sebelumnya Rp15 triliun menjadi Rp20 triliun.
Investasi tersebut akan digunakan untuk mendukung pengoperasian lebih dari 265 ribu base transceiver station (BTS), memperluas layanan 5G, serta mengoptimalkan pemanfaatan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz.
Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan pembangunan infrastruktur digital tidak hanya ditujukan untuk memperkuat jaringan, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.
“Pembangunan infrastruktur digital harus memberikan manfaat nyata bagi Indonesia. Karena itu, kami memperkuat jaringan secara bertahap dan berdasarkan kebutuhan setiap wilayah, baik di kawasan dengan pertumbuhan trafik tinggi maupun wilayah yang masih membutuhkan konektivitas lebih baik,” ujar Merza dalam gelar Media Gathering, Jumat (4/9/2016) di Surabaya.
Menurutnya, akses konektivitas yang semakin luas dapat membantu masyarakat memanfaatkan layanan pendidikan, layanan publik, hingga transaksi digital. Di sisi lain, UMKM juga memiliki peluang untuk memperluas pasar dan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Untuk memperkuat jaringan, XLSMART akan memanfaatkan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz sesuai karakteristik serta kebutuhan masing-masing wilayah.
Spektrum 700 MHz akan mendukung perluasan jangkauan dan penetrasi sinyal, sementara spektrum 2,6 GHz diarahkan untuk menyediakan kapasitas lebih besar di kawasan dengan konsumsi data dan kepadatan trafik yang tinggi.
Implementasinya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan, perkembangan trafik, kesiapan infrastruktur, serta karakteristik wilayah.
Direktur dan Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, mengatakan pendekatan tersebut diperlukan agar investasi jaringan memberikan peningkatan kualitas yang relevan bagi pelanggan.
“Implementasi spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz kami lakukan secara bertahap dan terukur. Prioritas diberikan kepada wilayah yang membutuhkan perluasan jangkauan serta kawasan dengan pertumbuhan trafik data tinggi,” kata Shurish.
Peningkatan panduan capitalized capex 2026 juga akan digunakan untuk mendukung pemanfaatan spektrum baru sekaligus mempercepat sejumlah investasi jaringan yang sebelumnya direncanakan pada tahun berikutnya.

Perluas Jaringan 5G
Investasi tersebut juga berjalan beriringan dengan ekspansi jaringan 5G XLSMART. Hingga semester pertama 2026, layanan 5G XLSMART telah tersedia di lebih dari 50 kota dengan dukungan sekitar 15 ribu BTS 5G.
Cakupan populasi layanan 5G XLSMART secara nasional telah mencapai 23%. Pengembangan jaringan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan serta kesiapan ekosistem 5G agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan dunia usaha.
Kinerja jaringan juga mendapat pengakuan dari Ookla melalui analisis Speedtest Intelligence pada semester pertama 2026. Jaringan XLSMART yang digunakan pelanggan melalui layanan XL meraih empat penghargaan, yakni Best Mobile Network, Best 5G Network, Fastest 5G, dan Best 5G Video Experience di Indonesia.
Bagi XLSMART, pembangunan infrastruktur digital tidak berhenti pada perluasan jaringan. Perusahaan juga berupaya memperluas pemanfaatan teknologi melalui pengembangan produk, kanal digital, dan kolaborasi dengan perusahaan teknologi. Salah satunya melalui kerja sama dengan Google untuk menghadirkan Gemini AI Plus dan Cloud Storage bagi pelanggan XLSMART.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengembangan konektivitas juga diarahkan untuk membangun ekosistem digital yang lebih luas. Kolaborasi antara operator telekomunikasi, pemerintah, perusahaan teknologi, produsen perangkat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat transformasi digital Indonesia.
Memasuki paruh kedua 2026, XLSMART akan fokus pada peningkatan pengalaman pelanggan, optimalisasi spektrum, perluasan jaringan 5G dan ekosistemnya, serta penguatan layanan digital dan kolaborasi.
Melalui investasi Rp20 triliun tersebut, XLSMART ingin memastikan pembangunan jaringan tidak hanya menghasilkan konektivitas yang lebih luas, tetapi juga membuka semakin banyak akses bagi masyarakat dan peluang baru bagi dunia usaha di Indonesia.
STEVY WIDIA